Pemerintah Rencanakan Subsidi Kendaraan Listrik untuk Gantikan Kendaraan Konvensional

- Selasa, 20 September 2022 | 09:57 WIB
Pemerintah Rencanakan Subsidi Kendaraan Listrik untuk Gantikan Kendaraan Konvensional ( labs.ece.uw.edu)
Pemerintah Rencanakan Subsidi Kendaraan Listrik untuk Gantikan Kendaraan Konvensional ( labs.ece.uw.edu)

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia tengah melakukan upaya agar kendaraan listrik bertenaga baterai segera diproduksi massal.

Dinas Perhubungan tengah mengupayakan pemberian subsidi terhadap biaya konversi kendaraan bermotor berbahan minyak (BBM) ke kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Hal itu dilakukan dalam rangka percepatan penggunaan kendaraan listrik secara massal di Indonesia.

Baca Juga: Mobil Dinas di Jakarta Bakal 'Hijrah' Pakai Kendaraan Listrik, Bus Transjakarta Juga Bakal Diperbanyak

Sebagai upaya percepatan, Kemenhub telah menerbitkan sejumlah regulasi, yang pertama yakni untuk sepeda motor melalui Peraturan Menhub Nomor 65 tahun 2020 tentang konversi sepeda motor dengan penggerak bakar menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai.

Kemudian, untuk kendaraan selain sepeda motor seperti: mobil, bus dan kendaraan lainnya yang digerakkan oleh peralatan mekanik berupa mesin selain kendaraan yang yang berjalan diatas rel, telah terbit Peraturan Menhub Nomor 15 tahun 2022, tentang konversi kendaraan bermotor selain sepeda motor dengan penggerak motor bakar menjadi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Dilansir Ayojakarta.com dari laman Departemen Perhubungan dephub.go.id pada Selasa (20/9/2022) menuturkan bahwa Kementerian Perhubungan tengah berdiskusi perihal upaya subsidi untuk melakukan konversi ke kendaraan listrik tersebut.

Baca Juga: Link Beli Tiket Pameran Kendaraan Listrik PEVS 2022 di JIExpo hingga 31 Juli, Klik di Sini!

“Kami bersama Kementerian/Lembaga dan unsur terkait, tengah berdiskusi mengupayakan ada subsidi untuk melakukan konversi dari kendaraan BBM ke listrik. Khususnya untuk sepeda motor,” ujar Menhub saat menghadiri program konversi sepeda motor BBM ke listrik yang diinisiasi oleh Kementerian ESDM, Senin (19/9) di Jakarta.

Menhub mengatakan, subsidi konversi dapat dilakukan dari pengalihan alokasi anggaran subsidi BBM. “Dari pemerintah daerah juga bisa menginisiasi untuk mengalihkan anggaran yang kurang produktif, agar dialihkan untuk memberikan subsidi biaya konversi ke kendaraan listrik,” ucap Menhub.

Saat ini biaya untuk melakukan konversi sepeda motor BBM ke listrik masih cukup tinggi yaitu sekitar Rp. 15 juta.

Baca Juga: Pameran PEVS 2022 di JIExpo Tawarkan 50 Brand Kendaraan Listrik

Namun demikian, jika permintaan kian meningkat, dan bengkel-bengkel yang mampu melayani konversi sudah semakin banyak, diharapkan harganya akan semakin kompetitif.

Upaya lain yang telah dilakukan Kemenhub untuk mempercepat hadirnya KBLBB secara massal di Indonesia yaitu dengan menerapkan biaya uji tipe yang lebih murah untuk kendaraan listrik dibandingkan dengan kendaraan konvensional (BBM).***

Editor: Desi Kris

Sumber: dephub.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X