AYOJAKARTA.COM – Indonesia memiliki tingkat pengangguran yang cukup tinggi. Salah satu jenjang yang memiliki tingkat pengangguran tinggi adalah S1 atau sarjana.
Ada beberapa penyebab mengapa lulusan jenjang kuliah S1 atau sarjana ini menganggur. Salah satunya adalah terpaku dengan IPK yang tinggi.
Baca Juga: INFO CPNS 2024: Dibuka Maret Inilah Instansi yang Membuka Formasi CPNS untuk Lulusan S1 Ekonomi
Benarkah demikian? Berikut informasi selengkapnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Taragan:
1. Terpaku dengan IPK yang Tinggi
Selama kuliah, banyak mahasiswa yang terpaku atau berfokus pada IPK yang tinggi. Sehingga sering tidak memedulikan hal selain mengikuti perkuliahan dengan baik.
Padahal, banyak perusahaan yang melakukan pencarian karyawan tidak hanya berdasarkan IPK tinggi saja.
Ada yang mencari berdasarkan pengalaman magang, pengalaman organisasi, atau kemampuan lainnya seperti bahasa asing atau menggunakan program di komputer.
Makanya terpaku dengan IPK yang tinggi menjadi salah satu penyebab banyaknya lulusan sarjana menganggur.
Baca Juga: 10 Kota Paling Banyak Kasus Kriminal di Indonesia, Salah Satunya Berada di Sumatera Barat?
2. Hanya Mengandalkan Ilmu yang Didapat selama Kuliah
Selama kuliah, banyak mahasiswa yang hanya mengandalkan ilmu saja akademis saja. Ilmu tersebut yang diperoleh dari kuliah.
Padahal ketika mendaftarkan pekerjaan, banyak lowongan pekerjaan yang mencari selain ilmu akademis sesuai jurusan kuliah.
Sehingga tidak ada salahnya untuk mahasiswa menerapkan ilmu yang didapatnya dari kuliah dengan cara mengikuti organisasi, menjadi relawan, atau mengajarkan pada orang lain.
3. Sedikit Pengalaman di Kampus
Selama masa kuliah, mahasiswa banyak yang hanya pergi ke kampus untuk kuliah kemudian ketika selesai langsung pulang ke rumah.
Sedangkan perusahaan mencari karyawan dengan banyak pengalaman di kampus seperti organisasi, ikut jadi relawan, atau menjadi panitia dalam sebuah acara.
Sedikit pengalaman di kampus membuat lulusan sarjana susah untuk diterima saat melamar pekerjaan dan menjadi pengangguran.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Universitas Indonesia (UI) Paling Dicari Dunia Kerja, Lulus Anti Nganggur!
4. Tidak Memenuhi Kebutuhan Industri di Zaman Digital
Pada zaman digital ini, lulusan sarjana yang termasuk muda seharusnya bisa mengikuti perkembangan teknologi dan memenuhi kebutuhan industri.
Namun ternyata kenyataannya adalah tidak banyak lulusan sarjana yang mengikuti perkembangan teknologi di zaman digital ini sehingga masih menganggur.
Masih menganggurnya karena tidak bisa memenuhi kebutuhan industri yang menggunakan kemampuan dengan media sosial tertentu.
Itulah 4 penyebab lulusan S1 atau sarjana menganggur yang salah satunya karena terpaku dengan IPK tinggi.

Share this article
Ada beberapa penyebab mengapa lulusan jenjang kuliah S1 atau sarjana ini menganggur. Salah satunya adalah terpaku dengan IPK yang tinggi.