Banyak yang Salah! Begini Cara Mengetahui Jumlah Pesaing SKD CPNS 2024 dan Menghitungnya

Cara mengetahui jumlah pesaing SKD CPNS 2024 dengan benar
Cara mengetahui jumlah pesaing SKD CPNS 2024 dengan benar

AYOJAKARTA.COM - Cara mengetahui jumlah pesaing SKD CPNS 2024 yang daftar di formasi yang kita lamar.

Perlu kamu ketahui bahwa peserta dinyatakan lulus SKD tidak hanya jika mencapai nilai ambang batas, tetapi juga menduduki peringkat atas tiga kali formasi yang dibutuhkan di akhir.

Misalnya, untuk bahasa membutuhkan satu formasi, maka peserta yang bisa lulus SKD dan lanjut SKB adalah tiga orang yang berasal dari perkalian, formasi akhir yang dibutuhkan dikali dengan tiga.

Kemudian untuk pesaingnya, jumlah peserta lolos seleksi administrasi dibagi dengan tiga kali formasi akhir.

Baca Juga: SKD CPNS 2024 Sebentar Lagi, Kapan Kartu Ujian Peserta Bisa Dicetak? Cek di Sini

Contoh, peserta yang lolos formasi penyuluh bahasa di pemda X ada 60 orang, penyuluh bahasa itu hanya membutuhkan satu orang saja di formasi akhir.

Maka dari itu, peserta yang lulus SKD itu tiga orang dari tiga kali satu formasi di akhir.

Maka, dari 60 orang itu nanti yang lolos akan ada ada tiga orang di SKD, jadi jumlah pesaing dari enam puluh peserta itu apakah lima puluh sembilan orang? Tentu tidak.

Baca Juga: 4 Kondisi Soal yang Sering Muncul di Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Pelajari Sebelum SKD CPNS 2024

Jumlah pesaing di SKD yaitu semua yang lolos administrasi tadi enam puluh dibagi yang akan lulus SKD yaitu karena satu formasi di akhir jadi dikalikan 3, jadi enam puluh dibagi tiga yaitu dua puluh orang.

Jadi tiap orang punya saingan dua puluh bukan lima puluh Sembilan. Satu peserta yang mau lolos SKD harus mengalahkan masing-masing dua puluh peserta lain.

Karena jumlah lolos SKD itu tiga dari enam puluh, masing-masing orang punya pesaing 20 orang.

Lalu gimana sih cara mengetahui pesaing kita di formasi dan instansi yang kita lamar? Langsung aja kamu bisa langsung kunjungi website Kementerian atau kalau di Kabupaten atau Pemda. itu kamu ke BKPSDM Kabupaten terkait.

Baca Juga: Masa Sanggah Berakhir, Begini Cara Pelamar Cek Lokasi, Jadwal dan Sesi Ujian SKD Seleksi CPNS Tahun 2024

Kemudian cari pengumuman tentang seleksi administrasi dan silahkan diunduh, kemudian pertama cari formasi yang teman-teman lamar serta instansinya.

Misalkan peran atas sumber daya manusia aparatur terampil di di BKPSDM bidang informasi pengembangan karir dan pembinaan kepegawaian Kabupaten Kebumen, maka kamu perlu cari yang ada keterangan tersebut.

Kemudian kurangkan peserta terakhir dengan peserta pertama, yaitu di nomor empat puluhan dan jangan lupa jumlah pesaing hasil pembagian jumlah peserta lulus administrasi ada tiga puluh orang yaitu 70 – 40 dibagi formasi lolos SKD.

Misal, formasi ini mintanya cuma satu orang, berarti 1 x 3 tiga terbaik yang akan lolos.

Baca Juga: Tips Menjawab Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) SKD CPNS 2024, Manfaatkan Waktu dengan Maksimal untuk Lulus!

Pesaing tiap peserta di formasi peran atas sumber daya manusia aparatur terampil di Kebumen itu 30 / 3 = 10 orang. Tiap peserta punya pesaing 10 orang.

Kamu bisa mencari tahu pesaingmu di website Kementerian ataupun Pemda yang dilamar.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dengan benar
# SKD CPNS 2024
# cara mengetahui
# jumlah pesaing

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.