AYOJAKARTA.COM — Kabar baik datang bagi keluarga penerima manfaat (KPM) program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
Saldo bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) mulai terpantau masuk ke rekening penerima melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Nominal yang masuk bervariasi antara Rp500.000 hingga Rp750.000, bahkan ada saldo tertahan senilai Rp1.500.000 yang menandakan pencairan besar dalam waktu dekat.
Baca Juga: Miris! Dapur MBG di Kalibata Tutup, Diduga Akibat Penggelapan Dana Hampir Rp1 Miliar
Terdapat sejumlah KPM telah menerima saldo masuk di luar jam kerja biasa, termasuk pada dini hari.
Misalnya, dana Rp500.000 tercatat masuk pada pukul 15.00 WIB, sementara Rp750.000 tercatat masuk pada pukul 22.22 WIB.
Transaksi ini umumnya terdaftar sebagai "pengkreditan gaji" yang mengindikasikan sumber dana berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Saldo Tertahan: Pertanda Bantuan Segera Cair
Beberapa penerima juga menemukan adanya saldo bansos yang tertahan senilai Rp1.500.000 di aplikasi Livin' by Mandiri.
Berdasarkan informasi yang dikonfirmasi oleh sejumlah sumber, saldo ini merupakan bantuan sosial PKH yang belum berpindah ke saldo utama.
Nantinya dana bansos tersebut akan dicairkan setelah proses administratif selesai, termasuk verifikasi rekening, penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), dan SP2D.
Saldo tertahan ini biasanya muncul untuk KPM dengan komponen ganda, misalnya ibu hamil dan dua balita, yang masing-masing mendapatkan Rp750.000.
Baca Juga: Hati-hati! 5 Kriteria KPM Ini Bisa Dicoret dari Daftar Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap Kedua
Jika semua tahapan berhasil dilalui, maka saldo akan berpindah ke saldo utama dan bisa segera dicairkan.
Bantuan PKH & BPNT Gunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi
Pencairan bansos tahun 2025 dilakukan secara lebih ketat melalui proses verifikasi berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data
ini merupakan gabungan dari beberapa sumber: DTKS, P3KE, Bapanas, dan BKKBN.
Dengan sistem ini, hanya keluarga yang masih dinilai layak dari sisi ekonomi dan sosial yang akan menerima bansos.
Bagi KPM yang sudah tergolong sejahtera, kemungkinan besar tidak akan menerima bantuan tahap selanjutnya.
Pemerintah berharap, proses ini membuat penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan adil.
Baca Juga: Pencairan PKH-BPNT Tahap 2 April 2025 Tertunda, Saldo Masih Rp8.000 di Mesin EDC BRI
Perubahan Skema Pencairan BPNT
Sementara itu, BPNT yang sebelumnya direncanakan cair setiap bulan, kini disalurkan per tiga bulan dengan total nominal Rp600.000.
Perubahan ini bertujuan agar dana yang diterima lebih besar dan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh keluarga penerima.
Kemensos telah menyampaikan bahwa perubahan ini didasarkan pada efisiensi anggaran serta kemudahan distribusi.
Dengan mulai munculnya saldo bantuan di Livin' by Mandiri, KPM diminta untuk terus memantau perkembangan melalui aplikasi dan saluran resmi pemerintah.
Jika Anda melihat saldo tertahan, besar kemungkinan dana bansos Anda sudah siap cair dalam waktu dekat.***

Share this article
Nominal yang masuk bervariasi antara Rp500.000 hingga Rp750.000, bahkan ada saldo tertahan senilai Rp1.500.000 yang menandakan pencairan...