Sempat Jadi Salah Satu Smartphone Termahal di Indonesia, Ternyata Ini Alasan Kenapa Sony Ericsson Tak Lagi Dikenal!

Pernah mendapat tempat sebagai salah satu pilihan HP terbaik, keberadaan Sony Ericsson kini tidak lagi hadir di Indonesia.
Pernah mendapat tempat sebagai salah satu pilihan HP terbaik, keberadaan Sony Ericsson kini tidak lagi hadir di Indonesia.

AYOJAKARTA.COM -- Pernah mendapat tempat sebagai salah satu pilihan HP terbaik, keberadaan Sony Ericsson kini tidak lagi hadir di Indonesia.

Meski saat ini brand tersebut masih terlihat pada sejumlah konsol game, nama Sony Ericson hari ini nyaris selalu absen dari saku pengguna smartphone.

Disebut-sebut kalah saing oleh varian pendatang baru seperti iPhone, Samsung dan Xiaomi, perjalan Sony Ericsson telah dimulai pada 1946.

Baca Juga: Resmi Rilis! OPPO Find N5 Klaim HP Tertipis di Dunia, Intip Spesifikasi dan Fiturnya

Bermula dari Tokyo Telecommunications Engineering Corporation yang hanya memiliki sekitar 20 karyawan, nama tersebut berkembang menjadi Sony Corporation.

Pada awal kemunculannya, Sony merupakan pesaing utama bagi Motorola dan Nokia serta Ericsson yang memiliki jumlah pengguna terbanyak di dunia.

Tidak hanya fokus di bidang perangkat teknologi, Sony mulai merambah bidang industri lain seperti Rumah Produksi atau dunia sinema.

Untuk dapat terus bertahan di dunia telekomunikasi portabel, Sony kemudian mulai menggandeng perusahaan khusus reparasi telegraf yakni Ericsson.

Baca Juga: Kamu Tim Mendang-mending? Begini Kerennya Spesifikasi Realme C75 5G: Pakai Dimensity 6300 dan Baterai 6000 mAh

Pada tahun 2001, Sony yang dikenal sebagai raksasa di kawasan Asia mulai menggandeng Ericson asal Swedia sehingga melebur menjadi Sony Ericsson.

Penggabungan antara desain, jaringan serta fitur audio dan kamera yang terbilang paling canggih di zamannya, membuat Sony Ericsson dengan cepat menguasai pasar.

Meski sempat menjadi pilihan ponsel paling disukai oleh pengguna, Sony Ericsson mulai kehilangan pesona setelah era smartphone dimulai.

Keinginannya untuk tetap mempertahankan Symbian sebagai sistem operasi, membuat Sony Ericsson mulai ditinggalkan oleh jutaan penggunanya.

Baca Juga: Bikin Ngiler! Berikut Spesifikasi Vivo T4 5G yang Resmi Rilis: Bawa Baterai Super Jumbo 7300mAh

Selain disebabkan karena sistem operasi, desain Sony Ericsson yang cenderung tebal serta terbilang konservatif juga menjadi penyebab keruntuhannya.

Pada tahun 2008, Sony Ericsson tidak dapat mempertahankan situasi keuangan sehingga perlu mengurangi sebanyak 2000 pekerjanya.

Di bulan Oktober 2011, Sony memutuskan untuk mengakuisisi Ericsson dengan harga sekitar 1,05 miliar Euro sehingga nama Sony Ericsson tidak lagi terdengar.

Baca Juga: Bersaing dengan Poco X7 Pro? Inilah Spesifikasi Infinix GT 30 Pro yang Segera Hadir di Indonesia

Meski varian Sony Xperia sempat menduduki tahta sebagai salah satu smartphone flagship di Indonesia, kondisi tersebut tidak dapat berlangsung lama.

Fitur-fitur yang ditawarkan Sony kepada penggemarnya di Indonesia, berhasil direbut oleh para pesaing dengan harga lebih kompetitif.

Anggapan dari banyak pengguna smartphone yang menilai harga Sony cenderung mahal, membuat brand tersebut menjadi kurang mendapat tempat.

Baca Juga: Mulai Rp2 Jutaan! Spesifikasi 7 Hp Samsung 5G dan Keunggulannya, Ada Series A dan M...

Terlebih kemunculan sejumlah brand lain seperti Ovo, Vivo, Samsung dan sejenisnya berani memberikan fitur dan harga yang jauh lebih murah.

Kesetiaan penggemar di Indonesia terhadap Sony kemudian luntur setelah produk sejenis hadir dengan harga lebih terjangkau.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sony Ericsson
# kalah saing
# HP terbaik

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.