AYOJAKARTA.COM -- People pleaser adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecenderungan untuk selalu ingin menyenangkan orang lain, bahkan sampai mengorbankan kebutuhan dan keinginan pribadi.
Menjadi people pleaser dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan bahkan kelelahan emosional karena terus-menerus menempatkan orang lain di atas diri sendiri.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa cara untuk melepaskan diri dari perilaku people pleaser agar dapat hidup lebih bahagia dan seimbang.
Baca Juga: Tes Psikologi Cinta: Mana Pasangan yang Benar-benar Bahagia? Jawabannya Ungkap Kehidupan Cintamu!
1. Belajar Berkata Tidak
Langkah pertama dan mungkin yang paling sulit bagi seorang people pleaser adalah belajar untuk berkata "tidak".
Banyak orang merasa takut untuk menolak permintaan karena khawatir akan mengecewakan atau tidak disukai oleh orang lain.
Namun, penting untuk diingat bahwa mengatakan "tidak" bukanlah tindakan yang egois. Untuk mulai belajar berkata tidak, cobalah langkah-langkah berikut:
Evaluasi Permintaan: Sebelum menjawab, pikirkan baik-baik apakah kamu benar-benar memiliki waktu, energi, dan keinginan untuk memenuhi permintaan tersebut.
Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Wajib Merapat! Ini Alasan Kenapa Tidak Lagi Menerima Bantuan Sosial di Tahun 2024
Mulai dari Hal Kecil: Mulailah dengan menolak permintaan kecil yang tidak terlalu penting. Ini akan membantu kamu membangun kepercayaan diri.
Berikan Alasan yang Jujur: Jika kamu merasa perlu, berikan alasan yang jujur mengapa kamu menolak. Misalnya, "Maaf, saya tidak bisa membantu karena saya sudah memiliki komitmen lain."
Mengatakan "tidak" adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan dengan latihan. Semakin sering kamu melakukannya, semakin mudah hal itu akan menjadi.
2. Jangan Terburu-buru Menjawab
People pleaser seringkali merasa tertekan untuk memberikan jawaban langsung ketika diminta bantuan.
Untuk menghindari tekanan ini, penting untuk memberi diri kamu waktu sebelum memberikan jawaban.
Berikut beberapa tips untuk menghindari terburu-buru menjawab:
Minta Waktu untuk Berpikir: kamu bisa mengatakan, "Boleh saya pikir-pikir dulu?" atau "Saya perlu mengecek jadwal saya dulu."
Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan Berdasarkan Golongan Darah, Ternyata Goldar O Paling Mudah Menghabiskan Uang
Pertimbangkan Prioritas kamu: Gunakan waktu ini untuk mempertimbangkan apakah permintaan tersebut sesuai dengan prioritas dan tanggung jawab kamu.
Jangan Merasa Bersalah: Ingatlah bahwa tidak apa-apa untuk tidak memberikan jawaban langsung. Ini adalah hak kamu untuk mempertimbangkan permintaan dengan hati-hati.
Dengan tidak terburu-buru dalam menjawab, kamu dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan tidak terbebani oleh tekanan dari luar.
3. Membuat Batasan
Membuat batasan adalah langkah penting lainnya untuk melepaskan diri dari perilaku people pleaser.
Batasan membantu kamu menjaga keseimbangan antara membantu orang lain dan memenuhi kebutuhan pribadi.
Berikut adalah beberapa cara untuk membuat dan mempertahankan batasan:
Identifikasi Kebutuhan dan Batasan kamu: Pertimbangkan apa yang kamu butuhkan untuk merasa bahagia dan seimbang. Apakah itu waktu luang, ruang pribadi, atau waktu untuk hobi?
Komunikasikan Batasan dengan Jelas: Jangan takut untuk mengungkapkan batasan kamu kepada orang lain. Misalnya, "Saya hanya bisa membantu hingga jam 5 sore" atau "Saya tidak bisa menerima telepon di luar jam kerja."
Pertahankan Batasan dengan Konsisten: Tetaplah konsisten dengan batasan yang telah kamu tetapkan. Ini akan membantu orang lain memahami dan menghormati batasan kamu.
Membuat batasan bukan berarti kamu tidak peduli atau tidak ingin membantu. Sebaliknya, itu menunjukkan bahwa kamu juga menghargai dan memperhatikan kesejahteraan diri sendiri.
4. Menolak Bukan Berarti Tidak Membantu
Seringkali, people pleaser merasa bahwa menolak permintaan berarti mereka tidak membantu atau tidak peduli.
Namun, penting untuk memahami bahwa menolak suatu permintaan tidak berarti kamu sepenuhnya tidak membantu.
Kamu masih bisa menawarkan bantuan dengan cara lain yang lebih sesuai dengan kapasitas kamu. Berikut beberapa contohnya:
Memberikan Alternatif: Jika kamu tidak bisa memenuhi permintaan secara langsung, coba berikan alternatif. Misalnya, "Saya tidak bisa membantu sekarang, tapi mungkin saya bisa membantu besok."
Menyarankan Sumber Daya Lain: Jika kamu tidak bisa membantu, coba arahkan orang tersebut ke sumber daya lain yang bisa membantu. Misalnya, "Saya tidak bisa mengerjakan ini, tapi saya tahu seseorang yang bisa."
Tetap Mendukung secara Emosional: Kadang-kadang, dukungan emosional seperti mendengarkan atau memberikan dorongan semangat sudah cukup berarti.
Menolak dengan cara yang bijaksana dan menawarkan solusi alternatif menunjukkan bahwa kamu masih peduli dan ingin membantu, namun dengan cara yang tidak mengorbankan diri sendiri.***
Share this article
Kita akan membahas beberapa cara untuk melepaskan diri dari perilaku people pleaser agar dapat hidup lebih bahagia dan seimbang.