AYOJAKARTA.COM - Teknik Industri menjadi salah satu jurusan kuliah yang kerap menjadi favorit setiap tahunnya.
Revolusi 4.0 tentu menunjukkan perkembangan peradaban manusia yang berdampak besar dalam berbagai sektor, termasuk jurusan Teknik Industri.
Maka, untuk mengelola teknologi canggih saat ini dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas termasuk dari para lulusan jurusan Teknik Industri.
Baca Juga: 10 Jurusan Paling Menyenangkan, Auto Bahagia Selama Kuliah dan saat Cari Kerja, Ada Teknik Juga!
Bagi kamu yang akan masuk jurusan kuliah Teknik Industri, yuk cari tau prospek kerja dan gaji yang akan diterima lulusan prodi ini.
Dirangkum AyoJakarta.com dari berbagai sumber, berikut 7 prospek kerja dan gaji yang akan diterima lulusan jurusan kuliah Teknik Industri.
1. Quality Control
Pada prospek kerja yang pertama ini, para jurusan Teknik Industri memiliki tugas untuk mengawasi kualitas produk yang dihasilkan.
Termasuk memastikan bahan baku sesuai standar dan mengontrol proses produksi.
Dilansir AyoJakarta.com dari jobstreet.co.id, jika kamu masih pada level awal gaji yang akan kamu terima yaitu berkisar Rp3,5 juta hingga Rp8 juta.
Untuk level menengah gaji yang akan kamu terima sebesar Rp8 juta hingga Rp15 juta.
Sementara pada level manajer kamu bisa mendapatkan gaji lebih kecil atau sama dengan Rp15 juta.
2. Safety and Environment
Pada prospek kerja yang kedua untuk jurusan Teknik Industri ini di divisi Health, Safety, and Environment (HSE) yakni bertugas memastikan kesehatan, keselamatan, dan lingkungan kerja yang baik.
Dilansir AyoJakarta.com dari mutucertification.com, untuk gaji HSE ternyata tergantung sektor tempat kamu bekerja.
Namun, untuk bahan referensi berikut beberapa sektor perusahaan yang membutuhkan jurusan Teknik Industri sebagai HSE yang wajib kamu ketahui.
• Standar Gaji HSE Sektor Manufaktur
- Koordinator HSE (minimal lulusan S1 dengan pengalaman kerja 5-10 tahun), standar gajinya adalah Rp10-20 juta.
- Manajer HSE (minimal lulusan S1 dengan pengalaman kerja 10-15 tahun), standar gaji K3 ini adalah Rp20-30 juta.
• Standar Gaji HSE Sektor Konstruksi
- Manajer HSE (minimal lulusan D3 dengan pengalaman kerja 1 tahun), standar gaji K3 ini adalah Rp7-8 juta.
- HSE Supervisor (minimal lulusan S1 dengan pengalaman kerja 5 tahun), standar gaji HSE ini adalah Rp9-13 juta.
- HSE Officer (minimal lulusan S1 dengan pengalaman kerja 10 tahun), standar gajinya adalah Rp10-24 juta.
Tentu masih banyak lagi sektor perusahaan yang membutuhkan jurusan Teknik Industri untuk bekerja sebagai HSE.
3. Supply Chain and Logistic
Prospek kerja yang ketiga ini sangat cocok untuk jurusan Teknik Industri setelah lulus.
Permintaan untuk profesi ini tinggi dari lulusan Teknik Industri, dan menyediakan banyak lapangan kerja strategis di berbagai perusahaan.
Dilansir AyoJakarta.com dari smb.ittelkom-sby.ac.id, untuk gaji prospek kerja ini, level staf fresh graduate saja, rata-rata perusahaan yang bergerak di bidang supply chain berani memberi gaji lebih dari 5 juta rupiah.
Sementara menurut beberapa sumber terpercaya, staff supply chain di Indonesia rata-rata memiliki penghasilan mencapai 78,3 juta setiap tahunnya.
Baca Juga: 20 Jurusan Paling Ketat Jalur SNBP PTN 2023 se-Indonesia, Ternyata Hukum dan Kedokteran Nggak Masuk
4. Warehouse
Pada jurusan kuliah Teknik Industri, kamu diharuskan untuk bekerja cepat.
Penting untuk pekerjaan di divisi warehouse yang memerlukan kecepatan dan ketepatan melayani divisi lain.
Dilansir dari jobstreet.co.id, prospek kerja di divisi ini sangat krusial dalam industri logistik dan manufaktur.
Gaji bulanan rata-rata untuk pekerjaan staf gudang atau warehouse di Indonesia berkisar dari Rp4 juta hingga Rp5 juta.
Baca Juga: Top 5 Jurusan Kuliah Termahal di Indonesia, Fashion Design Estimasi Biayanya Bisa Sampai Rp500 Juta?
5. Digital Transformation Management
Perusahaan perlu jurusan Teknik Industri untuk transformasi digital di kemajuan digital Era Industri 4.0.
Prospek kerja ini dibutuhkan oleh perusahaan di masa depan, dan lulusan dari Teknik Industri selalu diburu untuk menjadi manager transformasi digital.
Untuk bocoran gaji yang diterima pada prospek kerja ini memang berbeda-beda.
Namun, sebagai gambaran umum gaji yang akan diterima lebih dari Rp10 juta.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UNDIP, padahal Punya Prospek Kerja Keren dan Gaji Fantastis!
6. Product Analyst
Lulusan dari jurusan kuliah Teknik Industri memiliki banyak kemampuan mulai dari statistik hingga ekonomi.
Dilansir dari girlsbeyond.com, prospek kerja jurusan ini banyak di sini, posisi yang menganalisis market data untuk memastikan produk yang dipasarkan sesuai dengan tren.
Untuk gaji posisi product analyst cukup besar, yaitu Rp10 juta per bulan di Indonesia.
Baca Juga: 10 PTN dengan Jurusan Psikologi Terbaik di Indonesia, Nomor 1 Bukan UGM, Lalu Kampus Mana?
7. Project Management
Lulusan dari Teknik Industri dibutuhkan pada prospek kerja ini. Jika kamu berada di posisi ini, maka kamu bisa mendapatkan peningkatan gaji dengan cepat.
Tugas utamanya adalah menganalisis efisiensi dan efektivitas proses produksi, serta dapat mengatur tim kerja untuk mencapai kesuksesan proyek secara keseluruhan.
Gaji yang dihasilkan rata-rata dari posisi pekerjaan ini untuk lulusan Teknik Industri berkisar Rp 5-8 juta per bulan.
Demikian informasi terkait prospek kerja jurusan kuliah Teknik Industri lengkap dengan kisaran gaji yang diterima. ***

Share this article
Lulusan Teknis Industri auto punya masa depan cerah, gaji bisa capai puluhan juta, cek prospek kerjanya di sini.