AYOJAKARTA.COM – Perayaan Idul Fitri menjadi salah satu acara tahunan yang cukup populer di Amerika Serikat.
Muslim Amerika Serikat merayakan Idul Fitri dengan berbagi makanan bersama keluarga dan teman-teman.
Bagi sebagian besar penduduk Amerika yang non Muslim, Idul Fitri telah menjadi acara tahunan dimana mereka semua terlibat, atau setidaknya diundang oleh saudara atau teman mereka yang Muslim.
Perayaan Idul Fitri di Amerika merupakan mosaik yang indah, mencerminkan latar belakang komunitas Muslim yang beragam.
Festival ini merupakan monumen warisan budaya yang luas, yang menjadikan Amerika Serikat sebagai rumah.
Mulai dari kaftan yang dikenakan oleh Muslim Afro-Amerika, hingga pola henna warna-warni, yang menutupi tangan warga Amerika keturunan Asia Selatan.
Selain itu, Sholat Ied dilakukan di masjid, pusat-pusat komunitas, dan bahkan di lokasi-lokasi terbuka di seluruh negeri untuk mengakomodasi jamaah yang sangat banyak.
Suara doa-doa dilantunkan, bersama dengan pertukaran pelukan hangat dan ucapan Eid Mubarak, yang artinya Idul Fitri yang diberkati.
Setelah melaksanakan Sholat Ied, umat Muslim AS mengadakan acara kumpul bersama dengan teman dan keluarga.
Menikmati hidangan lezat yang sering kali mencakup makanan buatan sendiri.
Suasana dipenuhi dengan kegembiraan anak-anak dan rempah-rempah, menciptakan suasana sukacita dan kebersamaan.
Bagaimana Idul Fitri dirayakan di Amerika Serikat?
Baca Juga: Kemenag Segera Buka CPNS 2024, Ini Jumlah Formasi yang Sudah Disetujui Kementerian PANRB
Amerika Serikat saat ini telah menjadi rumah bagi ribuan umat Muslim dari seluruh dunia.
Muslim dari berbagai latar belakang budaya, termasuk India, Afrika, Pakistan, dan lainnya, merayakan Idul Fitri dengan tradisi dan praktik yang unik.
Mari kita lihat, bagaimana orang-orang dari berbagai wilayah merayakan Idul Fitri di AS.
Muslim India di Amerika Serikat
Muslim India memulai hari mereka dengan Sholat Ied di masjid atau tempat terbuka.
Shalat khusus ini diikuti dengan khutbah, pertemuan komunitas, dan pertukaran salam.
Keluarga Muslim India di AS mengenakan tradisional mereka untuk perayaan Idul Fitri, seperti salwar kameez atau piyama kurta yang berwarna warni.
Setelah shalat di masjid, mereka mengunjungi keluarga dan teman-teman mereka untuk berkumpul dan menikmati hidangan yang meriah.
Berbagai jenis makanan tradisional disiapkan seperti Briyani, Kheer, dan lain-lain untuk dihidangkan kepada para tamu.
Pertukaran hadiah dan memberikan Eidi kepada anak-anak juga merupakan bagian dari perayaan Idul Fitri.
Muslim Afrika
Muslim Afrika di Amerika Serikat merayakan Idul Fitri dengan mengunjungi masjid-masjid yang diikuti dengan shalat jamaah dengan kebersamaan yang kuat.
Banyak organisasi masyarakat dan masjid yang menyelenggarakan acara khusus Idul Fitri.
Orang Afrika juga memiliki tradisi menyelenggarakan pertunjukan budaya selama perayaan Idul Fitri, seperti menabuh drum, menari, atau mendongeng.
Idul Fitri menjadi bagian dari menampilkan tradisi kaya dari warisan mereka.
Muslim Pakistan
Muslim Pakistan mengadakan pertemuan keluarga setelah Shalat Ied.
Pertemuan itu seperti keharusan dimana mereka menikmati makanan buatan sendiri seperti briyani, kebab, dan makanan manis seperti kurma.
Muslim Pakistan mengenakan pakaian tradisional Pakistan seperti kameez dan kurta.
Mereka juga memiliki tradisi mengaplikasikan desain henna yang indah ditangan sebagai perayaan Idul Fitri.
Baca Juga: Kapan Puasa Syawal Dilaksanakan dan Bagaimana Niatnya? Simak Penjelasannya di Sini!
Pertukaran hadiah menjadi bagian perayaan dengan ucapan Eid Mubarak.
Zakat dan Perpaduan Budaya
Selain perayaan dalam satu komunitas, Muslim Amerika juga menggelar perayaan bersama lintas komunitas.
Umat Muslim Amerika berkumpul untuk merayakan Idul Fitri dengan semangat persatuan, berbagi berbagai kebiasaan, makanan, dan pengalaman.
Di berbagai komunitas yang beragam ini, praktik yang umum dilakukan selama Idul Fitri oleh umat Islam adalah memberikan zakat.
Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan memenuhi syarat.
Umat Islam percaya dengan memberikan barang-barang yang dibutuhkan kepada orang yang membutuhkan adalah semacam berkah dari Allah.***

Share this article
Meriahnya Muslim di Amerika Serikat pada saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijrian, perpaduan lintas budaya yang unik.