Lima Golongan KPM yang Berpotensi Tidak Menerima Bantuan Sosial Setelah Penerapan DTSEN

Kementerian Sosial resmi menerapkan sistem baru DTSEN sebagai acuan penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahun 2025.
Kementerian Sosial resmi menerapkan sistem baru DTSEN sebagai acuan penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahun 2025.

AYOJAKARTA.COM - Kementerian Sosial Republik Indonesia telah resmi menerapkan sistem baru dengan mengganti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan penyaluran bantuan sosial pada tahun 2025.

Perubahan signifikan ini mulai diterapkan pada penyaluran tahap kedua Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2025.

Implementasi DTSEN ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan keakuratan data penerima bantuan sosial dan memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.

Baca Juga: Kapan Dana PKH dan BPNT Tahap 2 2025 Cair? Ini Hasil Pengecekan Terbaru 19 April 2025

Konsekuensinya, terjadi perombakan total pada data Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sehingga status penerimaan bantuan bagi KPM lama tidak secara otomatis berlanjut.

Pemutakhiran data ini memungkinkan terjadinya perubahan komposisi penerima bantuan yang cukup signifikan, dengan sejumlah penerima lama berpotensi tidak lagi menerima bantuan pada tahap kedua tahun 2025.

Beberapa kategori KPM yang berpotensi kehilangan bantuan PKH dan BPNT pada tahap kedua tahun 2025 telah diidentifikasi sesuai ketentuan Kementerian Sosial.

Pertama, KPM lama yang namanya tidak tercatat dalam database DTSEN terbaru tidak akan menerima bantuan pada tahap berikutnya.

Kedua, KPM yang tersingkirkan akibat masuknya penerima baru yang lebih memenuhi kriteria kelayakan.

Ketiga, KPM yang masuk dalam kategori graduasi, yaitu keluarga yang kondisi ekonominya sudah membaik atau dianggap sudah mandiri sehingga tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

Baca Juga: Kontroversi DJ Nathalie Holscher di Sulawesi Selatan, Saweran di Klub Malam Picu Amarah Publik

Keempat, KPM yang tidak lagi memiliki komponen PKH, misalnya keluarga dengan anak yang telah menyelesaikan pendidikan sehingga tidak memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan.

Kelima, KPM yang tidak lolos verifikasi kelayakan yang dilakukan secara berkala oleh pemerintah untuk memastikan bantuan tepat sasaran, seperti perubahan kondisi ekonomi keluarga yang menjadi lebih baik.

Perubahan sistem data dari DTKS ke DTSEN ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan akurasi dan validitas data penerima bantuan sosial.

Meskipun perubahan ini membawa dampak baik dalam hal keakuratan data yang lebih terjamin, namun konsekuensinya tidak semua KPM yang sebelumnya menerima bantuan akan tetap terdaftar sebagai penerima di tahun 2025.

Proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan secara berkala menjadi kunci penting untuk memastikan bahwa bantuan sosial diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

Kebijakan ini juga membuka peluang bagi masyarakat yang selama ini belum terdaftar namun sebenarnya layak menerima bantuan untuk masuk ke dalam daftar penerima baru.

Dengan demikian, pemerintah berharap program bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sehingga mampu memberikan dampak yang lebih signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# DTSEN
# PKH
# BPNT

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.