AYOJAKARTA.COM -- Menjadi orang sukses merupakan salah satu keinginan yang paling banyak dijadikan acuan oleh manusia sebagai bentuk kebahagiaan.
Sukses bisa didapatkan dalam hubungan antar pribadi, karir, percintaan, organisasi ataupun kombinasi dari pencapaian-pencapaian tersebut.
Untuk seseorang disebut termasuk kedalam kategori sukses, bukan saja membutuhkan kedisiplinan diri; tetapi juga faktor dari dalam diri yang bersumber pada kesadaran.
Baca Juga: WAJIB DITIRU! Berikut 5 Kebiasaan Orang Sukses yang Tidak Banyak Diketahui, Apa Saja?
Dengan berbekal kesadaran diri tersebut, maka para pencari kesuksesan bukan saja akan berhasil meraih tetapi juga hidup di dalamnya.
Sehubungan dengan kesuksesan seseorang, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang lebih dikenal dengan Noe Letto memiliki kiat tersendiri.
Bagi Noe, seseorang yang ingin sukses perlu memahami secara pasti posisi diri dalam menghadapi persoalan.
Posisi diri yang akan menjadi roda kesuksesan bagi seseorang, menurut Noe alias Sabrang terbagi menjadi Lingkar Pengaruh, Lingkar Peduli dan Lingkar Perhatian.
Lingkar Pengaruh adalah setiap aspek atau potensi yang dimiliki seseorang, yang benar-benar berada di dalam kendalinya.
Jika dianalogikan dengan peristiwa berkendara, Lingkar Pengaruh adalah seseorang yang menyadari bahwa dirinya adalah sebagai Pengemudi.
Dengan kesadaran sebagai pengemudi tersebut, maka seseorang akan lebih bersikap waspada dan hati-hati dalam perjalanan untuk sampai tujuan.
Seorang yang berstatus sebagai Penumpang dalam peristiwa berkendara, jika dianalogikan adalah bentuk contoh dari Lingkar Peduli.
Sedangkan pengendara kendaraan lain, atau suasana jalan yang sedang dilewati jika menggunakan prinsip serupa memiliki fungsi sebagai Lingkar Perhatian.
Orang sukses, menurut Sabrang adalah orang yang fokus pada tujuan namun mampu fleksibel dalam memilih rute perjalanan.
“Apakah kita pernah dalam hidup mengalami tekanan luar biasa yang diakibatkan karena ada orang lain melanggar lampu merah?” tanya Sabrang mengajak berkontemplasi.
Jika ada yang pernah mengalami hal tersebut, maka sama saja dengan membuang-buang waktu dan kesempatan.
Sebab peristiwa seseorang melanggar lampu merah adalah peristiwa yang terjadi di dalam Lingkar Perhatian, sehingga tidak perlu ditanggapi berlebih.
Namun bagi orang sukses, peristiwa orang melanggar lampu merah adalah sebuah peristiwa yang bisa dijadikan sebagai pelajaran.
Orang sukses akan menyediakan waktu dan fokus lebih banyak pada Lingkar Pengaruh, yang jelas membuatnya terus bertumbuh.
Dengan kesadaran diri yang terus dilatih, pada akhirnya dan dengan otomatis Tuhan akan memberi kekuatan dan modal untuk meluaskan Lingkar Peduli.
“Anda harus menyediakan diri kepada Tuhan, katakan bahwa aku akan memperlakukan makhluk-Mu sebagaimana aku ingin diperlakukan oleh Tuhan,” pungkasnya.
Demikian kiat sukses menurut Sabrang yang dikutip Ayojakarta pada Selasa, 16 Mei 2023 dari kanal Youtube lutfi rizki.***(Karseno AJ)

Share this article
Dengan berbekal kesadaran diri tersebut, maka para pencari kesuksesan bukan saja akan berhasil meraih tetapi juga hidup di dalamnya.