AYOJAKARTA.COM - Trauma itu perlu dipulihkan.
Kenapa? Karena ketika trauma dipertahankan tidak akan membuat luka batin sembuh.
Akibatnya, bisa mempengaruhi cara berpikir. Cara berperasaan dan cara pandang terhadap kejadian yang dialami dalam hidup.
Disaat sebagian orang sedang berjuang memulihkan rasa trauma mereka.
Ada saja yang bilang kalau trauma itu bisa pulih. Asalnya melalui treatment yang tepat.
Tapi, bukan berarti di masa depan tidak bisa trauma lagi, kan?
Lalu, adalah cara untuk melupakan trauma masa lalu yang traumanya sampai sekarang?
Baca Juga: Beasiswa Djarum Plus Pendaftaran Sampai 30 Mei 2024, Untuk Kamu yang Butuh Tambahan Biaya Kuliah
Ayojakarta.com melansir dari Instagram @psikologiuntukkamu Sabtu 27 April 2024.
Berbicara trauma itu kompleks dan rumit. Sulit untuk menjawab "Bagaimana caranya?"
Karena tidak semua orang mampu mengurai trauma dan memulihkan seperti sedia kala.
Tapi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan sendiri sebagai upaya mandiri.
Baca Juga: Bagaimana Pandanganmu Atas Cinta, Penting Atau Tidak? Model Kuping Akan Ungkapkan Kepribadianmu
Setidaknya untuk mencegah trauma semakin parah dan meminimalisir gejala tidak nyaman dari trauma itu.
1. Sadari kalau trauma itu ada salah satunya akibat dari emosi sangat intens yang diletakkan pada kejadian di masa lalu.
Iya, masa lalu. Bukan masa kini.
2. Ketika muncul perasaan tidak nyaman. Menepilah dari aktivitas.
Coba bernafas panjang untuk membuat pikiran menangkap signal, kalau keadaan baik-saja.
3. Buat batasan pada orang yang bisa membuat traumamu muncul kembali.
Batasan ini bisa berupa jarak atau intensitas komunikasi.
4. Terapkan self healing agar bisa merasa lebih nyaman dengan diri sendiri.
Ada banyak jenis self healing yang dapat dipilih sesuai dengan kondisimu.***

Share this article
Adakah cara melupakan masa lalu bagi seseorang yang traumanya masih terasa sampai sekarang? Begini penjelasannya.