AYOJAKARTA.COM - Khawatir dan overthinking adalah bagian dari pengalaman manusia, namun jika dibiarkan, hal tersebut dapat berdampak buruk pada kesejahteraanmu.
Memikirkan hal yang sama bahkan dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan mental tertentu.
Dilansir dari web healthline, ada 14 cara untuk menghentikan kebiasaan overthinking.
1. Mundur dan lihat bagaimana kamu merespons
Cara kamu merespons pikiran terkadang membuatmu terjebak dalam siklus perenungan, atau pemikiran berulang.
Saat kamu mendapati dirimu terus memikirkan berbagai hal, perhatikan bagaimana hal itu mempengaruhi suasana hati kamu.
Apakah kamu merasa kesal, gugup, atau bersalah? Apa emosi utama di balik pikiran kamu?
Memiliki kesadaran diri adalah kunci untuk mengubah pola pikir kamu.
2. Temukan gangguan
Hentikan overthinking dengan melibatkan diri dalam aktivitas yang kamu sukai.
Jika gangguan sudah mengganggu, cobalah menyisihkan sedikit waktu mengeksplorasi potensi gangguan atau mencoba gangguan yang sudah ada.
3. Tarik napas dalam-dalam
Baca Juga: Hubungan Puasa dengan Kesehatan Mental, Apakah Positif atau Negatif?
Saat kamu mendapati diri kamu terombang-ambing dalam pikiranmu, pejamkan mata dan bernapaslah dalam-dalam.
4. Renungkan
Kembangkan latihan meditasi secara teratur adalah cara untuk menjernihkan pikiranmu dengan mengalihkan perhatian kamu ke dalam.
5. Lihatlah gambaran yang lebih besar
Bagaimana semua masalah yang ada di pikiran kamu akan mempengaruhi kamu 5 atau 10 tahun dari sekarang?
Jangan biarkan persoalan kecil menjadi hambatan besar.
6. Lakukan sesuatu yang baik untuk orang lain
Menyadari bahwa kamu mempunyai kekuatan untuk membuat hari seseorang menjadi lebih baik dapat mencegah pikiran negatif mengambil alih.
Ini juga memberi kamu sesuatu yang produktif untuk difokuskan alih-alih arus pemikiran kamu yang tidak pernah berakhir.
7. Kenali pikiran negatif otomatis
Pikiran negatif otomatis mengacu pada pikiran negatif yang terjadi secara tiba-tiba, biasanya melibatkan rasa takut atau marah, yang terkadang kamu alami sebagai reaksi terhadap suatu situasi.
Buat catatan untuk melacak situasi yang membuat kamu cemas, suasana hati, dan pikiran pertama yang muncul secara otomatis.
Saat kamu menggali lebih dalam, evaluasi mengapa situasi tersebut menyebabkan pikiran negatif ini.
Baca Juga: Calon Maba Wajib Tahu! Ini 5 Jurusan Sepi Peminat tapi Prospek Karir Cemerlang, Peluang Lolos Besar
Hancurkan emosi yang kamu alami dan cobalah identifikasi apa yang kamu katakan pada diri sendiri tentang situasi tersebut.
8. Akui keberhasilan kamu
Saat kamu sedang berpikir berlebihan, berhentilah dan keluarkan catatan atau aplikasi pencatatan favorit kamu di ponsel.
Catat lima hal yang berjalan baik selama seminggu terakhir dan peran kamu di dalamnya.
Ini tidak harus berupa pencapaian besar. Mungkin kamu membatasi anggaran kopimu minggu ini atau membersihkan motormu.
Saat kamu melihatnya di atas kertas atau di layar, kamu mungkin akan terkejut melihat betapa hal-hal kecil ini bertambah.
Jika dirasa bermanfaat, lihat kembali daftar ini ketika kamu merasa pikiran kamu berputar-putar.
9. Tetap hadir
Matikan komputer atau telepon kamu selama jangka waktu tertentu setiap hari, dan habiskan waktu tersebut untuk satu aktivitas.
Makanlah dengan penuh perhatian. Manjakan dirimu dengan salah satu makanan favoritmu.
Cobalah untuk menemukan kegembiraan di setiap gigitan, dan benar-benar fokus pada bagaimana rasa, bau, dan sensasi makanan di mulut kamu.
Pergi ke luar. Berjalan-jalanlah di luar, meskipun itu hanya satu putaran singkat di sekitar komplek.
Catat apa yang kamu lihat sepanjang perjalanan, catat bau apa pun yang tercium atau suara apa pun yang kamu dengar.
Baca Juga: Penuh Semangat dan Ambisi, Ini 8 Kepribadian Seseorang yang Suka Warna Merah
10. Pertimbangkan sudut pandang lain
Terkadang, menenangkan pikiran mengharuskan kamu keluar dari sudut pandang biasa. Cara kamu memandang dunia dibentuk oleh pengalaman hidup, nilai-nilai, dan asumsimu.
Membayangkan sesuatu dari sudut pandang yang berbeda dapat membantu kamu mengatasi kebisingan.
Catat beberapa pemikiran yang berputar-putar di kepala kamu. Cobalah untuk menyelidiki seberapa valid masing-masingnya.
11. Ambil tindakan
Terkadang, kamu mungkin memikirkan hal yang sama berulang kali karena kamu tidak mengambil tindakan nyata apa pun terhadap situasi tertentu.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah yang Dianggap Paling Keren dan Bergengsi di Kalangan Gen Z
Bersikaplah proaktif dan catat cara-cara yang dapat kamu lakukan untuk mencapai tujuan kamu.
Ini akan membuat kamu keluar dari pikiran kamu dan menyalurkan energi kamu untuk mengambil langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti.
12. Latihlah rasa kasihan pada diri sendiri
Memikirkan kesalahan di masa lalu membuat kamu tidak bisa melepaskannya.
Jika kamu menyalahkan diri sendiri atas sesuatu yang kamu lakukan minggu lalu, cobalah berfokus kembali pada rasa kasihan pada diri sendiri.
13. Rangkullah ketakutanmu
Beberapa hal akan selalu berada di luar kendalimu. Mempelajari cara menerima hal ini dapat membantu membatasi overthinking.
Baca Juga: Salat Tarawih sebagai Sarana Qiyamul Lail di Bulan Ramadhan dan Mencapai Kedekatan Diri dengan Allah
Sebuah studi pada tahun 2018 menunjukkan bahwa menerima pikiran dan ketakutan negatif dapat membantu meningkatkan kesehatan psikologis.
Tentu saja, hal ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, dan ini tidak akan terjadi dalam semalam.
Tapi carilah peluang kecil di mana kamu bisa menghadapi situasi yang sering kamu khawatirkan. Mungkin itu melawan rekan kerja yang suka memerintah atau melakukan perjalanan sendirian yang kamu impikan.
14. Minta bantuan
Kamu tidak harus melakukannya sendiri. Mencari bantuan dari luar dari terapis yang berkualifikasi dapat membantu kamu mengembangkan alat baru untuk mengatasi pikiran kamu dan bahkan mengubah pola pikir kamu.***
Baca Juga: Jangan Minum Teh Waktu Sahur! Ternyata 5 Alasan Medis Ini Alasannya

Share this article
Ini dia 14 cara untuk menghentikan overthinking yang menyiksa, lakukan dari sekarang agar hidupmu terasa tenang!