AYOJAKARTA.COM - Pinjaman Online atau pinjol saat ini sudah menjamur di masyarakat Indonesia, namun masih banyak yang terjebak oleh perusahaan ilegal.
Maka dari itu untuk menghindari penipuan, sangat penting memeriksa latar belakang atau kinerja perusahaan sebelum akhirnya memutuskan pinjol yang akan dipilih.
Ada beberapa ciri pinjol ilegal yang harus dihindari dirangkum ayojakarta.com dari berbagai sumber, Jumat (18/8/2023):
Baca Juga: Tips Mudah Agar Nomor WhatsApp Tak Bisa Dimasukkan ke Obrolan Grup Tanpa Persetujuan, Begini Caranya
1. Tidak terdaftar di OJK
2. Proses peminjaman sangat mudah
3. Bunga atau kesepakatan tidak jelas
4. Menggunakan kekerasan dan ancaman
5. Tidak ada layanan pengaduan
6. Identitas dan alamat kantor tidak ada
7. Meminta seluruh akses ke data pribadi
8. Tidak mempunyai sertifikasi penagihan dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)
Baca Juga: Perbedaan Hubungan Sehat dan Toxic, Kamu dan Pasangan Termasuk yang Mana?
Perusahaan dengan kriteria di atas sangat rentan melakukan penipuan kepada nasabahnya, maka dari itu berikut cara memilih pinjol yang tepat:
1. Periksa Legalitas Pinjol
Cek legalitas yang dimiliki oleh perusahaan pinjol tersebut, pastikan dia memiliki surat izin resmi.
Di Indonesia, kamu bisa periksa apakah dia sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Cuan Banget! Cara Mudah Dapat Gaji dari Twitter yang Kini Disebut Platform X
2. Cek Berapa Bunga yang Ditawarkan
Ketika mengajukan pinjaman, memeriksa berapa besaran bunga merupakan hal yang sangat penting.
Jangan sampai kamu tidak mengetahui berapa beban bunga yang diberikan, semakin besar maka akan semakin berat proses pelunasannya.
3. Cek Apakah Memiliki Situs dan Aplikasi Resmi
Seringkali pinjol hanya menawarkan jasanya melalui SMS dan WA, tanpa ada identitas lebih lanjut.
Dengan adanya situs dan aplikasi kamu bisa memeriksa informasi tentang perusahaan tersebut.
Baca Juga: Jangan Bingung! Ini 5 Prospek Karir Jurusan Kuliah Teknik Lingkungan
4. Pinjam Sesuai Kebutuhan
Saat meminjam sesuai kan dengan kebutuhan anda, jangan mengajukan lebih dari yang dibutuhkan.
Semakin besar pinjaman, maka akan semakin sulit membayarnya.
Jadi pertimbangan dengan matang berapa jumlah yang kamu butuhkan.
Baca Juga: Jokowi Singgung Soal Tantangan Jadi Presiden, Anies Baswedan: Kemerdekaan Adalah Karya Bersama!
5. Memiliki Layanan Konsumen
Layanan konsumen menjadi hal penting ketika kamu ingin bertanya terkait program apa saja yang mereka miliki.
Layanan ini juga bermanfaat ketika kamu ingin mengajukan keluhan ketika terjadi beberapa hal yang tidak diinginkan.
6. Lihat Track Record Perusahaan
Periksa track record mereka, apakah sering bermasalah dengan nasabah atau sebaliknya.
Jangan sampai kamu meminjam di perusahaan yang memiliki track record yang buruk.
Baca Juga: 10 Strategi Ampuh Melunasi Utang Pinjol, Dijamin Gak Dikejar Debt Collector Lagi!
7. Baca S&K Dengan Teliti
Ini menjadi hal yang sangat penting untuk membaca syarat dan ketentuan sebelum melakukan peminjaman.
Jika kamu tidak setuju dengan syarat dan ketentuan yang mereka buat, maka lebih baik proses peminjaman dihentikan.***

Share this article
Berikut ini tips memilih pinjaman online (pinjol) agar bisa terhindar dari tindak penipuan, apa sajakah?