AYOJAKARTA.COM – Pinjol dan Paylater saat ini banyak digunakan oleh generasi muda.
Baru-baru ini sebuah kabar tentang akibat pemakaian Pinjol dan Paylater sedang ramai diberitakan. Kabar ini berhubungan dengan lulusan baru atau fresh graduate.
Apakah kabar ini? Yuk kita simak!
Dikutip ayojakarta.com dari suara.com, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) berencana menggabungkan data pinjol ke dalam SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) atau yang sebelumnya dikenal dengan BI Checking.
Baca Juga: Cara Membuat Agar Pesan WhatsApp Tetap Centang Satu padahal Sudah Kita Baca dan Online
Sebelumnya, hanya utang dari kartu kredit dan Paylater saja yang dimasukkan ke dalam SLIK atau BI Checking itu.
Apabila utang pinjol juga dimasukkan ke perhitungan kartu kredit dan Paylater, tentu bisa memperburuk atau mempertinggi skor kredit di SLIK atau BI Checking itu.
Tentunya hal ini akan membuat pengaruh atau akibat buruk bagi pengguna pinjol atau paylater yang kebanyakan adalah generasi muda termasuk fresh graduate.
Akibat bagi fresh graduate yang menggunakan pinjol, kredit, dan paylater, apabila pinjol termasuk juga di dalam SLIK, tentunya selain mempertinggi skor, dapat menyebabkan nama baik menjadi jelek dan akan mempengaruhi proses lamaran kerja.
Baca Juga: Fakta Unik Orang yang suka Pakai Jam Tangan di Sebelah Kiri, Apa Saja?
Fresh graduate tersebut bisa lebih susah melamar dan memperoleh pekerjaan.
Dikutip ayojakarta.com dari suara.com, kabar ini menjadi Trending di Twitter karena terdapat lima orang fresh graduate tidak lolos seleksi penerimaan di sebuah perusahaan bank akibat berada di level 5 atau level tertinggi pembayaran utang yang macet atau berisiko sangat tinggi.
Demikian artikel mengenai kabar tentang akibat pemakaian pinjol dan paylater yang sedang ramai diberitakan serta fresh graduate perlu tahu.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembacanya. ***

Share this article
Kabar tentang akibat pemakaian Pinjol dan Paylater sedang ramai diberitakan. Kabar ini berhubungan dengan lulusan baru atau fresh graduate.