AYOJAKARTA.COM - Kementrian sosial (Kemensos) mengumumkan akan menghapus 10.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari bantuan sosial.
Setelah dilakukan verifikasi, ada 7.221 KPM telah di graduasi selama periode Januari - Februari.
Jadi bagi KPM yang tidak mendapatkan bansos layaknya KPM lainnya, bisa jadi bansos tidak cair karena namanya masuk dalam daftar yang dihapus.
Baca Juga: 4 Jurusan Ini Punya Gaji Paling Tinggi Di Dunia, Bisa Mencapai Miliaran dalam Setahun Lho!
Sebelumnya Menteri Sosial Tri Rismaharini, mengumumkan ada 10 ribu KPM menjadi target untuk program Penerima Manfaat Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA).
Seperti dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Naura Vlog, Selasa 12 Maret 2024.
Bagi KPM yang masuk program PENA akan mendapatkan bansos berupa uang Rp 6 juta.
Uang tersebut tidak disalurkan secara tunai. Melainkan dibelanjakan oleh Kemensos berupa bahan baju yang akan mendukung usaha KPM.
Baca Juga: Mengupas Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 yang Sering Keluar di TWK CPNS
Disesuaikan dengan KPM tersebut usaha apa. Kuliner, fashion atau kerajinan.
Mereka tetap dalam pengawasan pendamping, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan rehabilitasi sosial.
Pendampingan berupa digital marketing dan yang lain. Tujuan untuk memastikan usaha mereka dapat berkembang.
Baca Juga: Metode-metode Tes Kepribadian yang Perlu Kamu Ketahui untuk Menemukan Jati DiriProgram PENA bertujuan agar KPM dapat lebih mandiri dan tidak lagi mengharapkan bantuan dari pemerintah.
Bahkan, mereka juga dapat mengangkat derajat keluarga maupun masyarakat sekitar.
***

Share this article
Kementrian sosial (Kemensos) mengumumkan akan menghapus 10.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari bantuan sosial.