Edukasi Psikologi: Asian Value dalam Parenting, Betapa Pentingnya Kata-kata untuk Mempererat Hubungan Orang Tua dan Anak

Ilustrasi Asian Value dalam parenting
Ilustrasi Asian Value dalam parenting

AYOJAKARTA.COM - Psikolog Ferdian Permana dalam akun TikTok pribadinya @katapsikologi menyinggung tentang asian value dalam parenting yang mulai harus kita benahi bersama.

Ferdian mengajukan sebuah pertanyaan sederhana, namun menohok, “Seberapa sering kita mendengar atau mengucapkan kalimat seperti "Aku sayang kamu," "Aku menghargaimu," atau "Maafkan aku," antara orang tua dan anak?

Kalimat sederhana ini mungkin sangat jarang terdengar atau sangat berat terucap dari orang tua dengan latar belakang Asia, bukan?

Pentingnya Mengungkapkan Rasa Cinta dan Syukur

Baca Juga: TOP 10 Universitas Terbaik di Indonesia versi QS Asia University Rankings (QS AUR) 2024: UI, UGM, ITB, dan UNAIR Masuk TOP 100 Asia

Banyak sesi konseling keluarga mengungkapkan bahwa sejumlah besar masalah muncul karena kesulitan orang tua dalam mengungkapkan kasih sayang mereka kepada anak-anak mereka.

Entah itu ayah atau ibu, mengatakan "Aku sayang kamu," atau "Terima kasih, Nak," bisa jadi sangat sulit. Ketika anak melakukan sesuatu yang baik, rasanya sulit bagi orang tua untuk sekadar mengatakan, “Terima kasih.”

Tantangan Meminta Maaf

Baca Juga: Psikologi: 4 Ciri Kamu Punya Positive Vibes, Salah Satunya Mudah Senyum dan Memberi…

Orang tua juga merasa sulit untuk meminta maaf ketika mereka melakukan kesalahan. Mengakui kesalahan dan mengatakan, "Saya minta maaf karena telah marah," itu jarang terjadi.

Kurangnya komunikasi ini seringkali membuat anak memendam perasaan dendam, kecewa, dan takut.

Memberi Contoh

Anak cenderung meniru orang tuanya. Jika orang tua tidak pernah mengungkapkan cintanya, anak-anak mungkin akan tumbuh tanpa mengungkapkannya juga. Mereka tidak akan mengatakan, "Aku sayang kamu, Ayah" atau "Aku sayang kamu, Bu", meskipun orang tua mungkin mengharapkan kata-kata tersebut.

Baca Juga: Toni RM Kritik Cara Polda Jabar Tetapkan Pegi Setiawan Sebagai Tersangka Kasus Vina Cirebon, Singgung Soal Prosedur

Memutus Siklus

Penting bagi orang tua untuk memberi contoh sejak usia muda, namun tidak ada kata terlambat. Meminta maaf ketika salah dan mengungkapkan rasa cinta dan terima kasih dapat meningkatkan komunikasi keluarga secara signifikan.

Banyak masalah keluarga yang bisa diselesaikan hanya dengan mengatakan "Aku sayang kamu," "Maafkan aku," dan "Terima kasih."

Dampak Kata-Kata Sederhana

Bayangkan mendengar orang tuamu berkata, "Aku sayang kamu, Nak," atau "Ayah sayang kamu, Nak." Berapa banyak dari Anda yang akan meneteskan air mata?

Baca Juga: Toni RM Kritik Cara Polda Jabar Tetapkan Pegi Setiawan Sebagai Tersangka Kasus Vina Cirebon, Singgung Soal Prosedur

Kata-kata sederhana ini dapat memperbaiki hubungan dan membangun ikatan keluarga yang lebih kuat. Dengan berkomitmen untuk mengungkapkan cinta, rasa terima kasih, dan permintaan maaf, keluarga dapat menghindari banyak masalah psikologis dan menumbuhkan lingkungan yang lebih sehat.

Kesimpulan

Komunikasi keluarga yang kuat adalah kunci untuk menghindari berbagai masalah psikologis. Dengan menggunakan kata-kata sederhana seperti "Aku sayang kamu," "Maafkan akum" dan "Terima kasih," orang tua dan anak dapat memperkuat hubungan mereka dan menciptakan dinamika keluarga yang lebih penuh kasih sayang dan suportif.***

Baca Juga: Terungkap Alasan Ayu Ting Ting Gagal Nikah, Ayah Muhammad Fardhana: Anak Saya Sibuk Tugas Negara, Saya Aja Jarang Komunikasi

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Asian Value
# parenting
# edukasi psikologi
# hubungan
# keluarga

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.