AYOJAKARTA.COM - Gudang Garam, merek rokok satu ini tentunya tak lagi asing di telinga.
Terlebih bagi mereka yang memang perokok.
Ya, rokok merek ini merupakan satu di antaranya banyaknya merek rokok lain yang jadi primadona.
Tapi pernahkah Anda bertanya kenapa logo bungkus rokok Gudang Garam selalu berubah?
Simak ulasannya dikutip AyoJakarta.com dari AyoBandung.com pada Selasa (6/9/2022) dengan judul Misteri Logo Bungkus Rokok Gudang Garam yang Selalu Berubah.
Adalah Tjoa Ing Hwie atau Surya Wonowidjojo seorang juragan tembakau yang mendirikan brand rokok legendaris Indonesia, Gudang Garam pada Juni 1958 di Kediri.
Baca Juga: Tebak-tebakan Merk Rokok oleh Netizen saat Aura Kasih Fancy Dinner
Keahlian Surya dalam mengolah racikan tembakau didapatnya ketika bekerja di pabrik rokok Cap 93 milik pamannya.
Cap 93 adalah produsen rokok tersohor di bumi Jawa Timur kala itu.
Namun kemudian Surya justru memilih meninggalkan Cap 93 dan mendirikan perusahaan rokok sendiri dengan nama Inghwie.
Beranjak dua tahun mengalami kemajuan, Surya mengubah nama perusahaannya menjadi Gudang Garam.
Konon alasannya, pada suatu malam Surya bermimpi mengenai sebuah gudang tua penyimpan garam di seberang pabrik Cap 93.
Kisah dalam mimpi tersebut lantas diceritakan Surya kepada seorang pegawainya yang setia bernama Sarman.
Kemudian Sarman menerjemahkan mimpi sang juragan dalam sebuah gambar ilustrasi yang hingga kini menjadi logo dari Gudang Garam.
Baca Juga: Polisi Amankan 2 Pelaku Peredaran Rokok Tanpa Cukai Berasal dari Madura
Banyak persepsi mengenai makna di balik logo tersebut.
Ada yang mengaitkannya dengan rukun iman dalam Islam dan Pancasila melalui gambar lima bangunan berjajar.
Hingga kehidupan berkat kasih seorang ibu yang tercermin dari dua gunung di belakang bangunan tersebut.
Namun ada yang terlupa bila ternyata logo Gudang Garam di bungkus rokok kerap berubah.
Perubahan kadang terjadi setiap tahun atau pada waktu yang tidak ditentukan.
Sebuah perubahan kecil namun seakan menyikap misteri dan rahasia.
Baca Juga: Pemkot Bogor Gencar Copot Spanduk Iklan Rokok
Bisa dilihat bila dari lima bangunan yang berjajar tersebut kerap mengalami perubahan pada susunan pintu yang terbuka dan tertutup.
Kadang dua bangunan dari kiri pintunya terbuka.
Dua bangunan sebelahnya pintunya terbuka setengah, sedangkan pintu terakhir selalu tertutup.
Namun terkadang pintu pada bangunan terakhir pintunya terbuka setengah dan dua pintu terakhir pintunya tertutup.
Konon maksudnya perubahan terjadi karena semua pintu terbuka berarti seluruh pegawai akan pulang.
Namun karena ada pintu yang tertutup maka terdapat aktivitas kerja di dalam pabrik.
Terlepas dari itu semua Gudang Garam tetaplah menjadi salah satu produsen rokok terbesar dan tertua di Indonesia dengan jumlah karyawan mencapai 500.000 orang yang menghasilkan 50 juta batang kretek setiap bulannya.***(Arfian Jamul Jawaami/AyoBandung.com)

Share this article
Berikut misteri di balik logo bungkus rokok Gudang Garam yang selalu berubah. Apakah makna dari perubahan tersebut?