AYOJAKARTA.COM – Peristiwa trauma merupakan suatu kejadian di masa lalu yang akan tersimpan secara kuat di alam bawah sadar seseorang.
Dalam kondisi tertentu, seseorang dengan luka trauma berat di masa lalu seringkali membuat suatu pola coretan baik pada media kertas dinding atau sejenisnya.
Namun tanpa disadari, pola coretan tersebut seringkali merupakan gambaran atas kondisi trauma yang masih tersimpan di alam bawah sadar.
Untuk lebih memahami jenis trauma yang dialami atau dimiliki seseorang, terdapat enam pola coretan untuk bisa dijadikan sebagai salah satu pendekatan dalam menganalisa.
Baca Juga: KPM Wajib Tahu, Ini Tahapan Proses Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan dan BPNT Februari-Maret 2024
Tentukan salah satu dari keenam pola coretan tersebut, dan ilmu psikologi akan mencoba mengurai trauma masa lalu yang banyak mempengaruhi kehidupan seseorang.
Setelah berhasil menentukan salah satu dari keenam pilihan pola coretan tersebut, berikut ini merupakan penjabarannya.
Seseorang yang memilih pola coretan di gambar Nomor Satu, analisa psikologi menyimpulkan bahwa orang tersebut memiliki ketakutan untuk mempercayai orang lain.
Sebagai solusi dari kondisi tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan berhenti menciptakan harapan berlebih kepada orang lain.
Jika pola coretan yang dipilih adalah gambar Nomor Dua, hal tersebut menandakan adanya rasa takut akan kesepian sehingga berpotensi kehilangan diri sendiri.
Seseorang yang menghadapi situasi tersebut perlu meyakinkan diri sendiri, bahwa rasa takut akan kesendirian merupakan penghalang menuju kebahagiaan.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Baru Perlu Tahu! 7 Kampus dengan Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia versi AUR
Jika memilih gambar Nomor Tiga, psikologi menilai bahwa orang tersebut sedang mengalami rasa takut akan pendapat orang lain.
Perlu dipahami bahwa setiap individu unik sehingga tidak perlu takut dinilai buruk oleh orang lain, selama tidak merugikan diri sendiri dan orang di sekitar.
Apabila pola coretan yang dipilih adalah Nomor Empat, hal tersebut menunjukkan adanya rasa takut dalam mengambil resiko.
Untuk dapat keluar dari rasa takut tersebut adalah dengan meyakini dan mempercayai kemampuan diri sendiri.
Makna tersimpan di gambar Nomor Lima, psikologi menilai adanya rasa takut tidak dihargai atau dijauhi orang lain.
Agar terlepas dari rasa takut tersebut, seseorang perlu melatih fokus atas hal-hal yang disukai dan menemukan versi terbaiknya.
Sementara seseorang yang memilih pola coretan di gambar Nomor Enam, hal tersebut menunjukkan adanya rasa takut untuk kembali mencintai orang lain.
Keraguan pada diri sendiri karena trauma pengkhianatan, akan menutup keberanian untuk mendapatkan cinta sebagaimana yang telah disediakan Tuhan.

Share this article
Terdapat enam pola coretan untuk kamu pilih dan bisa dijadikan sebagai salah satu pendekatan dalam menganalisa.