Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap II Cair Bulan Mei 2025, Kemensos Resmi Umumkan Penggunaan Data DTSEN

Illustrasi. Rencananya penyaluran bantuan PKH dan BPNT akan dilakukan secara serentak pada bulan Mei 2025.
Illustrasi. Rencananya penyaluran bantuan PKH dan BPNT akan dilakukan secara serentak pada bulan Mei 2025.

AYOJAKARTA.COM – Pemerintah memastikan pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua.

Rencananya penyaluran bantuan PKH dan BPNT akan dilakukan secara serentak pada bulan Mei 2025.

Penyaluran bantuan kali ini akan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama.

Baca Juga: Skandal Baru Dapur Mitra MBG di Kalibata: Belum Dibayar Rp1 M, Malah Ditagih Rp400 Juta oleh Yayasan MBN!

Penggunaan DTSEN dimaksudkan untuk menyatukan basis data seluruh kementerian dan lembaga pemerintah.

"Data tunggal ini harus digunakan oleh semua kementerian dan lembaga. Tidak boleh lagi ada data sendiri-sendiri di pemerintah daerah atau kementerian," ujar perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Nantinya, proses pemutakhiran data DTSEN akan dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu:

- Jalur formal: Melibatkan RT, RW, musyawarah kelurahan/desa, hingga ke tingkat bupati atau wali kota.

- Jalur partisipatif: Melalui aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat mengusulkan atau menyanggah data dengan menyertakan 32 indikator yang ditetapkan oleh Bappenas.

Setelah data terkumpul, Kementerian Sosial (Kemensos) akan mengolah dan menyerahkannya kembali kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk dilakukan pengukuran dan uji petik.

Baca Juga: Pekerja Restorasi Reruntuhan Tembok Cina di Provinsi Hebei Temukan Makam Misterius, Benarkah Makam Nabi Dzulkifli AS?

BPS akan memastikan validitas data sebelum dimasukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTKS) yang digunakan secara resmi oleh seluruh instansi pemerintah.

Di berbagai wilayah, pendamping sosial PKH sedang melakukan ground check atau pengecekan lapangan terhadap data DTSEN.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan akurasi dan validitas data penerima bantuan, serta memastikan bansos tepat sasaran.

Kegiatan ground check menjadi proses krusial agar keluarga atau individu yang benar-benar membutuhkan bantuan untuk mendapat haknya.

Dengan data yang lebih akurat, pemerintah dapat meminimalkan kesalahan sasaran dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menjelaskan bahwa penyaluran bansos pada triwulan kedua 2025 akan berbasis pada sistem desil dalam DTSEN.

Penerima akan dikategorikan berdasarkan kondisi sosial ekonominya, khususnya mereka yang berada di desil 1 dan desil 2, yakni kelompok masyarakat paling rentan.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Kebiasaan Kecil ini Bisa Membuat Layar Smartphone Mengalami Burn In, Cek Apa Saja!

"Kita akan pastikan siapa yang layak. Ada yang sebelumnya menerima, tapi sekarang tidak, dan sebaliknya. Itu bagian dari perbaikan data yang sedang berjalan," ungkap Gus Ipul.

Ia juga menegaskan bahwa pencairan bansos PKH dan BPNT akan dilakukan paling lambat bulan Juni 2025, dengan target awal di bulan Mei 2025.

Kemensos juga menyatakan bahwa evaluasi terhadap data penerima bantuan sosial akan dilakukan secara berkala setiap lima tahun sekali.

Tujuannya adalah untuk menilai kembali kelayakan penerima bantuan dan memastikan tidak ada penyimpangan atau ketidaktepatan sasaran.

Dengan berbagai pembaruan dan validasi data yang dilakukan melalui DTSEN, pemerintah berharap program bansos dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih efektif dan efisien.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KPM
# PKH
# BPNT
# Bansos
# tahap kedua

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.