AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia tengah berupaya untuk menyediakan pasokan bansos berupa cadangan beras Pemerintah sebanyak 2 juta ton.
Penyediaan beras tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Pemerintah yang akan melanjutkan bansos CBP hingga Juni 2024 mendatang.
Nantinya, bansos cadangan beras pemerintah tersebut akan disalurkan kepada keluarga penerima manfaat yang tersebar di Indonesia.
Pemerintah menetapkan akan menyalurkan 10 kilogram beras bagi masing-masing KPM yang jumlahnya mencapai 22.004.077 di seluruh Indonesia.
Terkait dengan pendistribusian bantuan CBP, PT Pos Indonesia dipercaya untuk menyalurkan di 20 provinsi untuk 13.415.219 KPM.
Bantuan berupa cadangan beras pemerintah tersebut akan diberikan sebanyak satu kali dalam setiap bulan serta dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: FIX! Jokowi Nyatakan Bansos Tetap Berlanjut dan Disalurkan Tahun 2024
Sebelumnya pada tahun 2023 periode September, pemerintah telah merealisasikan mencapai 94,95 persen bantuan dan 94,98 persen di bulan Oktober.
Dari pendistribusian bantuan yang telah dilakukan di periode 2023, pemerintah telah menyalurkan hingga mencapai 442,358 ton beras.
Mengingat pentingnya bantuan beras tersebut, melalui Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menjalankan mandat yang diberikan Presiden.
Baca Juga: Hore! 3 Bansos Ini Masih Cair hingga 9 Januari 2024, Ayo Langsung Cairkan
“Bantuan ini akan sangat membantu masyarakat, untuk itu Presiden memerintahkan agar dilanjut terus sampai Juni 2024,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa bulan terakhir harga kebutuhan beras di masyarakat telah mencapai kenaikan.
Karena itu salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memaksimalkan persediaan beras di masyarakat, sehingga tidak membebani rakyat kecil.
“Suplainya terus didorong agar naik, sehingga kalau suplainya banyak harga juga tidak akan ikut naik,” jelas Presiden di sela kunjungan di Gianyar, Bali.
Lebih lanjut, dalam keterangan kepada awak media Presiden juga memberikan perintah kepada Menteri Pertanian untuk fokus memaksimalkan produksi beras.
Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg dan BPNT Bulan Januari 2024 Cair Bersamaan, Lakukan Hal Ini Agar Bansos Cair
Di samping langkah tersebut, Presiden juga memerintahkan kepada Kepala Daerah untuk melakukan intervensi jika akan kenaikan harga.
Sehubungan dengan penyaluran bantuan CBP bagi KPM, PT Pos Indonesia juga menerapkan teknologi berupa aplikasi PGC atau Pos Giro Cash.
Dengan penerapan teknologi PGC, KPM yang tercatat sebagai penerima akan langsung terintegrasi dengan data-data kependudukan.
Baca Juga: ALHAMDULILLAH Pencairan Dipercepat! 3 Bansos Berikut Mulai Cair Hari Ini, Ada PKH dan BPNT?
Selain itu, dengan penerapan aplikasi PGC maka dimungkinkan bagi pemilik otoritas melakukan pemeriksaan secara realtime.
Sebab di dalam aplikasi PGC, terdapat salah satu menu berupa Geo Tagging yang berisi informasi lokasi KPM saat menerima bantuan.
Demikian info bansos CBP yang telah dirangkum Ayojakarta, Selasa 9 Januari 2024 dari kanal Youtube Pendamping Sosial.***

Share this article
Pemerintah menetapkan akan menyalurkan 10 kg beras bagi masing-masing KPM yang jumlahnya mencapai 22.004.077 di seluruh Indonesia.