AYOJAKARTA.COM - Menghadapi wawancara kerja, terutama di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), adalah salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh pencari kerja.
Proses wawancara ini sering kali terdiri dari dua tahap utama, yaitu wawancara dengan HR dan wawancara dengan user.
Kedua tahap ini memiliki tujuan yang berbeda dan pertanyaan yang diajukan pun beragam.
Sebelum masuk ke dalam contoh-contoh pertanyaan, penting untuk memahami bagaimana cara mempersiapkan diri menghadapi wawancara di BUMN.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Yuk Asah Kejelian Mata Kamu dengan Cara Menemukan Satu Tikus yang Berbeda, Bisa?
Persiapan yang matang akan membantu kamu menjawab pertanyaan dengan lebih percaya diri dan relevan.
1. Riset Perusahaan
Langkah pertama dalam persiapan wawancara adalah melakukan riset tentang perusahaan. Ketahui visi, misi, dan nilai-nilai BUMN tersebut.
Pelajari juga proyek-proyek besar yang sedang atau akan dijalankan perusahaan. Informasi ini tidak hanya akan membantu kamu memahami perusahaan dengan lebih baik, tetapi juga menunjukkan kepada pewawancara bahwa kamu memiliki minat dan komitmen yang tinggi.
2. Pelajari Job Description
Baca dan pahami deskripsi pekerjaan yang kamu lamar. Identifikasi kualifikasi dan keterampilan yang dibutuhkan, serta siapkan contoh konkret dari pengalaman kamu yang relevan dengan posisi tersebut.
Ini akan memudahkan kamu menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan pekerjaan dan menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang tepat.
3. Siapkan Jawaban untuk Pertanyaan Umum
Wawancara HR biasanya meliputi pertanyaan-pertanyaan umum tentang latar belakang, pengalaman kerja, dan keterampilan interpersonal.
Pertanyaan seperti "Ceritakan tentang diri kamu", "Apa kekuatan dan kelemahan kamu?", dan "Mengapa kamu ingin bekerja di perusahaan ini?" adalah beberapa contoh yang sering muncul.
Siapkan jawaban yang jujur dan ringkas, serta pastikan jawaban kamu relevan dengan posisi yang dilamar.
4. Latihan Wawancara
Lakukan latihan wawancara dengan teman atau anggota keluarga. Mintalah mereka memberikan umpan balik tentang cara kamu menjawab pertanyaan dan bahasa tubuh kamu.
Latihan ini akan membantu kamu merasa lebih nyaman dan percaya diri saat menghadapi wawancara yang sebenarnya.
5. Persiapkan Pertanyaan untuk Pewawancara
Selain menjawab pertanyaan, kamu juga perlu menyiapkan pertanyaan untuk diajukan kepada pewawancara.
Pertanyaan yang baik dapat menunjukkan bahwa kamu tertarik dan serius dengan posisi tersebut.
Contoh pertanyaan yang bisa diajukan adalah "Bagaimana kultur kerja di perusahaan ini?" atau "Apa tantangan terbesar yang dihadapi tim ini?".
Setelah kamu mempersiapkan semua hal itu, maka kamu sudah lebih percaya diri dalam menghadapi interview.
Berikut ini adalah contoh pertanyaan interview dari beberapa perusahaan BUMN, dikutip dari Instagram @connectedatid.
1. PERTAMINA
-Interview User:
Ceritakan kesuksesanmu pada pekerjaan
sebelumnya?
Apa yang anda lakukan jika salah satu orang di tim, tidak ingin melakukan pekerjaan yang seharusnya?
-Interview HR:
Bagaimana kamu mengatur waktu mengejar IPK dan organisasi di masa kuliah?
Apa Kegagalan Terbesarmu?
2. BCA
-Interview User:
Apa yang membuat anda tertarik di sektor perbankan?
Apa yang anda ketahui tentang produk dan layanan perbankan kami?
Apa tujuan jangka panjang anda dalam karir perbankan?
-Interview HR:
Apa alasan kamu meninggalkan pekerjaan sebelumnya?
Darimana kamu mengetahui lowongan kerja kami?
3. Telkom Indonesia
-Interview User:
Tools apa yang biasa kamu pakai saat bekerja?
Kalau kamu berbeda pendapat dengan atasan, apa yang akan kamu lakukan?
Apa yang bisa kamu berikan kepada perusahaan seandainya kami menerima kamu?
-Interview HR:
Bagaimana caramu mengatasi tantangan yang muncul ketika kamu sedang bekerja .Kamu tipe pekerja yang seperti apa?
Apa Harapan kamu jika diterima bekerja disini?
***

Share this article
Sebelum masuk ke dalam contoh-contoh pertanyaan, penting untuk memahami bagaimana cara mempersiapkan diri menghadapi wawancara di BUMN