AYOJAKARTA.COM -- Salah satu tradisi yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia di penghujung Ramadhan adalah Mulih Dilik atau disingkat mudik.
Mudik atau pulang ke kampung halaman sementara waktu, selain bertujuan untuk silaturahmi juga dianggap sebagai puncak kemenangan Ramadhan.
Bagi sebagian kalangan, Mudik di penghujung Ramadhan juga merupakan bentuk penerapan ajaran Sangkan Paraning Dumadi dalam dimensi fisik.
Baca Juga: KAI Siapkan Kereta Api Tambahan untuk Mudik Lebaran 2024, Ini Daftar Kota Tujuannya
Berkenaan dengan mudik lebaran, Kementerian Perhubungan menggandeng Badan Pusat Statistik serta Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk menggelar survei.
Dari hasil survei yang dilakukan tersebut, Kementerian Perhubungan mendapatkan sejumlah data mengenai mobilitas masyarakat pada periode mudik mendatang.
Mudik tahun 2024, Kementerian Perhubungan memprediksi terdapat sekitar 193,6 juta atau 71,7 persen masyarakat Indonesia yang akan melakukan mobilisasi saat musim lebaran.
Persentase dan angka tersebut dinilai cukup signifikan jika dibandingkan pada tahun 2022 yang tercatat sebanyak 85 juta dan 123,8 juta di tahun 2023.
Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub 2024 Naik Kapal Dibuka Hari Ini, Catat Persyaratannya!
Sebanyak 39,32 juta menggunakan armada kereta api, 37,61 bus, serta sebanyak 35,42 juta pemudik yang memilih mobil pribadi dan 31,12 juta bersepeda motor.
Provinsi Jawa Tengah diprediksi akan kembali menjadi pusat mobilisasi arus mudik dengan jumlah pemudik mencapai 61,6 juta jiwa.
Sementara Jawa Timur menempati urutan kedua dengan 37,6 pemudik dan Jawa Barat dengan jumlah perkiraan pemudik sebanyak 32,1 juta jiwa.
Terkait dengan estimasi atau perkiraan puncak arus mudik, Kemenhub memprediksi akan terjadi pada 8 April 2024.
Sementara puncak pelaksanaan arus balik para pemudik, Kemenhub memperkirakan akan terjadi pada tanggal 14 April 2024.
Sehubungan dengan potensi kenaikan dengan jumlah pemudik di tahun 2024, Kementerian Perhubungan juga menyediakan akses mudik gratis.
Selain menyediakan armada kereta api dan bus, Kemenhub juga menyediakan Kapal untuk mengantisipasi animo mudik masyarakat yang tinggi.
Dengan adanya kebijakan mudik gratis, Adita Irawati selaku Jubir Kemenhub berharap akan mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi.
Baca Juga: Info Mudik Gratis 2024 Pemprov DKI Jakarta: Pendaftaran, Syarat, Rute dan Kuota Cek di Sini
“Kami berharap masyarakat mudik menggunakan angkutan umum atau memanfaatkan program mudik gratis ini,” jelasnya.
Pada tahun 2024 ini, Kemenhub menyediakan kuota sebanyak 28.196 penumpang dan 12.180 unit sepeda motor untuk jenis layanan mudik menggunakan kereta api.
Untuk mempermudah pendataan calon peserta, Kemenhub menyediakan waktu pendaftaran hari ini hingga tanggal 18 April 2024.
Para pemudik yang memenuhi syarat, akan diberangkatkan menggunakan kereta api pada tanggal 2 hingga 8 April serta tanggal 13 hingga 18 April 2024.***

Share this article
Sehubungan dengan potensi kenaikan dengan jumlah pemudik di tahun 2024, Kementerian Perhubungan juga menyediakan akses mudik gratis.