Waduh! Samsung Galaxy Z Fold 8 Bisa Kalah Saing dengan Kompetitor Jika Sampai 2 Fitur Ini Tidak Ada

Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 8 (Sumber: youtube.com/@TcolTech)
Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 8 (Sumber: youtube.com/@TcolTech)

AYOJAKARTA.COM - Samsung dikabarkan tengah mempersiapkan Galaxy Z Fold 8, penerus seri ponsel lipat premiumnya yang paling dinanti pada tahun 2026.

Namun, banyak pengamat menilai Samsung tak seharusnya meluncurkan perangkat ini jika tidak membawa dua pembaruan penting, yaitu dukungan Qi2 magnetik dan ketahanan debu IP68.

Tanpa keduanya, Fold 8 bisa dianggap langkah mundur di tengah persaingan ketat dengan Google, HONOR, dan vivo. Salah satu tuntutan utama pengguna adalah kehadiran fitur Qi2 magnetik bawaan.

Baca Juga: Mengenal ColorOS 16, Sistem Operasi Oppo yang Mirip iOS tapi Tetap Punya Ciri Sendiri

Teknologi ini memungkinkan pengisian daya nirkabel yang lebih cepat, stabil, dan kompatibel dengan lebih banyak aksesori. Google telah menerapkan fitur ini di Pixel 10 Pro Fold tanpa membuat bodi ponsel menjadi lebih tebal atau berat.

Samsung, dengan kemampuan teknologinya, seharusnya dapat melakukan hal serupa. Jika pengguna membayar hingga USD 2000 (sekitar Rp30 juta) untuk Fold 8, mereka pantas mendapatkan fitur modern yang sudah tersedia di kompetitor tahun sebelumnya.

Selain itu, peningkatan pada daya tahan terhadap debu menjadi keharusan. Galaxy Z Fold 7 hanya memiliki rating IP48, yang berarti hanya tahan terhadap partikel besar seperti debu kasar atau serangga.

Sementara itu, Google Pixel 10 Pro Fold telah mencapai IP68, menandakan perlindungan penuh terhadap debu dan air. Dengan desain lipat yang memiliki banyak celah mekanis, peningkatan proteksi ini sangat penting agar perangkat tetap awet meski digunakan di lingkungan ekstrem.

Baca Juga: Samsung ZFold 8 Siap Jadi Ponsel Lipat Terbaik 2026, Inilah Bocoran Fitur Canggihnya

Persaingan semakin ketat karena HONOR Magic V5 dan vivo X Fold 5 sudah melampaui standar Fold 7 dengan rating IP58. Samsung tidak bisa terus berpuas diri dengan inovasi minimal.

Penggemar setia berharap Fold 8 bukan sekadar pembaruan kecil, melainkan lompatan besar seperti desain ulang pada Fold 7 yang membuatnya lebih tipis dan ringan.

Jika Samsung ingin mempertahankan dominasinya di pasar ponsel lipat, perusahaan asal Korea Selatan ini harus berani membawa inovasi nyata.

Menambahkan pengisian Qi2 magnetik, sertifikasi IP68, dan peningkatan kamera akan menjadikan Fold 8 sebagai tonggak baru dalam evolusi ponsel lipat.

Dengan langkah tepat, Galaxy Z Fold 8 bukan hanya akan memperkuat posisi Samsung di industri, tetapi juga memperluas penerimaan publik terhadap teknologi lipat. Sehingga menjadikannya bukan sekadar inovasi futuristik, melainkan perangkat utama yang praktis dan premium.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ponsel
# Fold 7
# Samsung Galaxy Z Fold 8

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Dukung Jakarta Jadi Kota Global, 146 Pasar di Jakarta Wajib Pilah Sampah Mulai Agustus 2026

Perumda Pasar Jaya resmi menetapkan kebijakan baru bagi seluruh pasar di bawah naungannya untuk mulai menerapkan gerakan pemilahan sampah dari sumbernya mulai Agustus 2026 mendatang.

Metropolitan

3 Pekerja Tewas di Gorong-gorong 7 Meter, Neng Eem PKB Desak Investigasi Pelanggaran K3

Tragedi tewasnya tiga pekerja di dalam saluran air (gorong-gorong) sedalam tujuh meter di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur memicu sorotan parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB

Metropolitan

Kabar Baik Bagi Lulusan SMA-SMK Ber-KTP DKI Jakarta, Jakpreneur Kembali Buka Pelatihan Dunia Usaha Kuliner GRATIS, Kuota Terbatas

Peserta akan mendapatkan berbagai benefit menarik seperti sertifikat, pengalaman magang (PKL), ilmu dunia usaha, hingga pembuatan CV profesional.

