AYOJAKARTA.COM - Sebagian besar dari kita pasti pernah mendengar hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya berpuasalah niscaya kalian sehat.
Selama ini mungkin kita hanya mengasosiasikan hadits tersebut sebagai kesehatan fisik atau jasmani.
Tapi, menurut psikiater Santi Yuliani di akun Instagram @santi_psychiatrist yang dikutip AyoJakarta.com (22/3/2024) ternyata puasa juga memiliki dampak pada kesehatan mental atau jiwa.
Menurut dr. Santi, berpuasa melibatkan pengendalian diri dan disiplin, yang dapat membantu mengembangkan kemampuan untuk mengatasi godaan dan mencegah impulsivitas.
Kedua hal ini bagus dalam membangun ketahanan mental.
Selain itu puasa membantu untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi dengan mengurangi gangguan yang berasal dari proses pencernaan.
Baca Juga: Permudah Jemaah, Kemenag Terapkan Fikih Haji Ramah Lansia Tahun Ini
Menurut dr. Santi, beberapa pasiennya merasa lebih tenang dan fokus saat berpuasa.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat menekan hormon stres seperti kortisol.
Dalam beberapa kasus, penurunan kadar kortisol dalam tubuh ini dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.
Selama bulan puasa, waktu tidur dan terjaga menjadi lebih teratur dan terjadwal. Hal ini bagus untuk memperbaiki siklus tidur.
Regulasi pola makan dan perubahan hormonal berpotensi mempengaruhi siklus tidur dan memberikan dampak positif pada kesehatan mental.***

Share this article
Berpuasa ternyata memiliki manfaat yang positif untuk kesehatan mental. Simak penjelasannya menurut Psikiater berikut.