AYOJAKARTA.COM - Beredar informasi di media sosial terkait penculikan dan pembunuhan terhadap anak di bawah umur di Depok.
Mengerikannya kabar penculikan dan pembunuhan anak itu kemudian diambil orang dalam tubuhnya.
Namun Divisi Humas Polri memastikan kabar meresahkan tersebut merupakan hoax, atau berarti tidak benar.
Awalnya, informasi adanya penculikan dan pembunuhan terhadap anak di bawah umur yang diduga terjadi di Depok itu beredar di aplikasi chatting.
Baca Juga: Dahsyatnya 5 Keutamaan Sholat Qabliyah Subuh, Sempunakan dan Tutupi Kekurangan Salat dengan Amalan Ini!
Hal ini tentunya membuat resah masyarakat, terlebih lagi dalam naarasi tersebut menyampaikan bahwa penculikan dan pembunuhan anak tersebut berujung mengenaskan.
Dalam narasi tersebut disampaikan bahkan organ dalam anak yang diculik dan dibunuh itu diambil.
Lebih mengerikan lagi, pelaku penyebar berita hoax tersebut melampirkan sebuah foto seorang anak di bawah umur yang mati terbunuh secara mengenaskan.
Akhirnya, pihak Divisi Humas Polri mengklarifikasi terkait kabar penculikan dan pembunuhan anak di bawah umur yang diduga terjadi di wilayah Depok.
Baca Juga: Parah! Genset Rusak hingga Meledak, Konser Fiersa Besari Terpaksa Dihentikan, Begini Kronologinya
Hal itu disampaikan pihak Divisi Humas Polri pada akun Instagramnya, bahwa kabar tersebut adalah hoax atau tidak benar.
"Beredarnya informasi di media sosial terkait penculikan dan pembunuhan terhadap anak di bawah umur yang diambil organ dalamnya di wilayah Depok, Jawa Barat adalah HOAX atau TIDAK BENAR," tulis pihak Divisi Humas Polri.
"Faktanya setelah diklarifikasi ke Kepolisian setempat informasi tersebut tidak benar bahkan informasi tersebut meresahkan masyarakat," keterangan lanjutnya.
Baca Juga: Seluruh Pleidoi Ferdy Sambo Ditolak Jaksa, Begini Reaksi Trisha Eungelica Putri Sulung Ferdy Sambo
Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan cerdas dalam menerima informasi yang beredar terlebih lagi jiga informasi tersebut hanya meresahkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Be Smart Netizen. Saring sebelum Sharing," tulis pesan pihak Divisi Humas Polri.
Kesimpulannya adalah isu penculikan dan pembunuhan anak di bawah umur bahkan hingga diambil organ dalamnya di Depok hanya bohong belaka atau hoax.***

Share this article
Beredar informasi di media sosial terkait penculikan dan pembunuhan terhadap anak di bawah umur di Depok.