AYOJAKARTA.COM – Baterai Kembung atau Baterai Hamil merupakan salah satu persoalan yang sering dialami oleh pengguna smartphone atau tablet.
Kondisi baterai kembung atau hamil, selain akan mempengaruhi performa bagian dalam komponen juga dapat mengurangi keindahan smartphone atau tablet.
Akibat tekanan baterai kembung atau baterai hamil, dalam jangka panjang juga akan membuat bagian belakang smartphone atau tablet menjadi terdorong.
Pengabaian terhadap kondisi perangkat yang mengalami baterai kembung atau baterai hamil juga membuat bagian LCD terangkat hingga rusak.
Dalam beberapa kasus tertentu, kondisi baterai kembung atau baterai hamil juga dapat menyebabkan ledakan dan berdampak kebakaran jika berada di tempat kurang tepat.
Karena dampaknya yang serius dan merupakan ancaman bahaya bagi pemilik serta orang lain, langkah pencegahan agar kondisi baterai tidak kembung atau hamil perlu dilakukan.
Adapun beberapa langkah pencegahan agar baterai smartphone atau tablet tetap dalam kondisi prima adalah, tidak memakai secara berlebihan.
Pencegahan Baterai agar Tidak Kembung
Baca Juga: SNBP 2025: 5 Strategi Lolos Ini Bisa Bantu Kamu Loh, Nomor 5 Paling Penting
Perangkat yang dipakai secara berlebihan umumnya akan terasa lebih panas atau overheat, sehingga penggunaan harus tetap dikendalikan.
Langkah selanjutnya untuk mencegah baterai pada perangkat smartphone atau tablet agar tidak kembung atau hamil adalah digunakan sambil diisi atau di charge.
Selain bisa memperpendek usia penggunaan baterai, perangkat smartphone atau tablet yang dipakai dalam keadaan di charge juga kurang nyaman.
Langkah ketiga untuk mencegah baterai kembung atau hamil pada perangkat smartphone atau tablet adalah membiarkannya sampai daya baterai kosong atau drop.
Baca Juga: Gak Ada Lagi Seleksi Akademik! Skema PPG Prajabatan 2025 Terbaru untuk Guru Agama dan Guru Kemenag!
Untuk tujuan kalibrasi dan menguji keakuratan, mengosongkan baterai sampai kosong dapat dilakukan sebanyak-banyaknya satu kali dalam sebulan.
Usia baterai pada perangkat smartphone atau tablet akan lebih awet jika pemberitahuan sudah meminta untuk dilakukan pengisian.
Langkah keempat mencegah baterai kembung atau hamil adalah tidak mengisi daya secara berlebihan atau overcharging jika tidak memiliki fitur Bypass Charging pada perangkat.
Adapun cara kelima mencegah baterai kembung atau hamil adalah tidak menggunakan sembarang charger, terlebih jika bukan produk original.
Setiap perangkat sudah memiliki takaran daya yang berbeda, penggunaan asal-asalan dapat menyebabkan baterai smartphone atau tablet kembung atau hamil.
Langkah keenam untuk mencegah baterai kembung atau hamil adalah menggunakan perangkat di suhu sekitar yang panas atau menyimpan di bawah bantal.
Penyebab ketujuh yang membuat baterai perangkat smartphone atau tablet jadi mudah kembung atau hamil adalah difungsikan sebagai Hotspot secara berlebihan. ***

Share this article
Adapun beberapa langkah pencegahan agar baterai smartphone atau tablet tetap dalam kondisi prima, apa saja?