AYOJAKARTA.COM -- Pergerakan energi atau energy motion atau sering disebut emosi merupakan suatu kondisi yang tidak boleh dipendam.
Sebab emosi yang dipendam atau direpresi tidak akan bisa hilang dengan sendirinya, serta dapat mempengaruhi kualitas kehidupan seseorang dalam jangka panjang.
Emosi yang dirasakan atau dialami seseorang, perlu dilepas atau dilampiaskan dengan elegan sebelum beralih ke tahap memaafkan.
Baca Juga: 3 Tanda Bahwa Kamu Mulai Kehilangan Tujuan Hidup
Berbeda dengan emosi positif seperti bahagia dan cinta yang cenderung mudah dilepas, kebanyakan manusia justru senang memendam emosi negatif.
Energy motion atau emosi negatif yang dialami seseorang bisa hadir karena rasa sakit hati, tidak dihargai, direndahkan dan sejenisnya.
Kemampuan seseorang dalam melepas dan melampiaskan emosi dengan cara yang tidak merusak baik ke diri sendiri maupun orang lain biasa disebut dengan kecerdasan emosi.
Mengingat pentingnya menjadi manusia yang “Netral”, berikut ini adalah tanda-tanda seseorang yang terlalu banyak memendam emosi negatif.
Tanda pertama dari seseorang yang sering memendam emosi adalah menjadi pribadi mudah tersinggung karena persoalan sederhana.
Orang yang memendam emosi, akan cenderung menganggap bahwa dirinya sedang menjadi pusat dari segala permasalahan sehingga mudah menyerang orang lain.
Tanda selanjutnya dari seseorang yang memendam emosi adalah sering memiliki keinginan untuk menangis, tanpa memahami penyebabnya.
Baca Juga: 6 Tanda Orang Egois, Kamu Salah Satunya? Cek Diri Sendiri dan Teman-temanmu!
Emosi yang terpendam di dalam diri, akan menjadikan seseorang mengalami kebingungan sehingga lebih cenderung kesulitan dalam memahami diri sendiri.
Orang yang sering memendam emosi juga cenderung ditandai dengan adanya keinginan untuk berteriak dengan sekeras-kerasnya.
Tanda keempat dari seseorang yang sering memendam emosi, dan menjadi tolok ukur paling mudah dikenali orang terdekat adalah munculnya keinginan melukai diri sendiri.
Selain memiliki keinginan untuk melukai dan menyakiti diri sendiri, orang yang memendam emosi juga memiliki keinginan untuk menyakiti orang lain di sekitarnya.
Seseorang yang memiliki hubungan baik serta mencintai diri sendiri, kecil kemungkinan memiliki niat untuk melukai diri sendiri terlebih sampai melukai orang lain.
Karena itu dalam dunia psikologi sering dijelaskan, hubungan seseorang dengan dirinya sendiri dapat terlihat dan tercermin jelas dari cara memperlakukan orang lain.
Tanda kelima dari seseorang yang sering memendam emosi adalah intensitas timbulnya rasa gregetan yang tiba-tiba muncul.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Memiliki Kepribadian Narsistik, Ingin Jadi Pusat Perhatian hingga Mudah Memanipulasi
Selain sering merasakan gregetan, orang yang memendam emosi juga terkadang mengalami rasa sesak atau tidak nyaman di bagian dada serta perut.
Kesehatan mental dan kondisi kejiwaan seseorang merupakan hal esensial, maka penting bagi setiap pribadi belajar untuk melepaskan emosi, terlebih emosi negatif. ***

Share this article
Simak ini tanda-tanda orang terlalu banyak memendam emosi negatif, awas bisa membentuk karakter manipulatif dan agresif.