Efisiensi Anggaran di Kemendikti Saintek Tarik Dampak Besar, 663.821 Mahasiswa Sasaran KIP Kuliah Berpotensi Tak Terima Dana Bantuan?

Ilustrasi. Efisiensi Anggaran
Ilustrasi. Efisiensi Anggaran

AYOJAKARTA.COM - Kebijakan efisiensi anggaran 2025 telah memberikan dampak signifikan di lingkungan Kemendikti Saintek.

Dari total pagu anggaran sebesar Rp56,6 triliun, pemotongan anggaran mencapai Rp14,3 triliun dilaporkan berdampak pada berbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan tinggi, termasuk KIP Kuliah.

Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Satrio Sumantri Bojonegoro mengungkapkan kekhawatiran terkait sejumlah program beasiswa yang dikelola oleh Kemendikti Saintek.

“Banyak program beasiswa seperti KIP Kuliah, beasiswa Pendidikan Indonesia, beasiswa afirmasi pendidikan tinggi, beasiswa kerja sama negara berkembang, serta beasiswa untuk dosen dan tenaga pendidikan terancam terkena pemotongan anggaran,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube MetroTV, Jumat (14/2/2025). 

Baca Juga: Saldo ATM Masih Kosong Tetapi di Aplikasi Cek Bansos Sudah Terdata Sebagai Penerima? Ternyata Ini Penyebabnya

Salah satu program yang mendapat sorotan tajam adalah KIP Kuliah.

Awalnya, pagu anggaran untuk program ini mencapai Rp14,698 triliun.

Akan tetapi, setelah dilakukan efisiensi, anggaran tersebut dipangkas drastis menjadi hanya Rp1,319 triliun.

Pemotongan ini tidak hanya menurunkan jumlah dana yang tersedia, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlanjutan bantuan sosial bagi mahasiswa yang sangat membutuhkan.

Baca Juga: BAD NEWS! Imbas Efisiensi, Anggaran KIP Kuliah Dipangkas Rp1,3 Triliun, Bagaimana Nasib Mahasiswa Penerima Bantuan?

Anggota Komisi X DPR RI menekankan bahwa bantuan sosial berupa beasiswa seharusnya tidak termasuk dalam sasaran pemotongan anggaran.

Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang menyatakan bahwa anggaran bantuan sosial tidak boleh dikurangi.

Inpres tersebut guna memastikan 200.000 mahasiswa baru yang lulus SMA dan berada dalam kondisi ekonomi rendah tetap mendapatkan akses pendidikan tinggi yang layak.

“Kami usulkan agar bantuan sosial pendidikan tetap dipertahankan pada pagu semula, karena pemotongan anggaran pada program-program ini akan berdampak langsung pada akses dan kelanjutan studi para mahasiswa,” tegas Satrio Sumantri.

Dampak efisiensi anggaran tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara program, tetapi juga oleh para penerima manfaat.

Diperkirakan sebanyak 663.821 mahasiswa yang menjadi sasaran KIP Kuliah berpotensi tidak menerima dana bantuan pada tahun 2025.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa banyak mahasiswa akan terancam putus kuliah.

Jika kekhawatiran ini terjadi, yang pada gilirannya dapat menghambat perkembangan sektor pendidikan secara keseluruhan.

Baca Juga: Hore! KJP Plus Tahap 1 2025 akan Segera Cair, Cek Status Penerima Bantuan di Sini

Para pengamat menilai, jika program-program bantuan sosial seperti KIP Kuliah dan beasiswa lainnya terpangkas secara signifikan, maka subsidi pendidikan yang selama ini menjadi andalan bagi kalangan ekonomi lemah akan terganggu.

Hal ini berpotensi mengakibatkan berkurangnya jumlah mahasiswa yang mampu melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Parahnya lagi dapat mengurangi kualitas dan pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi dinyatakan tengah mengkaji ulang pos-pos anggaran.

Baca Juga: Alhamdulillah Bantuan Cair via KKS Bank! Status SIKS-NG Bansos PKH & BPNT Jan-Maret 2025 Berubah, Cek Sekarang

Pengkajian ini untuk mencari celah efisiensi tanpa mengorbankan program prioritas yang sangat vital bagi pendidikan nasional.

Meskipun ada upaya penyesuaian, banyak pihak, terutama dari DPR dan kalangan akademisi, berharap agar pemerintah segera memberikan kepastian dan solusi yang mampu melindungi dana bantuan sosial pendidikan.

Pengaruh kebijakan efisiensi anggaran ini menjadi pengingat bahwa dalam upaya menata keuangan negara.

Selain itu, juga perlindungan terhadap sektor-sektor strategis seperti pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama agar masa depan generasi penerus tidak terganggu.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kemendikti Saintek
# efisiensi anggaran
# KIP Kuliah

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.