8 Ide Lomba 17 Agustusan untuk Anak-Anak yang Cocok Dilakukan Malam Hari

Dengan beragam lomba yang bisa dilakukan di malam hari, perayaan 17 Agustus menjadi semakin spesial dan bermakna bagi anak-anak.
Dengan beragam lomba yang bisa dilakukan di malam hari, perayaan 17 Agustus menjadi semakin spesial dan bermakna bagi anak-anak.

AYOJAKARTA.COM - Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh seluruh masyarakat, terutama anak-anak.

Selain diisi dengan berbagai lomba pada siang hari, kegiatan di malam hari juga bisa menjadi alternatif menarik untuk menghidupkan suasana perayaan.

Dengan suasana yang berbeda dari siang hari, lomba-lomba malam hari memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak, sekaligus memupuk rasa kebersamaan dan semangat nasionalisme.

1. Tangkap Koin

Salah satu lomba yang bisa dilakukan di malam hari adalah lomba tangkap koin dalam gelap. Lomba ini menggabungkan unsur ketangkasan dan keseruan, di mana anak-anak harus menangkap koin yang dijatuhkan ke dalam kolam kecil dengan mata tertutup dan hanya mengandalkan sentuhan. Lomba ini bisa menjadi pengalaman yang mendebarkan, sekaligus melatih keberanian dan fokus anak-anak.

Baca Juga: SKD Polstat STIS Selesai! Cek Kisi-Kisi dan Nilai Ambang Batas Tes Psikotes dan Matematika di Sini

2. Mencari Harta Karun

Lomba kedua yang bisa digelar adalah lomba mencari harta karun dengan petunjuk cahaya. Dalam lomba ini, anak-anak dibekali dengan senter kecil atau lampu glow stick dan diberi peta sederhana untuk menemukan “harta karun” yang tersembunyi di sekitar area perlombaan. Ini bukan hanya mengasah kemampuan berpikir kritis dan navigasi mereka, tetapi juga memberi pengalaman seru dalam petualangan malam yang menyenangkan.

3. Joget Lampu Disko

Selanjutnya, lomba joget lampu disko bisa menjadi pilihan yang menarik. Dalam lomba ini, anak-anak akan berjoget mengikuti irama musik di bawah cahaya lampu disko yang berwarna-warni. Musik akan berhenti tiba-tiba, dan anak-anak harus berhenti bergerak. Siapa pun yang masih bergerak ketika musik berhenti akan tersingkir. Lomba ini tak hanya menghibur, tetapi juga melatih anak-anak untuk berkoordinasi dan mengikuti ritme.

4. Estafet Api

Lomba estafet api juga bisa menjadi pilihan unik. Menggunakan lilin atau obor kecil, anak-anak dibagi menjadi beberapa tim dan harus memindahkan api dari satu tempat ke tempat lain tanpa memadamkannya. Lomba ini membutuhkan kerja sama tim dan kehati-hatian yang tinggi, sekaligus memberikan nuansa yang berbeda dengan adanya api yang berkilauan di malam hari.

5. Melukis dengan Cahaya

Lomba kreatif lain yang bisa diadakan adalah lomba melukis dengan cahaya. Anak-anak dibekali dengan glow paint atau cat yang menyala dalam gelap, dan mereka harus melukis di atas kanvas atau kertas hitam. Hasil karya mereka akan terlihat indah saat dilihat dalam kegelapan. Lomba ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga memberikan kesan artistik yang memukau.

6. Adu Teriakan

Lomba adu teriakan atau lomba yel-yel bisa menjadi salah satu pilihan sederhana namun seru. Anak-anak diberi waktu untuk menyiapkan yel-yel dengan tema kemerdekaan, dan kemudian mereka harus meneriakkan yel-yel tersebut sekeras mungkin di malam hari. Lomba ini bisa memeriahkan suasana dengan sorak-sorai semangat dan keceriaan, sambil menyalurkan energi anak-anak yang berlebih.

7. Makan Kerupakan dengan Cahahaya Lilin

Untuk menambah keceriaan, lomba makan kerupuk dengan lilin bisa menjadi alternatif. Di malam hari, kerupuk digantung dengan tali, dan anak-anak harus memakannya tanpa menggunakan tangan dalam kondisi penerangan yang minim, hanya menggunakan cahaya lilin. Tantangan unik ini akan menambah keseruan lomba, apalagi jika ditambah dengan sorak-sorai dari penonton.

Baca Juga: Gaji di Bawah Rp6 Juta: Potret 10 Lulusan ITB dengan Pendapatan Terendah Menurut Tracer Study 2023

8. Lomba Bayangan

Lomba bayangan juga bisa menjadi pilihan lomba menarik di malam hari. Menggunakan sumber cahaya seperti lampu senter, anak-anak diminta untuk membuat bayangan berbentuk tertentu di dinding. Lomba ini mengajak anak-anak untuk berpikir kreatif dan menggunakan imajinasi mereka dalam menciptakan berbagai bentuk bayangan yang unik dan menarik.

Selain itu, lomba puzzle cahaya bisa diadakan dengan menantang anak-anak untuk menyusun potongan-potongan puzzle yang diberi cahaya kecil seperti glow stick. Lomba ini melatih kesabaran dan ketelitian, serta memberikan pengalaman berbeda dalam suasana malam yang penuh cahaya.

Dengan beragam lomba yang bisa dilakukan di malam hari, perayaan 17 Agustus menjadi semakin spesial dan bermakna bagi anak-anak.

Selain menghibur, lomba-lomba ini juga dapat mempererat kebersamaan dan menanamkan semangat kemerdekaan dalam diri mereka sejak dini.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# 17 Agustusan
# Malam Hari
# ide lomba

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.