AYOJAKARTA.COM - Tahukah kamu bahwa bersyukur itu ternyata memiliki manfaat yang baik untuk kehidupan? Simak penjelasannya menurut psikolog berikut.
Dikutip dari akun TikTok @danangpsikolog, rasa syukur dan perasaan negatif, seperti keluhan, tidak bisa hidup berdampingan.
Ketika seseorang mengeluh, mereka tidak bisa merasa bersyukur pada saat yang bersamaan. Demikian pula, orang yang sungguh-sungguh bersyukur akan sulit mengeluh.
Rasa syukur mengalihkan fokus kita ke aspek positif dalam hidup kita.
Baca Juga: Sering Merasa Kesepian? Ini Dia 3 Tips untuk Mengelola Kesepian yang Kamu Rasakan
Dengan terus-menerus mengenali dan menghargai hal-hal baik yang kita miliki, kita mulai memperhatikan lebih banyak hal yang patut disyukuri.
Siklus positif ini meningkatkan rasa sejahtera kita secara keseluruhan.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Personality and Individual Differences, mempraktikkan rasa syukur dikaitkan dengan kebahagiaan yang lebih besar, peningkatan kesehatan mental, dan bahkan manfaat fisik seperti tidur yang lebih nyenyak dan sistem kekebalan yang lebih kuat.
Baca Juga: 10 Formasi CPNS 2024 yang Bisa Dilamar Semua Jurusan Kuliah S1, Ada Bidang Apa Saja?
Namun, memahami arti bersyukur terkadang bisa menjadi sebuah tantangan. Bukan sekadar mengucapkan “terima kasih” atau “Alhamdulillah” tanpa makna.
Ini tentang mengenali konteks dan alasan spesifik atas rasa syukur kita. Misalnya, bersyukur atas nafas yang kita hirup, atau memiliki anak yang menggemaskan, memberi kita konteks nyata atas rasa syukur kita.
Banyak orang kesulitan mempertahankan pola pikir bersyukur, terutama di masa-masa sulit.
Sangat mudah untuk jatuh ke dalam pola yang berfokus pada kekurangan kita daripada apa yang kita miliki.
Baca Juga: Mengejutkan! Ini Alasan PKS Usung Sohibul Iman Jadi Pendamping Anies Baswedan di Pilgub DKI 2024
Namun dengan secara sadar mempraktikkan rasa syukur, kita bisa mengubah cara pandang kita. Membuat jurnal rasa syukur, tempat kita menuliskan hal-hal yang kita syukuri setiap hari, merupakan cara praktis untuk mengembangkan kebiasaan ini.
Latihan ini membantu melatih otak kita untuk mencari hal-hal positif, bahkan dalam situasi yang menantang.
Robert Emmons, peneliti terkemuka tentang rasa syukur, menjelaskan bahwa rasa syukur memiliki kekuatan untuk menyembuhkan, memberi energi, dan mengubah hidup.
Bukan sekedar respon untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, namun sebuah apresiasi terhadap kehidupan itu sendiri.
Dengan berfokus pada apa yang kita syukuri, kita menciptakan umpan balik positif yang menumbuhkan lebih banyak rasa syukur dan mengurangi hal-hal negatif.***
Baca Juga: TOP 5 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Paling Dicari di Masa Depan, Kariermu Auto Terjamin!

Share this article
Simak penjelasan psikolog berikut terkait kebermanfaatan dari bersykur bagi kehidupan, cek selengkapnya!