AYOJAKARTA.COM - Setelah resmi dibeli oleh bos besar Tesla, Elon Musk, Twitter berencana akan mengenakan biaya kepada pemilik akun dengan centang biru di platform tersebut.
Republika.co.id memberitakan pada Senin, 31 Oktober 2022, Twitter akan mengubah proses verifikasi akun agar mendapatkan tanda centang biru.
Elon Musk tidak menjelaskan seperti apa perubahan yang akan diterapkan nantinya. Namun, laporan Platformer yang mengutip dua orang yang dekat dengan isu tersebut, mengatakan bahwa Twitter akan menarik ongkos dari akun yang memiliki centang biru.
Baca Juga: Teuku Ryan Dituding Sebagai Artis Alim Inisial R, Ria Ricis: Suami Adalah Imam Terbaik
Baca Juga: Ciri-ciri Semakin Kuat, Pemeran Video Asusila Inisial R yang Terkenal Alim Mengarah ke Orang Ini
Pengguna nantinya diwajibkan untuk berlangganan Twitter Blue seharga 4,99 dolar Amerika Serikat per bulan. Dikatakan, jika tidak berlangganan, maka pengguna akan kehilangan tanda centang biru, demikian menurut Platformer.
Elon Musk sendiri belum memberikan keputusan soal aturan verifikasi akun dan rencana tersebut masih mungkin untuk dihapus.
Namun, Platformer meyakini bahwa proses verifikasi akan menjadi bagian dari Twitter Blue.
Baca Juga: Terekam CCTV, Inilah yang Dilakukan Brigadir J di Detik-detik Terakhir Hidupnya
Baca Juga: Jawab Tudingan Jadi Istri Pertama Rizky Billar, Ivonne Inawade: Saya Lebih Cocok Jadi Ibu
Diluncurkan pada Juni 2021, Twitter Blue merupakan layanan berlangganan untuk sejumlah akses fitur premium di Twitter.
Salah satu yang tidak dimiliki oleh versi gratis, Twitter Blue mempunyai fitur untuk mengedit cuitan.
Fitur edit tersebut diterapkan beberapa waktu lalu, tepatnya setelah Elon Musk mengadakan jajak pendapat kepada pengikutnya, di mana sebagian respon menginginkan tombol sunting di Twitter.***

Share this article
Setelah resmi dibeli oleh Elon Musk Twitter berencana akan mengenakan biaya kepada pemilik akun dengan centang biru.