AYOJAKARTA.COM – Gangguan kepribadian menghindar atau avoidant personality disorder adalah salah satu jenis gangguan kepribadian yang mempengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan orang lain dan dengan dunia di sekitarnya.
Orang dengan gangguan kepribadian menghindar cenderung menghindari interaksi sosial dan merasa tidak nyaman dalam situasi-situasi sosial.
Mereka sering kali memiliki kepercayaan diri yang rendah dan menghindari kontak dengan orang lain kecuali mereka yakin akan disukai.
Dalam artikel ini, kita akan mempelajari lebih lanjut tentang tanda-tanda seseorang yang menderita gangguan kepribadian menghindar.
Baca Juga: 10 Psikologi Kepribadian Seseorang Berdasarkan Foto Profil di Media Sosial
1. Tidak Ingin Berinteraksi dengan Orang Lain, Kecuali Merasa Diterima
Salah satu tanda seseorang menderita gangguan kepribadian menghindar adalah ketidakinginan untuk berinteraksi dengan orang lain, kecuali mereka merasa yakin akan diterima.
Orang dengan gangguan ini sering kali merasa sangat tidak nyaman dalam situasi sosial dan merasa tidak mampu untuk memulai atau menjalin hubungan dengan orang lain.
Mereka cenderung menghindari pertemuan sosial dan memilih untuk lebih banyak waktu sendirian.
Hal ini dapat mengakibatkan isolasi sosial dan kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat dan bermakna.
2. Rendahnya Kepercayaan Diri dan Menghindari Kontak Sosial
Orang dengan gangguan kepribadian menghindar seringkali memiliki kepercayaan diri yang rendah.
Mereka merasa tidak berharga dan tidak menarik bagi orang lain. Hal ini membuat mereka cenderung menghindari kontak sosial dan mengisolasi diri dari dunia di sekitar mereka.
Mereka mungkin merasa bahwa mereka tidak mampu untuk berkontribusi atau memberikan sesuatu yang berarti dalam hubungan interpersonal.
Rendahnya kepercayaan diri ini juga dapat membuat mereka merasa tidak aman dalam situasi sosial dan lebih memilih untuk menghindar daripada menghadapinya.
3. Sulit Menerima Kritik dan Penolakan
Salah satu tanda khas dari gangguan kepribadian menghindar adalah kesulitan dalam menerima kritik dan penolakan.
Orang dengan gangguan ini sering merasa bahwa mereka tidak mampu untuk mengatasi kritik atau penolakan dengan baik.
Mereka cenderung merasa terlalu sensitif terhadap kritik dan penolakan, bahkan jika itu bersifat konstruktif.
Kritik atau penolakan dapat membuat mereka merasa lebih tidak berharga dan memperkuat keyakinan mereka bahwa mereka tidak layak diterima oleh orang lain.
Baca Juga: 5 Faktor yang Membuat Skor UTBK Kecil, Ada Salah Satunya Kesalahanmu?
4. Merasa Tidak Mampu, Tidak Menarik, atau Inferior Dibanding Orang Lain
Orang dengan gangguan kepribadian menghindar sering merasa tidak mampu, tidak menarik, atau merasa lebih rendah dibandingkan dengan orang lain.
Mereka dapat merasa bahwa mereka tidak memiliki kualitas yang dianggap penting oleh masyarakat atau merasa inferior dalam hal penampilan fisik atau kemampuan mereka.
Hal ini dapat memperkuat perasaan rendah diri dan merasa tidak cocok dalam situasi sosial.
Mereka mungkin merasa bahwa mereka tidak pantas untuk diterima oleh orang lain atau tidak mampu untuk bersaing dengan orang lain.
5. Takut Mengambil Resiko dan Mencoba Hal Baru
Tanda lain dari gangguan kepribadian menghindar adalah ketakutan untuk mengambil risiko dan mencoba hal baru.
Orang dengan gangguan ini cenderung merasa tidak nyaman dengan ketidakpastian dan perubahan.
Mereka merasa lebih aman dan nyaman dalam rutinitas dan kebiasaan yang sudah dikenal.
Hal ini dapat membuat mereka enggan untuk mencoba hal-hal baru atau mengambil risiko yang mungkin melibatkan kemungkinan penolakan atau kegagalan.
Mereka sering kali memilih untuk tetap dalam zona nyaman mereka sendiri daripada menghadapi ketidakpastian yang mungkin terjadi jika mereka mencoba hal-hal baru.
Baca Juga: Menang Jadi Presiden Terpilih, Prabowo Subianto: Mas Anies Saya Tahu Senyuman Anda Berat Sekali
6. Sering Merasa Tegang, Takut, dan Cemas
Perasaan tegang, takut, dan cemas adalah perasaan yang sering dialami oleh orang dengan gangguan kepribadian menghindar.
Mereka cenderung merasa gelisah dan khawatir dalam situasi-situasi sosial. Ketakutan akan penolakan atau kegagalan membuat mereka merasa tegang dan cemas.
Mereka mungkin khawatir tentang apa yang orang lain pikirkan tentang mereka atau bagaimana mereka akan dievaluasi oleh orang lain.
Hal ini dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka dan membuat mereka merasa terjebak dalam siklus kecemasan dan ketakutan.
Dalam kesimpulan, gangguan kepribadian menghindar adalah kondisi yang serius yang mempengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan orang lain dan dunia di sekitarnya.
Orang dengan gangguan ini cenderung menghindari interaksi sosial dan merasa tidak nyaman dalam situasi-situasi sosial.
Mereka seringkali memiliki rendahnya kepercayaan diri, sulit menerima kritik dan penolakan, merasa tidak mampu dan inferior dibanding orang lain, takut mengambil resiko, dan sering merasa tegang, takut, dan cemas.
Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami gejala-gejala ini, penting untuk mencari bantuan profesional.
Konsultasikan dengan psikolog atau psikiater untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.

Share this article
Orang dengan gangguan kepribadian menghindar cenderung menghindari interaksi sosial dan merasa tidak nyaman dalam situasi-situasi sosial.