Tanda Kamu Mengalami Kekerasan Emosional dalam Hubungan, Yuk Cari Tahu di Sini

Ilustrasi. Mengalami Kekerasan Emosional
Ilustrasi. Mengalami Kekerasan Emosional

AYOJAKARTA.COM - Tidak hanya kekerasan fisik dan seksual saja yang bisa terjadi dalam sebuah hubungan, tapi ada juga kekerasan emosional.

Kekerasan emosional yang terjadi dalam sebuah hubungan biasanya sering dianggap sering dianggap remeh karena sifatnya yang lebih halus dan bisa membingungkan korbannya.

Umumnya seseorang yang mengalami kekerasan emosional dalam sebuah hubungan tidak sadar jika sudah menjadi korban karena bentuk kekerasan yang tidak terlihat.

Baca Juga: Wakil Ketua KPK Alexander Marwata Diperiksa Dewas KPK, Ada Hubungan dengan Syahrul Yasin Limpo?

Tapi ternyata, kekerasan emosional bisa memberikan dampak negatif yang cukup berat, seperti mencoreng harga diri dan percaya diri, depresi, trauma bahkan hingga bunuh diri.

Karena dampak yang ditimbulkan sangat merusak, maka penting untuk mengenali sedini mungkin tanda-tanda kekerasan emosional pada hubungan yang sedang kamu jalin.

Lantas, apa saja sih tanda kamu mengalami kekerasan emosional dalam hubungan?

Baca Juga: Soal Isu Keretakan Hubungan dengan Megawati, Masinton Sebut Ketum PDIP Selalu Sayang Jokowi

Dikutip dari akun Instagram @meaningful.me, berikut ini tanda kamu mengalami kekerasan emosional dalam hubungan.

1. Sering menyalahkan

Tanda kamu mengalami kekerasan emosional dalam hubungan yaitu kamu sering disalahkan oleh pasanganmu.

Kamu sering mendapatkan kalimat-kalimat yang yang menyalahkan, dan ini besar kemungkinannya jika pasanganmu sedang membuat perilaku gaslighting.

Pasanganmu sebagai pelaku akan terus bersikeras memelintir fakta sehingga kamu akan mulai meragukan kebenaran versi dirimu sendiri.

2. Posesif

Tanda kamu mengalami kekerasan emosional dalam sebuah hubungan yaitu kamu sering mendapatkan perlakukan yang posesif dari pasangan.

Tentu saja semua orang ingin diperhatikan oleh pasangan, namun jika berlebihan hingga mengarah pada perilaku posesif tentu saja hal ini tidak baik untuk hubungan.

Cemburu adalah hal yang normal terjadi dalam sebuah hubungan, tapi dengan catatan masih dalam batas wajar.

Baca Juga: Sering Dikomentari Tidak Sedap Oleh Sekjen PDIP, Bapilpres Projo Ungkap Hubungan Antara Jokowi dengan PDIP

Sikap terlalu posesif dan cemburu yang berlebihan bisa memicu pasangan untuk bersikap kasar terhadapmu.

3. Mengucapkan kata-kata yang menyakitkan dan dianggap sebagai candaan

Tanda kamu mengalami kekerasan emosional dalam sebuah hubungan yaitu kamu sering menerima ucapan yang menyakitkan dan dianggap sebagai sebuah candaan.

Tentu saja sangat menyakitkan rasanya ketika menerima kata-kata yang negatif dari pasangan.

Tapi saat kamu menegurnya, mereka akan langsung membantah dan menyepelekan dengan menganggap bahwa perkataan tersebut hanya sebuah candaan.

Maka, berhati-hatilah karena sikap buruk yang dimilikinya ini sudah melecehkanmu secara emosional.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Elang atau Kelinci? Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Sifatmu dalam Menjalin Hubungan

4. Harus meminta maaf padahal tidak salah

Salah satu tanda kamu sedang mengalami kekerasan emosional dalam sebuah hubungan yaitu kamu harus meminta maaf padahal kamu tidak salah.

Dalam kasus ini, pasanganmu sengaja merendahkan, membuat kamu tidak berdaya dan sering kali menempatkan kamu pada pihak yang salah.

Sehingga, kamu akan terus menerus meminta maaf walaupun sebenarnya bukan kamu yang salah.

5. Pasangan selalu tidak ada untukmu

Pasangan selalu tidak ada untukmu menjadi salah satu tanda kamu sedang mengalami kekerasan emosional.

Mungkin pada awalnya, pasangan akan bersikap romantis kepadamu dengan tujuan agar membuat kamu percaya bahwa ia menyayangimu.

Namun, saat kamu larut dalam permainannya, pasangan akan bersikap manipulatif dan berperilaku kasar secara verbal.

Mereka akan berdalih bahwa ini merupakan sebuah bentuk kasih sayang terhadapmu. Dan tanpa disadari, kamu akan mulai menyalahkan diri sendiri karena sudah menuduh yang tidak-tidak.

Baca Juga: Tidak Ingin Menjalin Hubungan? Ini 7 Tips Menolak Lawan Jenis Tanpa Harus Bikin Dia Sakit Hati

6. Meremehkan

Meremehkan menjadi salah satu tanda bahwa kamu sedang mengalami kekerasan emosional dalam sebuah hubungan.

Pasanganmu akan terus menerus merendahkan martabat dan juga kepercayaan dirimu. Ia bahkan tidak segan-segan untuk merendahkan dan juga meremehkan kemampuan yang kamu miliki.

Saat kamu terus menerus diremehkan oleh pasangan, hal ini tentu saja akan membuat harga dirimu jatuh.

Padahal, mendapatkan dukungan dari pasangan adalah hal yang sangat berarti untuk menumbuhkan rasa percaya dirimu.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Lihat Burung atau Wajah Wanita? Jawabanmu Ungkap Prioritas dalam Hubungan Percintaan

7. Mengancam

Salah satu tanda kamu mengalami kekerasan emosional dalam sebuah hubungan yaitu dengan kamu sering mendapatkan ancaman dari pasangan.

Saat pasangan mulai mengancam akan mengambil hal-hal penting dalam hidupmu, maka ini menjadi sinyal bahaya.

Bentuk ancaman yang kamu terima bisa bermacam-macam, seperti meninggalkan kamu, membeberkan rahasia atau ancaman lainnya.

Secara tidak langsung, kamu akan dipaksa untuk terus bergantung pada pasangan. Alih-alih mempererat hubungan, tekanan batin ini justru bisa mengganggu kesehatan emosional yang kamu miliki.

Saat kamu mengalami tanda-tanda di atas, cobalah untuk tidak menyalahkan diri sendiri. carilah pertolongan pada orang terdekat atau bantuan profesional untuk memberikan arahan terbaik bagi kelanjutan hubungan.

Itulah tadi informasi mengenai tanda kamu mengalami kekerasan emosional dalam hubungan. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# emosional
# kekerasan
# hubungan

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.