AYOJAKARTA.COM – Memiliki kendaraan baik roda dua atau empat, selain harus mentaati aturan perpajakan juga penting untuk melakukan perawatan.
Perawatan kendaraan roda dua atau empat secara rutin dan berkala, akan membuat kinerja dan performa mesin bekerja lebih maksimal.
Maksimalnya performa kendaraan baik roda dua maupun empat, akan membuat produktivitas pemiliknya ikut terangkat.
Untuk melakukan perawatan kendaraan, khususnya motor, perlu memperhatikan hal-hal penting.
Dikutip dari kanal YouTube Jeff Willis, pertama, mengganti oli mesin kendaraan jika telah menempuh jarak 1500 kilometer hingga 2000 kilometer.
Jika kendaraan dipergunakan hanya untuk jarak dekat, pergantian oli mesin diukur berdasarkan hitungan waktu, misalnya setiap dua bulan sekali.
Selain pergantian oli mesin, agar performa kendaraan bisa lebih maksimal adalah dengan mengganti oli gardan setiap dua kali mengganti oli mesin atau 4000 kilometer.
Hal penting kedua agar performa kendaraan bisa lebih optimal adalah dengan melakukan servis bagian dalam mesin secara berkala.
Baca Juga: Cari Tahu Cara Merawat Laher Motor Matic, Jika Rusak Kendaraan Sulit Dikendalikan
Selain bisa mengetahui bagian dalam mesin yang perlu diganti, servis berkala juga sebaiknya dilakukan di bengkel resmi.
Ketiga, sisihkan waktu setidaknya 2 menit untuk memanaskan mesin kendaraan apabila tidak digunakan dalam jangka waktu lama.
Selain untuk memastikan bagian dalam mesin, memanaskan motor juga berfungsi untuk melakukan pengisian daya baterai motor atau aki.
Keempat, pastikan kendaraan tidak sampai kehabisan bahan bakar karena akan merusak sirkulasi di bagian injeksi.
Baca Juga: Perbedaan Paling Mencolok Ban Tubeless dan Ban Biasa untuk Motor
Selain persediaan bahan bakar yang harus tersedia di dalam tangki, memastikan kondisi aki tidak sampai mati juga penting dilakukan.
Salah satu tanda kendaraan motor bermasalah dengan aki adalah kesulitan jika di hidupkan, atau suara klakson tidak tegas dan lampu menjadi redup.
Cara kelima, agar kendaraan selalu dalam keadaan maksimal adalah dengan menyesuaikan jenis bahan bakar kendaraan dengan kebutuhan.
Setiap kendaraan memiliki kompresi yang berbeda, karena itu bahan bakar perlu disesuaikan agar ruang pembakaran menjadi sempurna.
Baca Juga: 2 Jenis Motor Trail Spek Paripurna, Harga di Bawah Rp20 Juta, Ngeri Gak tuh, Apa Saja?
Untuk pemilihan jenis bahan bakar yang sesuai dengan mesin, pemilik kendaraan perlu mengetahui nilai kompresi kendaraan di dalam manual book.
Nilai kompresi kendaraan selanjutnya digunakan untuk menentukan jenis bahan bakar minyak yang dibutuhkan.
Keenam, agar kendaraan memiliki jangka pemakaian yang awet, hindari menarik tuas rem dan gas secara bersamaan.
Langkah salah yang sering dilakukan pengguna baru seperti ini akan berakibat pada kerusakan di bagian CVT.***

Share this article
Memiliki motor, selain harus mentaati aturan perpajakan juga penting untuk melakukan perawatan agar mesin prima.