AYOJAKARTA.COM - Dalam era perkembangan teknologi yang semakin cepat, banyak hal yang ikut berubah, termasuk dalam dunia pendidikan dan lapangan kerja.
Salah satu aspek yang patut diperhatikan adalah keberlangsungan jurusan-jurusan di perguruan tinggi yang mungkin akan terancam oleh kemajuan teknologi.
Kenyataannya, ada beberapa jurusan yang dapat dikategorikan sebagai jurusan yang mungkin tidak akan bertahan lama karena perubahan ini.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Mampu Berpikir Cepat? Uji dengan Temukan 3 Perbedaan pada Kucing dalam 12 Detik!
Hal ini disebabkan oleh sifat pekerjaan yang bisa digantikan oleh teknologi, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan otomatisasi proses kerja.
Berikut deretan jurusan yang mungkin hilang di masa depan berdasarkan informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube Bagus Satrio Utomo (23/04/2024).
1. Perpajakan
Salah satu contoh jurusan yang mungkin terancam adalah jurusan perpajakan.
Meskipun pekerjaan di bidang perpajakan sekarang ini masih dibutuhkan, namun pekerjaan seperti konsultan pajak personal mungkin akan tergantikan oleh aplikasi atau sistem otomatis.
Hal tersebut dikarenakan adanya teknologi e-filing dan aplikasi perpajakan yang semakin canggih
Sehingga hal tersebut dapat mengurangi lapangan pekerjaan bagi lulusan jurusan perpajakan.
2. Akuntansi
Tidak hanya perpajakan, namun juga jurusan akuntansi turut terancam oleh perkembangan teknologi.
Saat ini sudah muncul sistem akuntansi modern yang mampu mengotomatiskan proses pencatatan dan pembukuan.
Sehingga pekerjaan yang dulu dilakukan secara manual oleh akuntan mungkin akan digantikan oleh sistem otomatisasi dan meninggalkan sedikit ruang bagi lulusan jurusan akuntansi tradisional.
3. Teknik Geodesi
Selain itu, jurusan teknik geodesi, yang fokus pada pemetaan dan survei, juga mungkin akan menghadapi tantangan di masa depan.
Teknologi pemetaan yang semakin maju, seperti pemetaan satelit dan penggunaan drone akan mengurangi kesempatan kerja bagi lulusan jurusan ini.
Karena faktor tersebut, pekerjaan yang dulu dilakukan secara manual oleh ahli geodesi dapat tergantikan oleh teknologi.
4. Sastra dan Studi Penerjemahan
Tidak hanya jurusan teknis, namun juga jurusan humaniora seperti sastra dan studi penerjemahan juga berpotensi untuk terpengaruh oleh teknologi.
Dengan adanya aplikasi penerjemahan otomatis yang semakin canggih, pekerjaan penerjemah manusia mungkin akan tergantikan oleh teknologi.
5. Kesekretariatan
Terakhir, jurusan kesekretariatan juga dapat terancam oleh kemajuan teknologi.
Munculnya asisten virtual dan sistem manajemen informasi yang semakin canggih, akan mengurangi kebutuhan akan lulusan jurusan kesekretariatan.
Dengan begitu, peran sekretaris dalam mengorganisir dan mengelola informasi mungkin akan tergantikan oleh teknologi.
Dalam menghadapi perubahan ini, penting bagi calon mahasiswa untuk mempertimbangkan secara matang pilihan jurusan mereka.
Meskipun beberapa jurusan mungkin terancam oleh perkembangan teknologi, ada juga jurusan-jurusan yang tetap relevan dan bahkan dapat berkembang di era digital ini.
Oleh karena itu, adaptasi dan pembaharuan kurikulum pendidikan juga perlu dilakukan agar sesuai dengan tuntutan zaman.

Share this article
Berikut deretan jurusan yang mungkin hilang di masa depan karena perkembangan teknologi seperti adanya kecerdasan buatan