Wajib Tahu! Inilah 3 Perbedaan antara Positive Thinking dan Toxic Positivity, Yuk Simak di Sini

Illustrasi.Wajib Tahu! Inilah 3 Perbedaan antara Positive Thinking dan Toxic Positivity, Yuk Simak di Sini
Illustrasi.Wajib Tahu! Inilah 3 Perbedaan antara Positive Thinking dan Toxic Positivity, Yuk Simak di Sini

AYOJAKARTA.COM - Selalu positive thinking dalam menjalani kehidupan merupakan hal yang baik. Namun, belakangan ini sering muncul istilah yang disebut dengan toxic positivity.

Toxic positivity merupakan sisi gelap dari positive thinking. Ini merupakan sebuah kondisi di mana seseorang sebenarnya sedang tidak baik-baik saja selalu memaksa untuk berpikiran positif.

Sayangnya, masih banyak orang-orang yang masih belum bisa membedakan mana positive thinking yang baik dan mana yang sudah masuk dalam toxic positivity.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Asah Analisamu dengan Temukan 1 Gembok yang Sudah Terbuka di Antara Gembok Terkunci

Keduanya jelas berbeda, hal ini karena positive thinking yang berlebihan dan mengarah pada toxic positivity bisa menghancurkan diri sendiri.

Positive thinking yang dilakukan secara berlebihan sebenarnya dilakukan untuk menghindar dari perasaan yang tidak nyaman.

Selain itu, toxic positivity tidak hanya dilakukan oleh orang lain kepada diri kita sendiri tapi bisa juga diri sendiri yang melakukannya.

Lantas, bagaimana sih perbedaan antara positive thinking dan juga toxic positivity?

Dikutip dari akun Instagram @mudahbergaul, berikut ini perbedaan antara positive thinking dengan toxic positivity.

Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kaki, Cari Tahu Kamu Sosok Karismatik atau yang Sulit Dibujuk?

1. Bersyukur

Perbedaan pertama antara positive thinking dan toxic positivity bisa dilihat dari caranya bersyukur.

Orang dengan positive thinking yang baik, maka mereka akan bersyukur dengan menerima. Bersyukur dan tetap bisa menerima kesedihan, perasaan, atau masalah yang sedang terjadi.

Sedangkan mereka yang melakukan toxic positivity, maka mereka akan bersyukur dan diikuti adu nasib dengan orang lain.

2. Jujur

Perbedaan yang kedua antara positive thinking dengan toxic positivity bisa terlihat dari kejujuran mereka kepada diri sendiri.

Orang dengan positive thinking yang baik, mereka akan jujur terhadap diri sendiri tentang apa yang sedang dirasakannya.

Mereka akan mengatakan sedih saat merasa sedih, akan mengatakan marah saat merasa marah, akan mengatakan kecewa saat merasakan kecewa.

Sedangkan orang dengan toxic positivity, mereka akan berbohong terhadap diri sendiri tentang perasaannya.

Mereka akan akan mengatakan "tidak apa apa" walaupun sebenarnya sedang sedih, akan mengatakan "tidak apa apa" walaupun sebenarnya sedang marah dan kecewa.

Baca Juga: Paslon Capres Cawapres Pilpres 2024 Sudah Miliki Nomor Urut, AMIN Nomor Berapa?

3. Saat menghadapi masalah

Perbedaan yang selanjutnya antara orang dengan positive thinking yang baik dengan toxic positivity bisa terlihat saat menghadapi masalah.

Orang dengan positive thinking yang baik akan fokus dengan solusi. Mereka bisa menerima kondisi dan tetap bisa fokus untuk mencari solusi.

Sedangkan orang dengan toxic positivity, mereka akan menghindar dari masalah. Mereka akan lari dari masalah dengan tameng "positive thinking".

Misalnya mereka akan mengatakan "udahlah positive thinking aja" atau "udah lah lupain aja".

Itulah tadi informasi mengenai 3 perbedaan antara positive thinking dengan toxic positivity. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Positive thinking
# Toxic Positivity
# Perbedaan

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.