AYOJAKARTA.COM -- Siapa manusia di dunia ini yang tidak pernah marah?
Semua orang pasti pernah marah, yang menjadi pembeda yaitu apa yang dilakukan ketika sedang marah.
Marah merupakan salah satu jenis emosi yang terjadi ketika seseorang merasa kesal, kecewa hingga frustasi akan suatu hal.
Namun, marah yang berkepanjangan ternyata bisa membuat kesehatan menjadi terganggu.
Baca Juga: Cek Kotamu! 10 Wilayah di Jateng yang Warganya Paling Panjang Umur, Posisi Pertama Bukan Semarang
Tak jarang banyak sekali orang yang menyesal karena dikuasai rasa marah.
Maka dari itu, marah perlu dikendalikan agar tak menyakiti diri sendiri maupun orang lain.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan ketika seseorang sedang marah, apa saja?
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @psikologiindonesia_ pada Jumat (24/11/2023), berikut lima hal yang bisa dilakukan ketika marah.
Baca Juga: 5 Hal yang Hanya Dipahami oleh Pemilik Kepribadian Ambivert, Ada di Kamukah Salah Satunya?
1. Tarik napas dalam-dalam
Cara pertama yang bisa dilakukan ketika marah yaitu menarik napas dalam-dalam.
Saat marah, tubuh akan memasuki keadaan yang dikenal sebagai respons fight or flight yang membantu tubuh bersiap untuk mengambil tindakan.
Untuk mengendalikan rasa marah, kamu perlu fokus pada pernapasan.
Tarik napas perlahan, dalam dan terkendali.
Melakukan teknik pernapasan ini akan memberimu waktu menenangkan diri, meluangkan waktu untuk berpikir dan merespons dengan cara yang tak menimbulkan efek negatif dalam jangka panjang.
Baca Juga: 7 Langkah Mudah Menghilangkan Kebiasaan Menunda, Ternyata Bisa Mulai dengan Lakukan Hal Kecil Ini!
2. Ubah cara berpikir
Cara kedua yang bisa dilakukan ketika marah yaitu dengan mengubah cara berpikir.
Salah satu cara mengurangi rasa marah yaitu dengan mengubah cara berpikir tentang peristiwa, orang atau situasi.
Terdapat sebuah teknik yang sering digunakan dalam beberapa jenis terapi yaitu cognitive reframing.
Ini merupakan sebuah teknik untuk mengubah cara berpikir orang tentang hal yang terjadi pada dirinya.
ketika bisa mengubah pemikiran ini, maka kemungkinan emosi negatif seperti marah bisa berkurang.
Baca Juga: Jangan Sampai Nyesel: 5 Hal Penting yang Harus Kamu Lakukan agar Tidak Menyesal di Waktu Tua
3. Setelah tenang bisa mengungkapkan apa yang membuat marah
Cara selanjutnya yang bisa dilakukan setelah tenang yaitu mengungkapkan apa yang membuatmu marah.
Setelah bisa berpikir jernih, segera ungkapkan rasa frustasi yang dirasakan secara tegas namun tidak konfrontatif.
Sampaikan kekhawatiran dan kebutuhanmu kepada orang yang dimaksud dengan jelas dan langsung, tanpa menyakiti atau berusaha untuk mengendalikannya.
Baca Juga: 7 Hal yang Perlu Dihindari Oleh High Value Woman, Penasaran? Yuk Cek di Sini
4. Gunakaan 'aku' statement
Salah satu cara yang bisa dilakukan ketika marah yaitu dengan menggunakan 'aku' statement.
Saat marah, seseorang cenderung ingin memberikan kritik atau menyalahkan orang lain.
Tentu saja hal ini hanya akan meningkatkan ketegangan.
Maka dari itu, dalam menyampaikan apa yang membuatmu marah gunakan 'aku' statement untuk menjelaskannya.
Jangan lupa untuk memastikan bahwa kamu tetap menggunakan bahasa yang sopan.
Baca Juga: Ternyata Ini yang Bakal Terjadi Jika Anda Mengurangi Makan Daging, Hal Positif?
5. Latihan keterampilan relaksasi
Latihan keterampilan relaksasi menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan ketika sedang dikuasai rasa marah.
Saat marah datang, cobalah melakukan mindfulness exercises atau deep breathing exercises untuk menenangkan diri sendiri.
Kamu juga bisa membayangkan pemandangan yang menenangkan serta bisa mengulangi kata atau frasa yang menenangkan dirimu.
Selain itu, kamu juga bisa mencoba mendengarkan musik, menulis jurnal, melakukan yoga hingga gerakan apapun yang mendorong relaksasi ketika marah.
Itulah lima cara yang bisa dilakukan ketika marah, semoga bermanfaat.***

Share this article
Berikut ini lima hal yang bisa dilakukan ketika marah, dari tarik napas dalam-dalam hingga relaksasi.