AYOJAKARTA.COM - Saat ini muncul berbagai model pinjaman yang tidak memerlukan syarat rumit dan sangat memudahkan nasabahnya.
Salah satu jenis pinjaman yang sedang trend belakangan ini adalah jenis pinjaman online atau pinjol dan Paylater.
Tentu saja dua jenis pinjaman yang sedang tren ini juga tetap menawarkan bunga layaknya seperti pinjaman bank.
Baca Juga: Rekomendasi 6 Pinjol Langsung Cair Tanpa Ribet, Resmi OJK Solusi Bagi yang Butuh Dana Cepat!
Lalu, diantara bunga pinjaman online atau pinjol dan Paylater, manakah yang lebih mahal?
Dikutip AyoJakarta.com dari akun TikTok @transfez pada (22/8/22), akan menjelaskan mengenai hal tersebut.
Diinformasikan dari akun TikTok tersebut jika alasan utama dari perbedaan besaran bunga adalah terkait dengan resiko.
Baca Juga: Pasti Cair! 6 Aplikasi Pinjol Legal Tercatat di OJK, Aman dengan Suku Bunga Rendah
Pinjaman yang memiliki resiko lebih tinggi, sudah pasti memiliki bunga yang juga akan lebih besar.
Hal tersebut berkaitan lantaran pinjaman yang memiliki bunga lebih tinggi juga berpotensi menimbulkan gagal bayar lebih tinggi pula.
Sementara itu untuk Paylater adalah program pembiayaan yang sebagian besar penggunaannya untuk membeli sebuah barang.
Baca Juga: Daftar Pinjol Resmi OJK, Solusi Cepat dan Mudah Dapat Uang, Dijamin Aman!
Karena Paylater sifat penggunaannya jelas dan tempat transaksi hanya bisa dilakukan di merchant yang terdaftar, jadi resikonya juga kecil.
Resiko kecil tersebut kemudian menyebabkan bunga Paylater menjadi lebih rendah pula.
Untuk Paylater sendiri, rata-rata bunganya di kisaran 2,5 persen sampai 4 persen flat setiap bulannya.
Tak hanya itu, Paylater biasanya juga memiliki tenor atau masa bayar cicilan hingga 12 bulan.
Bahkan saat ini banyak juga Paylater yang menawarkan bunga cicilan hanya 0 persen saja.
Sedangkan pinjaman online atau pinjol merupakan pinjaman yang wujudnya berupa tunai.
Baca Juga: Dijamin Mudah dan Pasti Cair, Inilah Daftar 102 Pinjol Legal Terbaru 2023 yang Terdaftar di OJK
Di mana sifat pinjaman yang satu ini alur pengajuan serta pencairannya bisa dibilang cepat dan tidak perlu ada jaminan.
Selanjutnya uang tunai dari hasil pinjol juga bisa digunakan oleh nasabah untuk keperluan apapun dan dimanapun.
Maka dari itu, pinjaman online atau pinjol ini akan menimbulkan resiko yang lebih tinggi bagi nasabahnya.
Baca Juga: Jangan Sampai Galbay atau Gagal Bayar Pinjol! Ini Dia Konsekuensi yang Harus Kamu Hadapi
Bunga maksimal yang dipatok dalam pinjaman online atau Pinjol ini berkisar antara 0,8 persen per hari atau 24 persen per bulan.
Sehingga perbedaan bunga pinjol dan Paylater sendiri bisa dihitung antara 4 sampai 5 kali lipat.
Itulah alasan, kenapa bunga pinjol bisa lebih mahal dari bunga Paylater, yang otomatis resiko gagal bayar Pinjol juga lebih tinggi.***

Share this article
Perlu diketahui, jika perbedaan bunga pinjol dan Paylater sendiri bisa dihitung antara 4 sampai 5 kali lipat.