AYOJAKARTA.COM - Ketupat lebaran merupakan jenis makanan yang muncul secara tiba-tiba ketika lebaran datang.
Dan mungkin, ketupat lebaran inilah yang menjadi menu istimewa, pada saat berkumpul bersama keluarga.
Bahkan, tanpa adanya ketupat lebaran ini, acara silaturahmi di hari istimewa serasa ada yang kurang.
Baca Juga: Astra Honda Motor Antar 2.559 Konsumen Mudik Gratis, Ada Rute Ke Jakarta
Namun, ada hal yang harus dipahami, bahwa ketupat lebaran ini bukanlah kuliner biasa.
Makanan yang serasa istimewa ketika disantap saat lebaran itu ternyata memiliki sejarah panjang, yang berkaitan dengan suasana spiritual setelah sebulan lamanya berpuasa.
Bagaimana asal-usulnya?
Sebagaimana dikutip ayojakarta.com dari NU Online, ketupat lebaran adalah tradisi asli Indonesia.
Ketupat diambil dari salah satu hadist yang berbunyi “man shoma ramadhana tsumma atba‘ahu syi’ta minsyawwalin fakaana shama kasiyaamidahron”.
Artinya, barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka seperti telah berpuasa selama setahun penuh.
Maka, orang yang berpuasa itu disebut kaffah atau kafatan, yang artinya sempurna.
Lantas, lafal orang Indonesia menyebutkan dengan istilah kupat, ketupat, atau kupatan.
Karena itulah, setelah Hari Raya Idul Fitri, ada Hari Raya Ketupat, yang artinya Hari Raya Sempurna.
Baca Juga: Link Kalkulator Kesehatan Mental, Yuk Cek Mental Health yang Lagi Viral di TikTok
Tradisi ketupat ini telah ada sejak zaman Kesultanan Demak era kepemimpinan Raden Patah.
Ketupat dibungkus dengan janur atau daun kelapa, yang merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di daerah pesisir.
Tradisi ketupat inilah yang kemudian digunakan Sunan Kalijaga sebagai sarana dakwah ke dalam pelosok Jawa.
Hingga kemudian, ketupat menjadi semakin populer di kalangan penduduk Jawa dan Indonesia pada umumnya.
Baca Juga: Tanda Kamu Seorang People Pleaser
Berangkat dari era Demak, tradisi ketupat ini juga terlihat pada tradisi keraton di Yogyakarta, Surakarta, dan Cirebon ketika merayakan sekaten.
Upacara sekaten ini dilakukan bersamaan dengan Maulid Nabi Muhammad, atau hari kelahiran Nabi.
Nah, inilah asal usul ketupat lebaran. Jadi, makanan istimewa di hari lebaran itu bukanlah sekedar kuliner biasa. ***

Share this article
Makanan yang serasa istimewa ketika disantap saat lebaran itu ternyata memiliki sejarah panjang, yang berkaitan dengan suasana spiritual.