Siap Anti Salah Ketik dengan Fitur Terbaru dari Whatsapp Ini, Kini Kirim Pesan Tak Lagi Khawatir

Kenali Fitur Baru WhatsApp Ini
Kenali Fitur Baru WhatsApp Ini

AYOJAKARTA.COM--Sebagai aplikasi media sosial mengirim pesan terlaris di berbagai negara, Whatsapp masih memiliki banyak kekurangan meskipun telah melakukan berbagai peningkatan yang signifikan.

Dalam dunia yang semakin terhubung melalui pesan instan, seringkali pengguna Whatsapp menemui situasi di mana mengirim pesan tanpa melihat kesalahan yang terjadi pada ejaan atau tanpa memberikan konteks yang cukup.

Wah, ternyata banyak pengguna yang sangat menunggu fitur baru karena tidak semua pengguna Whatsapp selalu benar dalam mengirimkan pesan. Salah dalam pengetikkan maupun pengiriman pesan bisa saja terjadi.

Baca Juga: WA Web Plus Lindungi Privasi WhatsApp Saat Buka di Laptop, Blur Chat hingga Sembunyikan Status Online

Namun, jangan khawatir! Kini ada kabar baik bagi para pengguna aplikasi pesan instan di seluruh dunia. Fitur baru yang sangat dinantikan telah diluncurkan, yaitu kemampuan untuk mengedit pesan yang sudah terkirim.

Dikutip melalui blog Whatsapp dan akun media sosial Kepala Whatsapp, Will Cathcart pada 26 Mei 2023 oleh ayojakarta.com diketahui bahwa Whatsapp meluncurkan fitur edit pesan.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengoreksi kesalahan ejaan atau menambahkan konteks tambahan ke dalam pesan yang sudah terlanjur terkirim.

Melalui fitur tersebut, pengguna Whatsapp memiliki lebih banyak kontrol atas chat yang dikirim.

Baca Juga: Sudah Coba Fitur Hidden Gems di Instagram Ini? QR Code Buat Berbagi Makin Mudah!

Jika pengguna menemukan kesalahan atau perlu mengubah pikiran setelah mengirim pesan, pengguna Whatsapp dapat melakukan perubahan hanya dalam waktu lima belas menit setelah pesan tersebut terkirim.

Proses pengeditan sangatlah sederhana. Cukup tekan lama pada pesan yang sudah terkirim, kemudian pilih opsi "Edit" dari menu yang muncul. Setelah melakukan perubahan, pesan yang telah diedit akan ditandai dengan tulisan 'diedit.’

Hal ini memungkinkan orang-orang yang menerima pesan untuk langsung mengetahui bahwa pesan tersebut telah mengalami koreksi, tanpa perlu melihat riwayat pengeditan secara rinci.

Dalam hal ini, pengeditan pesan tidak akan menimbulkan kebingungan atau keraguan.

Selain itu, penting untuk dicatat bahwa semua pesan dan pengeditan yang Anda lakukan dilindungi oleh enkripsi end-to-end.

Baca Juga: Rahasia Nggak Akan Bocor! Ini Cara Lock Chat WhatsApp Fitur Terbaru Simpan Privasi Kamu Tetap Aman

Ini berarti bahwa pesan tetap terjaga kerahasiaannya dan tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang. Seperti halnya prinsip dari Whatsapp yang sangat memperhatikan keamanan, privasi, dan kenyamanan penggunanya.

Fitur mengedit pesan ini akan tersedia untuk pengguna di seluruh dunia. Namun, bagi beberapa pengguna, fitur ini mungkin akan tersedia dalam beberapa minggu ke depan.

Pengguna diharapkan bersabar untuk merasakan kesempatan memanfaatkan fitur terbaru ini dengan mengubah pesan yang sudah terkirim sesuai kebutuhan mereka.

Dengan fitur mengedit pesan yang baru ini, seseorang dapat mengatasi beberapa situasi yang membingungkan atau memalukan yang seringkali terjadi saat berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan.

Jadi, tidak perlu lagi merasa cemas jika melakukan kesalahan atau berubah pikiran setelah mengirim pesan. Dengan satu sentuhan, pesan Whatsapp dapat dikoreksi dengan mudah dan cepat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# fitur baru WhatsApp
# kesalahan ejaan
# Will Cathcart
# edit pesan

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.