6 Kebiasaan Ini Akan Bikin Keuangan Kamu Aman, Salah Satunya Sering Cek Saldo

Ilustrasi. Mengatur Keuangan
Ilustrasi. Mengatur Keuangan

AYOJAKARTA.COM - Mengatur keuangan pribadi adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kestabilan finansial dan memastikan masa depan yang lebih baik.

Banyak orang seringkali merasa kesulitan dalam mengelola keuangan mereka karena kurangnya kebiasaan yang baik dalam mengatur uang.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa kebiasaan yang bisa membantu kamu menjaga keuangan tetap aman dan sehat, dikutip dari Instagram @psychologyoffinanceid, Jumat (14/6/2024).

Baca Juga: Selamat! 3.639 Peserta SNBT 2024 UNS Dipastikan Lulus, Ini 10 Prodi S1 dengan Peminat Terbanyak Lengkap Besaran UKT Terbaru

1. Cek Saldo Secara Rutin

Mengecek saldo rekening secara rutin adalah langkah pertama yang sangat penting dalam menjaga keuangan tetap aman.

Dengan mengetahui berapa banyak uang yang kamu miliki di rekening, kamu bisa lebih mudah mengatur pengeluaran dan menghindari overdraft atau pengeluaran yang tidak perlu.

Kebiasaan ini juga bisa membantu kamu mengidentifikasi adanya transaksi yang mencurigakan atau kesalahan dalam pencatatan yang bisa merugikan finansial kamu.

Melakukan pengecekan saldo secara berkala, misalnya setiap hari atau setiap minggu, juga bisa memberikan gambaran yang lebih jelas tentang pola pengeluaran kamu.

Dari sini, kamu bisa mulai membuat strategi yang lebih efektif untuk mengatur uang dan mencapai tujuan keuangan yang telah kamu tetapkan.

Baca Juga: Masuk Peringkat Nasional, Inilah 10 SMP Terbaik di DKI Jakarta Berdasarkan Nilai Ujian Nasional Tertinggi

2. Atur Ulang Budget Mingguan

Mengatur ulang budget mingguan adalah kebiasaan lain yang sangat penting. Dengan menetapkan budget mingguan, kamu bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa kamu tidak menghabiskan uang lebih dari yang seharusnya.

Setiap minggu, evaluasi kembali budget yang sudah kamu buat dan sesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

Budget mingguan harus mencakup semua aspek pengeluaran, termasuk kebutuhan sehari-hari, tagihan bulanan, dan dana darurat.

Pastikan juga untuk menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk tabungan dan investasi. Dengan demikian, kamu bisa menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan tabungan, sehingga keuangan tetap aman dan terkontrol.

3. Refleksi Pengeluaran

Refleksi pengeluaran adalah proses mengevaluasi kembali setiap pengeluaran yang telah kamu lakukan dalam periode tertentu, misalnya setiap minggu atau setiap bulan.

Kebiasaan ini bisa membantu kamu memahami pola pengeluaran dan mengidentifikasi area di mana kamu bisa menghemat lebih banyak.

Luangkan waktu untuk mencatat setiap pengeluaran secara rinci, termasuk jumlah dan kategori pengeluaran.

Setelah itu, analisis data tersebut untuk melihat apakah ada pengeluaran yang tidak perlu atau bisa dikurangi.

Dengan refleksi pengeluaran, kamu bisa membuat perubahan kecil yang signifikan dalam kebiasaan belanja, yang pada akhirnya bisa membantu kamu menghemat lebih banyak uang.

Baca Juga: Masuk Dalam Peringkat Nasional, Inilah 10 SMP Terbaik di Jawa Timur Berdasarkan Nilai Ujian Nasional (UN) Tertinggi, Rekomendasi Terbaik PPDB 2024

4. Tantangan Hemat

Menghadapi tantangan hemat adalah cara yang menyenangkan dan efektif untuk meningkatkan kebiasaan menabung.

Tantangan ini bisa berupa berbagai bentuk, seperti tantangan untuk tidak makan di luar selama sebulan, atau tantangan untuk tidak membeli barang yang tidak perlu selama beberapa waktu.

Tantangan hemat bisa membantu kamu lebih sadar akan kebiasaan belanja dan memberikan motivasi tambahan untuk menghemat uang.

Selain itu, tantangan ini juga bisa menjadi kesempatan untuk menguji kreativitas dalam mencari cara-cara baru untuk menghemat uang tanpa mengurangi kualitas hidup.

5. Evaluasi Keuangan Bulanan

Setiap akhir bulan, luangkan waktu untuk melakukan evaluasi keuangan secara menyeluruh.

Tinjau kembali semua pengeluaran dan pemasukan selama bulan tersebut, dan bandingkan dengan budget yang telah kamu buat.

Evaluasi ini bisa membantu kamu melihat sejauh mana kamu berhasil mengikuti rencana keuangan dan di mana saja perlu perbaikan.

Dengan melakukan evaluasi keuangan bulanan, kamu bisa lebih mudah mengidentifikasi kesalahan atau kebocoran dalam pengeluaran, sehingga bisa segera mengambil tindakan untuk memperbaikinya.

Evaluasi ini juga bisa menjadi alat yang baik untuk merencanakan keuangan di bulan berikutnya, dengan menyesuaikan budget sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan yang ada.

Baca Juga: 20 PTN dengan Pendaftar Terbanyak di SNBT 2024, Universitas Diponegoro Jadi Nomor 1

6. Belajar Investasi

Belajar investasi adalah salah satu kebiasaan paling penting untuk menjaga keuangan tetap aman dan tumbuh.

Investasi bisa membantu kamu menghasilkan pendapatan pasif dan mengembangkan aset yang bisa digunakan untuk kebutuhan masa depan.

Mulailah dengan mempelajari dasar-dasar investasi, seperti saham, obligasi, reksa dana, dan properti.

Cari informasi dari sumber yang terpercaya dan jangan ragu untuk meminta saran dari ahli keuangan atau profesional investasi.

Selain itu, pastikan untuk melakukan diversifikasi dalam investasi agar risiko bisa tersebar dan potensi keuntungan bisa lebih maksimal.

Dengan belajar investasi, kamu bisa membangun kekayaan secara bertahap dan mencapai kebebasan finansial di masa depan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kebiasaan
# keuangan

News Update

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.