AYOJAKARTA.COM – Sebagai salah satu aplikasi yang memiliki jumlah pengguna terbanyak di dunia, WhatsApp telah memperkenalkan fitur keamanan pada akun.
Dengan adanya fitur keamanan akun pada aplikasi berupa enkripsi, privasi pengguna WhatsApp akan menjadi lebih terjamin.
Meski telah dilengkapi dengan fitur keamanan untuk memastikan privasi pengguna, tidak sedikit pengguna aplikasi WhatsApp masih menjadi sasaran peretas atau penyusup.
Baca Juga: Benarkah THR dan Gaji ke-13 PNS Akan Dihapus? Cek Jawaban dari Menpan RB
Selain karena belum dilakukan pengaturan melalui perangkat, peretasan akun juga bisa diakibatkan oleh Pihak Ketiga yang tidak bertanggung jawab.
Dampaknya perangkat yang diretas akan mengalami sejumlah gangguan serta dapat merugikan pengguna, karena privasinya dikendalikan tanpa perizinan.
Akun aplikasi WhatsApp yang sudah atau sedang mengalami peretasan umumnya memiliki sejumlah ciri atau tanda:
Tanda Akun WhatsApp Disadap
Adapun tanda atau ciri pertama dari akun WhatsApp yang sedang dibajak adalah mengirim pesan meski pengguna tidak merasa mengetik.
Tanda kedua akun WhatsApp sedang dibajak adalah muncul status sedang Online, meski pengguna tidak sedang menggunakan aplikasinya.
Untuk mengetahui atau melihat tanda Online atau tidak, pemilik akun perlu mengakses akun pribadinya atau melihat dari pengguna lain yang ada dalam daftar kontak.
Tanda ketiga akun WhatsApp sedang dibajak adalah terdapat pesan yang menandakan sudah terbuka, meski pengguna belum sempat membacanya.
Kondisi pesan pada aplikasi WhatsApp yang tiba-tiba terbuka, umumnya terjadi karena disebabkan kloning atau penggandaan tanpa sepengetahuan pemilik akun.
Adapun tanda keempat akun WhatsApp sedang dibajak adalah mendadak keluar dari aplikasi yang sedang berjalan.
Baca Juga: Catat Kriteria yang Harus Dipenuhi untuk Menjadi PNS, Maksimal Umur 40 pada Jabatan Ini
Meski satu nomor telepon pada aplikasi WhatsApp memungkinkan untuk digunakan di perangkat lain, namun tidak dapat digunakan secara bersamaan.
Karena itu jika aplikasi WhatsApp pada perangkat mendadak keluar saat sedang digunakan, bisa jadi hal tersebut disebabkan karena penggandaan atau kloning atau remote.
Perangkat korban sasaran penggandaan, biasanya akan muncul pesan yang menandakan bahwa nomor sudah tidak lagi terdaftar dan terdaftar di akun lain.
Jika mendapati tanda tersebut pada aplikasi WhatsApp, pastikan untuk segera melakukan verifikasi untuk memastikan keamanan.
Tanda kelima aplikasi WhatsApp sedang diretas oleh orang lain adalah sering muncul kiriman kode On Time Password atau OTP.
Karena dapat membahayakan aplikasi WhatsApp, pastikan untuk tidak menyerahkan kode OTP kepada Siapapun jika mendadak muncul.
Untuk terbebas dari penyadapan WhatsApp, pastikan untuk memaksimalkan seluruh fitur keamanan tambahan melalui Menu Pengaturan.
Dengan mengoptimalkan layanan keamanan melalui aplikasi, maka peluang WhatsApp dibajak akan menjadi lebih kecil. ***

Share this article
Akun aplikasi WhatsApp yang sudah atau sedang mengalami peretasan umumnya memiliki sejumlah ciri atau tanda disadap