AYOJAKARTA.COM - Apa yang ada dalam pikiranmu ketika mendengar narsis altruistik?
Atau mungkin, narsis altruistik ini masih asing bagimu? Secara istilah, narsis altruistik ini bisa dikatakan sama maknanya dengan musang berbulu domba.
Nah, sekarang kamu pasti sudah paham maksudnya.
Apakah kamu pernah bertemu dengan seseorang yang terlihat sangat membantu dan manis, tetapi tidak terlihat tulus.
Baca Juga: Jurusan Kuliah yang Berpeluang Bekerja di Microsoft. Tertarik?
Kamu mungkin sedang melihat seorang narsis altruistik, si musang berbulu domba.
Kamu juga mungkin bingung karena berpikir tentang narsis, biasanya menganggap mereka itu sebagai orang egois dan tidak peduli.
Tapi ada narsis lain yang melakukan perbuatan baik untuk alasan berbeda.
Mereka menginginkan perhatian, pujian dan sanjungan.
Namun, ini hanya salah satu tanda dari banyak tanda lainnya narsis altruistik.
Berikut 7 tanda seseorang mengidap narsis altruistik:
Baca Juga: Tes Kepribadian: Kenali Kepribadianmu Dilihat Dari Caramu Mengepalkan Tangan, Caramu Yang Mana?
- Mereka terlalu murah hati
Seorang narsis altruistik akan sering memberikan hadiah dengan tujuan untuk memegang kekuasaan atas orang lain.
Kebaikan mereka bukanlah kebaikan yang sesungguhnya, melainkan tindakan yang telah direncanakan untuk membuat seseorang berhutang budi kepada mereka.
- Perilaku pribadi dan publik sangat berbeda
Di depan publik, seorang narsis altruistik akan membuat diri mereka tampak seperti orang yang paling dermawan di dunia.
Beberapa orang bahkan mungkin mempercayainya.
Tapi hanya itu saja, tidak ada yang benar-benar tahu di balik pintu.
- Kebaikan yang ditunjukkan di depan umum adalah hal yang berbeda
Menemukan orang narsis itu mudah.
Carilah orang yang berusaha keras menyakinkan orang lain bahwa mereka adalah orang paling baik dan penuh kasih sayang.
Mereka senang menjadi sorotan dan bersedia melakukan apa saja.
Namun, mereka tidak benar-benar peduli tentang memberi kembali.
Apa yang mereka pedulikan adalah kekaguman dan pujian yang menyertainya.
Perbuatan baik sebatas untuk dokumentasi dan dipublikasikan dengan baik.
- Mendambakan pujian sepanjang waktu
Mereka adalah sosok yang mendambakan pujian dan kekaguman dari orang lain.
Tindakan kebaikan mereka seringkali menjadi sarana untuk mencapai tepuk tangan dan sanjungan.
- Mereka berpikir dan bertindak seolah-olah lebih unggul dari orang lain
Salah satu tanda mencoloknya adalah mereka percaya lebih unggul daripada orang lain karena semua hal baik yang mereka lakukan.
Rasa percaya diri mereka yang tinggi seringkali membuat mereka bertindak seolah-olah mereka lebih baik hati, lebih beretika, dan secara keseluruhan adalah orang yang lebih baik.
Cara berpikir ini membuat mereka memandang rendah orang lain.
- Memiliki ego yang sangat rapuh
Narsis altruistik memiliki rasa percaya diri yang sangat rapuh. Mereka bergantung pada validasi eksternal.
Pujian sangat mereka butuhkan atas perbuatan baik mereka.
Ketika tidak mendapatkannya, mereka akan merasakan sakit hati yang amat sangat.
- Bisa sangat manipulatif dan eksploitatif
Salah satu tanda halus dari narsis altruistik adalah mereka menggunakan kebaikan mereka sebagai alat mengendalikan orang lain.
Kemurahan hati mereka seperti memiliki biaya tersembunyi yang melekat padanya karena sebenarnya kebaikan mereka sekedar transaksi.
***

Share this article
narsis altruistik ini masih asing bagimu? Secara istilah, narsis altruistik ini bisa dikatakan sama maknanya dengan musang berbulu domba.