6 Hal yang Bisa Merebut Kedamaian Hidupmu, Apa Saja? Simak di Sini!

Ilustrasi kedamaian hidup
Ilustrasi kedamaian hidup

AYOJAKARTA.COM -- Siapa yang tak ingin hidup damai, aman dan sejahtera?

Semua orang pasti menginginkan kedamaian dalam kehidupan mereka.

Namun, apa jadinya jika kedamaian tersebut direbut hal yang tidak kita disadari?

Maka dari itu, seseorang perlu mengenali hal atau musuh yang bisa merebut kedamaian dalam hidup.

Baca Juga: 8 Tanda Dia adalah Teman Palsu untukmu, Waspadalah!

Apabila kedamaian tersebut berhasil direbut maka seseorang tak lagi bisa menjadi diri sendiri dan sulit merasa bahagia.

Semua orang berhak hidup damai dan bahagia terlepas dari masalah apa yang sedang dihadapi, karena kedamaian merupakan tujuan hidup semua orang.

Lantas, apa saja hal atau musuh yang bisa merebut kedamaian hidup yang sedang dijalani?

Berikut ulasannya dikutip ayojakarta.com dari Instagram @animolife, Sabtu (23/12/2023).

Baca Juga: 9 Jurusan Kuliah Langka yang Hanya Ada Satu di Indonesia, Tertarik Daftar?

1. Keinginan mengubah orang lain

Musuh pertama yang bisa merebut kebahagiaan dalam hidup yaitu keinginan mengubah orang lain.

Setiap orang pasti memiliki sifat masing-masing dan terkadang beberapa sifat seringkali dianggap tak sesuai dengan diri sendiri.

Hal ini membuatmu berkeinginan mengubah orang tersebut menjadi seperti yang kamu inginkan.

Misalnya saja, kamu ingin mengubah sifat orang tua, bos, teman kerja, teman sekolah hingga pasangan.

Untuk menghilangkan keinginan ini dan mencapai kedamaian dalam hidup, kamu perlu mengontrol pikiran, tindakan dan responsmu terhadap orang lain.

Baca Juga: 4 Tipe Orang Tak Berkelas yang Bikin Orang Lain Ilfeel, Kamu Salah Satunya?

2. Sisi people pleaser

Musuh kedua yang bisa merusak kedamaian hidup yang sedang dijalani yaitu adanya sisi people pleaser dalam dirimu.

Kamu merupakan orang yang tak berani menolak karena merasa tak enak dan membeli barang demi mendapat pengakuan.

Bahkan kamu rela melakukan apapun hanya demi bisa diterima orang lain.

Untuk bisa menghilangkan sisi people pleaser ini dan meraih kedamaian hidup, kamu perlu menerima, menyayangi dan mengenali diri sendiri.

Kamu perlu hidup untuk bisa menjadi diri sendiri tanpa harus berpura-pura menjadi orang lain.

Baca Juga: 4 Tanda Orang Lain Tak Nyaman denganmu, Tiba-tiba Diam Salah Satunya

3. Rasa iri

Musuh selanjutnya yang bisa merebut kedamaian dalam kehidupan yang sedang dijalani yaitu adanya rasa iri dalam dirimu.

Kamu menjadi orang yang mudah iri dengan pencapaian, harta, latar belakang, pasangan dan kebahagiaan orang lain.

Rasa iri yang muncul ini bisa merusak kehidupanmu bahkan merebut kedamaian dan ketenangan dalam hidup.

Untuk bisa menghilangkan rasa iri dalam dirimu dan mencapai kedamaian dalam hidup, kamu perlu menjadikan orang lain sebagai inspirasi bukan sebagai komparasi.

Fokuslah pada pengembangan diri sendiri dan bukan fokus pada kehidupan orang lain.

Baca Juga: Membaca Kepribadian Seseorang dari Hewan Favorit: Kamu Lebih Suka Anjing, Kucing, Ikan atau Kelinci?

4. Sabotase diri

Salah satu musuh atau hal yang bisa merebut kedamaian dalam kehidupan yang sedang dijalani yaitu melakukan sabotase diri.

Kamu menjadi orang yang suka menunda-nunda dalam hal pekerjaan dan mengabaikan apa yang sebaiknya harus dilakukan.

Kamu perlu disiplin dalam menyayangi diri sendiri dan bisa membedakan mana menyayangi dan memanjakan diri.

Hal ini agar kamu bisa mencapai kedamaian dalam hidup.

Baca Juga: Berani Coba? 5 Hal Sederhana Ini Bisa Buat Hidupmu Berubah, Ada Stop Naik Kendaraan?

5. Rasa benci

Rasa benci menjadi salah satu musuh yang bisa merebut kebahagiaan dalam kehidupan.

Hidup sambil memelihara rasa benci terhadap orang yang pernah menyakitimu pasti akan terasa berat dan membebani langkahmu.

Kamu harus belajar memaafkan dan menerima agar hidup dipenuhi kedamaian.

Baca Juga: 5 Hal yang Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Umbar ke Orang Lain Apalagi Medsos, Hati-Hati Ya!

6. Pikiran masa lalu atau masa depan

Salah satu musuh atau hal yang bisa merebut kedamaian dalam kehidupan yang sedang dijalani yaitu pikiran tentang masa lalu atau masa depan.

Kamu selalu memikirkan tentang ketakutan tentang masa depan dan selalu memikirkan rasa penyesalan akan masa lalu.

Padahal, selalu memikirkan tentang masa depan ataupun masa lalu tak akan mengubah apapun, lebih baik fokus dan memikirkan saat ini.

Hiduplah secara sadar sepenuhnya dan fokus di masa kini agar kedamaian datang menghampirimu.

Itulah enam hal atau musuh yang bisa merebut kedamaian dalam kehidupanmu, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sabotase diri
# people pleaser
# benci
# Masa Lalu
# hal
# Hidup
# iri
# masa depan
# kedamaian

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.