Tips Atur Keuangan Pakai Prinsip 10/20/30/40, Dijamin Kebutuhan Hidup Terpenuhi dan Punya Tabungan

Ilustrasi Tips Atur Keuangan Pakai Prinsip 10/20/30/40, Dijamin Kebutuhan Hidup Terpenuhi dan Punya Tabungan
Ilustrasi Tips Atur Keuangan Pakai Prinsip 10/20/30/40, Dijamin Kebutuhan Hidup Terpenuhi dan Punya Tabungan

AYOJAKARTA.COM – Banyak ilmu yang bisa diterapkan untuk mengelola keuangan agar tetap cukup dan memiliki tabungan.

Apalagi di zaman seperti sekarang ini, rasanya gaji berapapun seperti tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan yang semakin besar tiap harinya.

Belum lagi jika keluarga yang harus dipenuhi kebutuhannya memiliki banyak anggota seperti anak yang lebih dari satu.

Baca Juga: 5 Tips Mengatur Keuangan, Menyiapkan Masa Depan dengan Keuangan yang Stabil

Pasti sebagai tulang punggung haruslah memutar otak agar penghasilan yang didapat dari gaji bulanan bisa untuk mencukupi seluruh kebutuhan dalam keluarga.

Dalam dunia keuangan, ada sebuah rumus atau prinsip yang dapat digunakan untuk mengatur keuangan rumah tangga.

Prinsip atau rumus untuk mengatur keuangan rumah tangga tersebut dinamai prinsip 10/20/30/40.

Lantas bagaimanakah cara untuk mengatur keuangan dengan prinsip 10/20/30/40 tersebut? Dijelaskan oleh akun Tiktok @peterdendi pada (12/3/23) berikut penjelasannya.

Baca Juga: Tips Kelola Gaji ala Gaya Hidup Frugal Living, Gunakan Rumus Keuangan 4321 agar Cuan Cepat Bertambah

Sebagai informasi menggunakan prinsip 10/20/30/40 dalam mengatur keuangan tersebut sesuai dengan apa yang disarankan oleh para pakar perencanaan keuangan.

Nah berikut adalah cara untuk mengatur penghasilanmu dengan menggunakan rumus atau prinsip 10/20/30/40.

a. 10 persen

Untuk yang pertama yaitu menyisihkan sebanyak 10 persen dari seluruh penghasilanmu untuk amal dan sosial.

Dalam hal ini sebanyak 10 persen dari keseluruhan keuangan dialokasikan untuk amal berbagai jenis amal seperti zakat, sosial, infaq, sedekah, dan bantuan keluarga.

Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan Ala Milenial dengan Metode 50:30:20, Masih Bisa Nabung, Lho!

b. 20 persen

Selanjutnya sisihkan sebanyak 20 persen dari penghasilanmu yang digunakan untuk tabungan, investasi, dan asuransi.

Selain itu juga alokasikan untuk dana darurat, dana Pendidikan anak, dana pensiun, dan juga premi asuransi.

c. 30 persen

Lanjut ke langkah selanjutnya yaitu menyisihkan sebanyak 30 persen dari penghasilan yang dialokasikan untuk cicilan utang apabila kamu memiliki utang.

Baca Juga: Hemat Pangkal Kaya! 6 Tips Mengatur Keuangan Ala Orang Tionghoa yang Bisa Ditiru

Misalnya saja kamu memiliki utang atau cicilan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) maka bisa sisihkan sebanyak 30 persen.

d. 40 persen

Terakhir adalah sisihkan sebanyak 40 persen atau yang paling besar dari penghasilanmu untuk rumah tangga dan kebutuhan pribadi.

Alokasi sebanyak 4p persen ini meliputi misalnya makan keluarga, jalan-jalan, kebutuhan rumah tangga, transportasi, dan juga hobi.

Dengan rutin menerapkan formula atau prinsip 10/20/30/40 untuk mengatur keuangan, maka penghasilanmu setiap bulannya pasti cukup untuk memenuhi kebutuhan dan tetap bisa menabung.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# atur
# keuangan
# tips

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.