4 Cara untuk Menghilangkan Kebiasaan People Pleaser, Salah Satunya Jangan Langsung Jawab

4 Cara untuk Menghilangkan Kebiasaan People Pleaser, Salah Satunya Jangan Langsung Jawab
4 Cara untuk Menghilangkan Kebiasaan People Pleaser, Salah Satunya Jangan Langsung Jawab

AYOJAKARTA.COM -- People pleaser adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecenderungan untuk selalu ingin menyenangkan orang lain, bahkan sampai mengorbankan kebutuhan dan keinginan pribadi.

Menjadi people pleaser dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan bahkan kelelahan emosional karena terus-menerus menempatkan orang lain di atas diri sendiri.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa cara untuk melepaskan diri dari perilaku people pleaser agar dapat hidup lebih bahagia dan seimbang.

Baca Juga: Tes Psikologi Cinta: Mana Pasangan yang Benar-benar Bahagia? Jawabannya Ungkap Kehidupan Cintamu!

1. Belajar Berkata Tidak

Langkah pertama dan mungkin yang paling sulit bagi seorang people pleaser adalah belajar untuk berkata "tidak".

Banyak orang merasa takut untuk menolak permintaan karena khawatir akan mengecewakan atau tidak disukai oleh orang lain.

Namun, penting untuk diingat bahwa mengatakan "tidak" bukanlah tindakan yang egois. Untuk mulai belajar berkata tidak, cobalah langkah-langkah berikut:

Evaluasi Permintaan: Sebelum menjawab, pikirkan baik-baik apakah kamu benar-benar memiliki waktu, energi, dan keinginan untuk memenuhi permintaan tersebut.

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Wajib Merapat! Ini Alasan Kenapa Tidak Lagi Menerima Bantuan Sosial di Tahun 2024

Mulai dari Hal Kecil: Mulailah dengan menolak permintaan kecil yang tidak terlalu penting. Ini akan membantu kamu membangun kepercayaan diri.

Berikan Alasan yang Jujur: Jika kamu merasa perlu, berikan alasan yang jujur mengapa kamu menolak. Misalnya, "Maaf, saya tidak bisa membantu karena saya sudah memiliki komitmen lain."

Mengatakan "tidak" adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan dengan latihan. Semakin sering kamu melakukannya, semakin mudah hal itu akan menjadi.

Baca Juga: Lulusan Teknik Merapat! 20 Jurusan Teknik Ini Berpeluang Besar Lolos CPNS dan PPPK 2024 di Kementerian hingga Pemda

2. Jangan Terburu-buru Menjawab

People pleaser seringkali merasa tertekan untuk memberikan jawaban langsung ketika diminta bantuan.

Untuk menghindari tekanan ini, penting untuk memberi diri kamu waktu sebelum memberikan jawaban.

Berikut beberapa tips untuk menghindari terburu-buru menjawab:

Minta Waktu untuk Berpikir: kamu bisa mengatakan, "Boleh saya pikir-pikir dulu?" atau "Saya perlu mengecek jadwal saya dulu."

Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan Berdasarkan Golongan Darah, Ternyata Goldar O Paling Mudah Menghabiskan Uang

Pertimbangkan Prioritas kamu: Gunakan waktu ini untuk mempertimbangkan apakah permintaan tersebut sesuai dengan prioritas dan tanggung jawab kamu.

Jangan Merasa Bersalah: Ingatlah bahwa tidak apa-apa untuk tidak memberikan jawaban langsung. Ini adalah hak kamu untuk mempertimbangkan permintaan dengan hati-hati.

Dengan tidak terburu-buru dalam menjawab, kamu dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan tidak terbebani oleh tekanan dari luar.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Teknik yang Paling Banyak Diminati Anak IPA, Ternyata Punya Peluang Kerja Menjanjikan di Masa Depan

3. Membuat Batasan

Membuat batasan adalah langkah penting lainnya untuk melepaskan diri dari perilaku people pleaser.

Batasan membantu kamu menjaga keseimbangan antara membantu orang lain dan memenuhi kebutuhan pribadi.

Berikut adalah beberapa cara untuk membuat dan mempertahankan batasan:

Identifikasi Kebutuhan dan Batasan kamu: Pertimbangkan apa yang kamu butuhkan untuk merasa bahagia dan seimbang. Apakah itu waktu luang, ruang pribadi, atau waktu untuk hobi?

Komunikasikan Batasan dengan Jelas: Jangan takut untuk mengungkapkan batasan kamu kepada orang lain. Misalnya, "Saya hanya bisa membantu hingga jam 5 sore" atau "Saya tidak bisa menerima telepon di luar jam kerja."

Pertahankan Batasan dengan Konsisten: Tetaplah konsisten dengan batasan yang telah kamu tetapkan. Ini akan membantu orang lain memahami dan menghormati batasan kamu.

Membuat batasan bukan berarti kamu tidak peduli atau tidak ingin membantu. Sebaliknya, itu menunjukkan bahwa kamu juga menghargai dan memperhatikan kesejahteraan diri sendiri.

Baca Juga: 14 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UI Jalur SNBT 2024, Auto Lolos Pakai Almamater Kuning Tahun Ini, Ada Jurusan Teknik Lho!

4. Menolak Bukan Berarti Tidak Membantu

Seringkali, people pleaser merasa bahwa menolak permintaan berarti mereka tidak membantu atau tidak peduli.

Namun, penting untuk memahami bahwa menolak suatu permintaan tidak berarti kamu sepenuhnya tidak membantu.

Kamu masih bisa menawarkan bantuan dengan cara lain yang lebih sesuai dengan kapasitas kamu. Berikut beberapa contohnya:

Memberikan Alternatif: Jika kamu tidak bisa memenuhi permintaan secara langsung, coba berikan alternatif. Misalnya, "Saya tidak bisa membantu sekarang, tapi mungkin saya bisa membantu besok."

Baca Juga: Pendaftaran STAN 2024 yang Sudah Lama Ditunggu Akhirnya Resmi Dibuka: Jangan Salah Langkah, Begini Alurnya

Menyarankan Sumber Daya Lain: Jika kamu tidak bisa membantu, coba arahkan orang tersebut ke sumber daya lain yang bisa membantu. Misalnya, "Saya tidak bisa mengerjakan ini, tapi saya tahu seseorang yang bisa."

Tetap Mendukung secara Emosional: Kadang-kadang, dukungan emosional seperti mendengarkan atau memberikan dorongan semangat sudah cukup berarti.

Menolak dengan cara yang bijaksana dan menawarkan solusi alternatif menunjukkan bahwa kamu masih peduli dan ingin membantu, namun dengan cara yang tidak mengorbankan diri sendiri.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# melepaskan diri
# people pleaser
# perilaku

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.