Jakarta Pusat

Penampakan Stasiun Monas dan Ragam Spot Ikoniknya, Progres Sudah Capai 93,50 Persen

Progres ini menjadi tanda semakin dekatnya penyelesaian salah satu simpul transportasi massal di pusat ibu kota.

Nasional

Apa Keunggulan Teknologi Bioetanol Generasi Kedua dari Limbah Biomassa?

Bioetanol G2 dari limbah sawit (TKKS) jadi solusi swasembada energi tanpa konflik pangan. Namun, proyek hulu di Lampung terancam lonjakan biaya konversi akibat pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

Metropolitan

Ciptakan Lingkungan Bersih! Per Agustus 2026, 146 Pasar di Jakarta Terapkan Program Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

Program ini mendorong para pedagang, pengelola pasar, hingga pengunjung untuk memisahkan sampah sesuai jenisnya sejak awal.

Metropolitan

Kurangi Aksi Tawuran, Gubernur Pramono akan Perbanyak Fasilitas Olahraga dari Lapangan Sepak Bola hingga Ring Tinju

Pramono rencananya akan memperbanyak lapangan speak bola, arena skateboard hingga ring tinju di ruang terbuka.

Pendidikan

Mahasiswa Merapat! Begini Cara dan Tahapan Daftar Magang di Perpusnas, Bisa Lewat Email Lho

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI secara resmi membuka program magang bagi mahasiswa yang ingin menambah pengalaman di pusat literasi nasional tersebut.

Nasional

Bukan Cuma Tebu, Toyota dan Pertamina Garap Bioetanol Generasi Kedua dari Limbah di Lampung

Arahan Presiden Prabowo, mandatori bioetanol rilis 2027 pasca uji E5 Juli 2026. Proyek terintegrasi di Lampung gandeng Toyota-Pertamina guna olah limbah biomassa jadi bioetanol generasi kedua.

Metropolitan

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta Bersama Breathe Cities untuk Wujudkan Kualitas Udara Bersih di Ibu Kota

Program ini merupakan inisiatif global yang berfokus pada percepatan penanganan polusi udara di kawasan perkotaan

Jakarta Pusat

Dari Sampah Jadi Cuan, Pupuk Kompos Buatan Cempaka Putih Timur Dijual Rp10 Ribu per Kg

Program ini telah berjalan sekitar tiga bulan dan menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Jakarta Timur

Pramono Anung Buka Suara Usai Tragedi Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung: 1 WNA dan 2 WNI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara terkait tragedi maut yang menimpa tiga orang pekerja yang tengah bertugas di dalam gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Metropolitan

Catat! Akses Penumpang KRL Stasiun Karet Dipindahkan ke BNI City per 28 September 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan perubahan ini berlaku seiring integrasi dari kedua stasiun.

Metropolitan

Penataan Kabel SJUT Tidak Bisa Dilakukan Cepat dam Serentak, Pramono Anung: Karena Begitu Banyak dan Kompleks!

Pemprov DKI sudah memulai proses penataan kabel udara yang selama ini dinilai mengganggu estetika kota dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Metropolitan

Tekan Angka Tawuran, Pramono Anung akan Perbanyak Lapangan Bola hingga Ring Tinju di Jakarta!

Pramono mengungkapkan bahwa penyediaan sarana seperti lapangan sepak bola, arena skateboard, hingga ring tinju akan menjadi prioritas untuk memberikan kegiatan yang bermanfaat.

Bisnis

Pakai Panel Surya dan Biogas, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Fasilitas Hijau di Karawang

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Regional JBB puji Program Ngabedahkeun Walahar di Karawang. Sukses olah eceng gondok via teknologi Hydropure!

Jakarta Timur

Proyek Normalisasi Kali Ciliwung Dikebut, Pemprov DKI Jakarta Alokasikan Anggaran Rp 300 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Pramono Anung menegaskan bahwa percepatan normalisasi Kali Ciliwung menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Bisnis

BRI Permudah Akses Investasi Ritel Lewat Peluncuran ORI030 Berkupon Hingga 7,00 Persen

BRI hadirkan ORI030 dengan kupon tetap hingga 7,00 persen per tahun di BRImo. Yuk aman investasi dijamin negara, beli sekarang sebelum habis!

Jakarta Pusat

Kabel Fiber Optik Menjuntai di Jalan Cideng Ditertibkan,Ditargetkan Selesa dalam 2 Pekan

Penataan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman.

Bisnis

Mengendus Penyelewengan Sejak 2024, BNI Seret Kasus KUR Jember ke Polisi

BNI tegaskan kasus KUR Jember berawal dari laporan proaktif perseroan sejak 2024. Manajemen terapkan zero tolerance terhadap fraud!