Sambut Hari Idul Fitri 1445 H, Terapkan Metode Memasak Ketupat 2-3-2-2, Dijamin Tak Mudah Basi

Illustrasi. Resep masak ketupat anti basi
Illustrasi. Resep masak ketupat anti basi

AYOJAKARTA.COM - Salah satu makanan khas masyarakat Indonesia dalam menyambut perayaan Idul Fitri adalah Ketupat.

Disamping memiliki berbagai perspektif dan nilai filosofis, ketupat pada dasarnya merupakan hasil rebusan beras yang menggunakan janur kelapa sebagai pembungkus.

Meski cenderung bersifat panganan musiman, ketupat sudah menjadi bagian penting dari tradisi panjang para leluhur Nusantara.

Baca Juga: 12 Langkah Menjaga Kesehatan Mental, Menjadi Pribadi yang Lebih Bahagia

Dalam perkembangannya, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang merasa kesulitan untuk membuat secara mandiri panganan ketupat.

Selain karena ketupat jadi banyak ditawarkan sebagai barang siap konsumsi, durasi memasak yang relatif lama membuat masyarakat mulai mengubah kebiasaan.

Kendati tidak dapat disalahkan, proses memasak ketupat sebenarnya bukan sebuah hal sulit bahkan cenderung menyenangkan.

Untuk bisa menikmati hasil pembuatan ketupat secara mandiri dan cepat matang, berikut ini adalah langkah-langkah penting yang perlu dilakukan.

Baca Juga: Ingin Kuliah Gratis Lulus Berpangkat Letda? Daftar Beasiswa D3 Universitas Pertahanan 2024, Ini Persyaratan dan Cara Pendaftaran

Langkah pertama membuat ketupat enak dan cepat matang setelah menyiapkan janur kelapa adalah dengan menyiapkan beras, bisa perak maupun pulen.

Apabila yang digunakan merupakan beras perak, pastikan untuk merendamnya terlebih dahulu selama sekitar satu jam sementara untuk pulen cukup 15 menitan.

Setelah waktu rendam telah mencukupi, langkah selanjutnya adalah dengan mencuci bersih secara berulang hasil rendaman beras untuk kemudian ditiriskan.

Langkah selanjutnya adalah dengan mulai menyediakan air panas pada bejana atau wadah yang sesuai jumlah ketupat untuk persiapan merebus.  

Untuk mendapatkan hasil ketupat yang lebih beraroma, masukkan juga dua ikat Daun Pandan ke dalam wadah bejana.

Selanjutnya, masukkan beras yang telah disediakan ke dalam ketupat dan pastikan terisi hampir penuh atau tiga perempat ukurannya.

Setelah seluruh ketupat terisi, ikat dan masukan ketupat ke dalam wadah bejana yang sebelumnya telah disiapkan.

Baca Juga: Ingin Kuliah Gratis Lulus Berpangkat Letda? Daftar Beasiswa D3 Universitas Pertahanan 2024, Ini Persyaratan dan Cara Pendaftaran

Untuk mendapatkan hasil rasa yang nikmat, masukan terlebih dahulu dua sendok makan atau sesuai selera garam dapur.

Pastikan seluruh ketupat berada di dalam rendaman air rebusan, dan gunakan api sedang cenderung kecil untuk memasaknya.

Tutup rapat bagian wadah bejana lalu diamkan rebusan ketupat selama sekitar 20 menit, dan matikan kompor tanpa membuka penutup bejana.  

Diamkan selama sekitar 30 menit dan biarkan ketupat berada di dalam uap air, untuk selanjutnya kembali menghidupkan api kompor.

Setelah air kembali mendidih, masak ketupat selama sekitar 20 menit dan kembali diamkan selama 20 menit.

Sebelum air rebusan menjadi dingin, proses memasak ketupat yang dikenal dengan metode 2-3-2-2 karena menghemat waktu dan gas siap disantap. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# anti basi
# Idul Fitri
# Idul Fitri
# ketupat
# tips

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.