AYOJAKARTA.COM – Sewajarnya setiap wanita merupakan sosok pribadi yang banyak mengedepankan aspek perasaan atau mahluk batiniah.
Namun dalam perjalanan hidup, tidak setiap wanita bisa dengan mudah menggunakan perasaan sebagai salah satu perisai melindungi diri.
Akibatnya, seorang wanita lebih banyak mengedepankan aspek rasionalitas atau logika karena mengalami perasaan yang mati atau emotional numbness.
Dikutip dari Instagram @cewek_hijrahid, emotional numbness adalah suatu kondisi dimana seorang wanita mengalami penurunan reaksi emosional sehingga tidak mampu merasakan apapun.
Baca Juga: Kaki Pria atau Kaki Wanita? Yang Kamu Lihat Pertama Kali Mendeskripsikam Caramu Berkomunikasi
Dalam sejumlah fakta, terdapat beberapa peristiwa yang menjadi penyebab dari matinya rasa pada seorang wanita.
Mengalami kondisi terpuruk karena berduka, tersakiti berlebihan secara emosional atau bahkan karena suatu peristiwa trauma.
Seorang wanita yang mengalami mati rasa biasanya akan ditandai dengan beberapa perubahan, dan berikut adalah cirinya.
Pertama, wanita yang mengalami mati rasa akan kehilangan gairah atau minat sehingga terkesan tidak senang melakukan sesuatu yang sebelumnya disenangi.
Tanda atau ciri kedua dari seorang wanita yang mengalami mati rasa adalah adanya rasa terputus dan hampa serta jauh dari orang meski di keramaian.
Baca Juga: Gambar Wanita Nomor Berapa yang Paling Menarik? Pilihan akan Mengungkap Seperti Apa Kepribadian Kamu
Ciri ketiga dari wanita yang mengalami mati rasa adalah hadirnya rasa susah untuk bahagia karena semuanya terlihat biasa, datar dan sama.
Dalam sejumlah kondisi, wanita yang mengalami mati rasa bahkan sudah tidak lagi percaya bahwa kebahagiaan itu bisa dirasakan.
Jika seorang wanita cukup berani secara jujur untuk mengakui dan menyadari ketiga ciri atau tanda tersebut, maka langkah pemulihan diri bisa dilakukan.
Untuk bisa belajar menghidupkan rasa, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan berani menerima situasi yang sedang terjadi.
Baca Juga: Perhatikan! Ini 3 Tanda Kamu Pria yang Posesif, Bikin Wanita Nggak Betah
Setelah penerimaan dilakukan, langkah berikutnya adalah dengan mulai memberanikan diri mengungkapkan semua yang disimpan rapat-rapat dalam perasaan.
Suasana batin yang sangat berkecamuk tentu akan terasa sangat tidak menyenangkan dan bisa sangat sukar dikendalikan.
Karenanya, untuk bisa memulai tahap mengungkapkan rasa perlu dilakukan secara perlahan sambil terus berlatih, bisa dengan cara journaling ataupun konseling ke Ahli.
Setelah tumpukkan rasa yang selama ini tersimpan sudah berkurang, temukan lingkungan yang mendukung untuk menuju pemulihan diri.
Lakukan kegiatan-kegiatan ringan yang dapat memicu atau memulihkan semangat dan rasa kepercayaan diri.
Bagi setiap manusia baik pria atau wanita, energi atau citra negatif yang tersimpan di dalam hati, perasaan atau pikiran bukanlah hal membahagiakan untuk dipertahankan.***

Share this article
Sewajarnya setiap wanita merupakan sosok pribadi yang banyak mengedepankan aspek perasaan atau mahluk batiniah.