5 Cara Move On Dari Keluarga yang Tidak Rukun, Meskipun Sulit Ini Sangat Penting Bagi Kesehatan Mental Jangka Panjang

Ilustrasi move on
Ilustrasi move on

AYOJAKARTA.COM – Keluarga yang tidak rukun bisa berawal dari pemisahan anggota keluarga yang disengaja maupun tidak disengaja.

Kondisi keluarga yang tidak rukun ini muncul ketika satu atau beberapa anggota keluarga mulai tumbuh terpisah satu sama lainnya.

Bahkan, keluarga yang tidak rukun bisa saja tetap terjadi meskipun orang tua mereka mengatakan sangat mencintai anak-anaknya tanpa syarat.

Baca Juga: 6 SD Terbaik Di Jakarta Selatan Versi BAN- SM Punya Akreditasi A, Jadi Referensi Para Orang Tua Di Tahun 2024

Situasi ini bisa dialami siapa saja, termasuk diri kamu.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, ada 5 cara yang bisa dicoba untuk keluar dari situasi keluarga yang tidak rukun ini.

1. Akui Perasaan Anda

Akui perasaan negatif Anda tentang perpisahan tersebut.

Adalah hal yang umum untuk merasakan berbagai emosi, termasuk kelegaan, penyesalan, kemarahan, dan kesedihan.

Baca Juga: Membludak! Jumlah Pelamar Yang Masuk di TOP 10 Sekolah Kedinasan 2024, Salah Satunya IPDN dan PKN STAN, Kamu?

Anda mungkin ingin menggunakan ekspresi kreatif, berbicara dengan teman atau terapis terpercaya, atau menulis sebagai cara untuk mengekspresikan diri.

2. Tetapkan Batasan Pribadi

Untuk menjaga diri Anda dari bahaya emosional, bangunlah tembok yang kokoh.

Jika kehadiran anggota keluarga yang terasingkan berdampak negatif pada kondisi emosional dan kesehatan Anda secara keseluruhan, Anda mungkin perlu mengurangi interaksi dengan mereka.

Ungkapkan batasan-batasan ini dengan cara yang tegas namun sopan, dan bersiaplah untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan.

3. Memprioritaskan Perawatan Diri Anda Sendiri

Berikan diri Anda perhatian dan sumber daya yang Anda butuhkan untuk menjaga kesehatan fisik, emosional, dan mental Anda saat ini.

Baca Juga: Perbandingan Rata-rata Gaji Bulanan di Berbagai Negara, Ada yang di Atas Rp200 Juta Lho!

Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan pola makan yang bijaksana, berolahraga secara teratur, melakukan hobi yang menyenangkan, mencari konseling atau kelompok pendukung jika Anda merasa membutuhkan bantuan profesional selama masa sulit ini, atau kombinasi dari semuanya.

4. Kelilingi Diri Anda dengan Orang-orang yang Bersimpati

Libatkan diri Anda dengan kelompok pendukung yang memiliki ketergantungan bersama, keluarga angkat, atau teman yang bersimpati yang dapat memahami pengalaman Anda dan memahami apa yang salah.

Memiliki jaringan orang-orang yang mendukung untuk bersandar selama proses pengasingan dapat membantu memberikan dukungan emosional yang diperlukan.

5. Memberikan Maaf

Anda akan selalu merasa lebih tenang jika Anda memilih untuk melepaskan perasaan buruk Anda daripada berpegang teguh pada perasaan tersebut untuk kepentingan orang lain.

Baca Juga: Banyak Ditentang Masyarakat, Bagaimana Dasar Hukum TAPERA? Cek Info Lengkap Tentang Program Ini

Penerimaan tidak berarti melupakan atau membenarkan perilaku buruk, tetapi itu berarti bahwa seseorang terbebas dari rantai yang begitu berat ketika mereka melepaskan dendam dan kebencian.

Meskipun membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya, proses ini bisa sangat memberdayakan dan membebaskan dan mungkin tidak selalu memungkinkan.

Nah, inilah 5 cara bagaimana move on dari keluarga yang tidak rukun. Ingat, bagaimanapun kesehatan mental lebih berharga daripada memelihara permusuhan dengan saudara sendiri. ***

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# rukun
# maaf
# move on
# emosional
# keluarga

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.