5 Cara Jitu Mengatur Keuangan ala Orang Jepang dalam Kehidupan Sehari-hari dengan Metode Kakeibo, Apa Artinya?

Illustrasi. 5 Cara Jitu Mengatur Keuangan ala Orang Jepang dalam Kehidupan Sehari-hari dengan Metode Kakeibo, Apa Artinya?
Illustrasi. 5 Cara Jitu Mengatur Keuangan ala Orang Jepang dalam Kehidupan Sehari-hari dengan Metode Kakeibo, Apa Artinya?

AYOJAKARTA.COM - Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari orang Jepang, mulai dari teknologi, etos kerja, disiplin, hingga cara mengatur keuangan.

Berbicara mengenai keuangan, tentunya bisa memahami dan mengelola keuangan pribadi merupakan keterampilan yang sangat penting dalam kehidupan.

Jika sudah bisa memahami dan mengelola keuangan maka akan bisa mandiri secara finansial.

Baca Juga: Masih Jadi Misteri, Asisten AI Amazon Alexa Ramal 23 November 2023 akan Terjadi Perang Dunia 3, Simak Faktanya!

Namun kita seringkali merasa bingung cara mengatur keuangan yang tepat, seperti bagaimana cara menabung sesuai dengan kemampuan finansial.

Ada cara mengatur keuangan yang terkenal di Jepang yakni menggunakan metode Kakeibo, apa maksudnya?

Dikutip Ayojakarta dari laman Allianz pada Selasa 14 November 2023, metode Kakeibo merupakan salah satu cara menabung yang banyak digunakan oleh masyarakat Jepang.

Dalam metode Kakeibo ini setiap orang harus mencatat setiap pengeluaran, bahkan hal yang dianggap kecil sekalipun.

Intinya metode ini dipraktekkan dengan mencatat anggaran yang akan digunakan dan beberapa yang sebenarnya digunakan serta dapat ditabung untuk tujuan keuangan.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Ungkap Watak Asli Berdasarkan Garis Dahi, Orang Cerdas dan Sukses Ternyata Tipe Ini

Hal yang membuat metode Kakeibo unik adalah filosofi dibaliknya yang mengajarkan beberapa prinsip seperti menghargai uang, mengatur tujuan keuangan, hemat, dan menghindari utang.

Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk bisa mengatur keuangan menggunakan metode Kakeibo dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mencatat seluruh pemasukan baik pemasukan rutin seperti gaji bulanan maupun penghasilan tambahan. Setelah itu catat secara terperinci pengeluaran apa saja setiap harinya.

2. Tentukan tujuan keuangan, menabung, dan baru alokasikan dana ke berbagai tujuan

Metode Kakeibo menyarankan kamu untuk menentukan tujuan keuangan untuk apa, kemudian menyisihkan uang untuk ditabung.

Baru kemudian mengalokasikan sisanya ke beberapa pos pengeluaran seperti kebutuhan pokok (biaya makan, tagihan, cicilan), kebutuhan sekunder (hiburan, makan di luar), kebutuhan tambahan untuk wawasan (buku, film, majalah), kebutuhan ekstra (beli kado ulang tahun teman, anak, uang melayat, dll).

3. Bertransaksi menggunakan uang tunai

Bertransaksi menggunakan kartu kredit atau debet membuat seseorang tidak sadar dengan jumlah uang yang telah dikeluarkan.

Maka dari itu metode Kakeibo menyarankan untuk bertransaksi menggunakan uang tunai agar bisa lebih sadar mengenai berapa jumlah uang yang telah dikeluarkan.

Baca Juga: Mengenal Alexa, Sosok yang Ramal Akan Terjadi Perang Dunia 3 pada 23 November 2023, Siapa Dia?

4. Membuat pengingat di dompet

Trik lain yang bisa dipakai adalah membuat pengingat di dompet, seperti ‘Apakah kamu benar-benar membutuhkan barang ini?’.

Dengan demikian kamu akan terus mengingat untuk selalu mempertimbangkan sesuatu sebelum bertransaksi.

5. Tunggu 24 jam sebelum membeli barang

Orang Jepang biasanya akan mempertimbangkan membeli sesuatu dalam waktu yang lama, maka dari itu kamu bisa mencoba untuk tidak langsung membeli barang yang disukai setelah melihat.

Itulah beberapa cara mengatur keuangan ala orang Jepang dalam kehidupan sehari-hari menggunakan metode Kakeibo, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kehidupan Sehari-Hari
# metode Kakeibo
# cara jitu
# pemasukan
# Orang Jepang
# Menabung
# mengatur keuangan
# pengeluaran

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.