AYOJAKARTA.COM — Kabupaten Kebumen dikenal memiliki banyak potensi wisata yang indah, salah satunya adalah objek wisata baru Pandan Kuning Park.
Wahana permainan anak-anak yang dijuluki Dufan-nya Kebumen ini dibuat desain menyerupai miniatur Ancol dengan menyediakan berbagai wahana permainan yang menghibur dan mengasyikkan.
Pandan Kuning Park dibangun oleh Pemerintah Daerah setempat. Dengan adanya objek wisata ini diharapkan dapat menyamai keindahan wisata di Ancol Jakarta.
Wisata ini belum lama diresmikan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan pada awal tahun ini dan berlokasi di Pantai Petanahan, Karanggadung, Kecamatan Petanahan.
Lokasi Pandan Kuning Park cukup strategis karena berada di kawasan jalur lintas selatan yang menuju Yogyakarta International Airport, hanya butuh waktu satu jam untuk mencapai bandara.
Konsep wisata yang hampir sama dengan Dufan, Ancol ini dibangun bertahap di lahan seluas 26 hektar dan menghabiskan dana Rp180 miliar.
Sementara ini sudah ada 10 wahana permainan menarik dengan harga tiket masuk yang murah meriah. Simak cerita legenda sejarahnya berikut ini.
Sejarah Cerita Legenda
Selain keindahan pantai dan wahana permainan, destinasi wisata Pandan Kuning Park ternyata memiliki sebuah legenda cerita yang menarik.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat secara turun temurun pada masa lampau, Pandan Kuning menyimpan sejarah legenda tentang seorang pemuda yang rela bertaruh nyawa demi cinta.
Asal-usul tempat yang bernama Pandan Kuning ini dulunya adalah tempat disekapnya Dewi Sulastri, istri dari Raden Sujono oleh Raden Jaka Puring pada sebuah pohon pandan.
Dikarenakan kesetiaan Dewi Sulastri kepada suaminya, pohon pandan itu seketika berubah menjadi warna kuning.
Nyi Roro Kidul kemudian datang menyampaikan bahwa siapapun yang sedang bersusah hati lalu bertapa di Pandan Kuning, maka akan diberi kemudahan dengan seizin Tuhan.
Cerita legenda ini pernah dipentaskan pada Pagelaran Seni di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Oktober 2023 yang lalu bersama Paguyuban Perantau Kebumen.
Pentas seni kebudayaan Jawa Tengah tersebut dimaksudkan untuk menjaga seni budaya tradisi di kalangan generasi muda.***

Share this article
Wahana permainan anak-anak yang dijuluki Dufan-nya Kebumen ini dibuat desain menyerupai miniatur Ancol.